Nusron Ajak Santri Sebar Islam Rahmatan Lilalamin
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Nusron Ajak Santri Sebar Islam Rahmatan Lilalamin

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 14:42 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Bekasi - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) yang juga mantan Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid mengajak kalangan santri untuk bisa mewarnai semua sektor dan lini dengan paham Islam yang rahmatan lilalamin. Di tengah agresifnya penyebaran paham radikal oleh sekelompok aliran keagamaan, peran santri dari kalangan NU menjadi sangat sentral dan strategis dalam upaya menjaga nilai-nilai Islam yang ramah, damai, dan menghargai keberagaman sebagaimana diajarkan oleh para ulama yang turut berjuang dalam memerdekakan bangsa ini.

Demikian disampaikan Nusron Wahid di hadapan ratusan hadirin dalam acara Hari Santri Nasional yang diselenggarakan Pengurus Cabang NU Kabupaten Bekasi di Win Grand Hotel Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/10). "Makanya harus ada semangat bahwa santri harus bisa masuk dalam semua lini kehidupan bangsa untuk ikut megawal gagasan para ulama pendahulu," kata Nusron.

Dalam acara Hari Santri Nasional itu hadir sekitar 500 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi. Hadir juga sejumlah tokoh NU Kabupaten Bekasi, di antaranya KH Bagus Lukhito, KH Sholahuddin Al-Hadi, dan KH Ahmad Syauqi. Tema acara itu adalah "Membangun Santri yang Menghargai Keberagaman untuk Membangkitkan Peradaban Bangsa Menuju NKRI Hebat".

Nusron menyatakan, sekarang ini bayak komunitas di berbagai instansi yang berpaham radikal diakui atau tidak karena kurangnya kaderisasi di kalangan NU. Artinya, mereka yang bisa mewarnai paham keagamaan di berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta sekarang ini bukan dari kalangan santri atau kalangan NU.

"Itu terjadi karena para kiai NU, santri yang pulang mondok merasa cukup dengan hanya bisa mengajar mengaji di kampung-kampung. Sehingga, basis dakwah di kalangan profesional, di instansi-instansi tidak diperhatikan," ujarnya.

Mengingat kondisi itu, Nusron mengajak seluruh hadirin untuk kembali memaknai Hari Santri Nasional sebagai resolusi jihad dalam arti menegakkan paham keagamaan dalam bingkai NKRI dan ideologi Pancasila. Hari Santri Nasional, lanjut Nusron, harus dimaknai sebagai gerakan politik untuk terus menanamkan dan menyuburkan paham ahlusunah waljamaah dan semagat untuk menebarkan nilai kasih sayang terhadap sesama.

"Itu bisa diperjuagkan secara efektif ketika para santri bisa mewarnai diskursus dan dakwah-dakwah atau khotbah di berbagai sektor di institusi, baik instansi pemerintah, swasta, dan instansi-instansi strategis," ungkapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PVMBG: Gunung Agung Gempa 25.000 Kali

PVMBG mencatat total gempa vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, sejak level waspada hingga level IV Awas saat ini sudah mencapai 25.000 kali.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Istri Kang Emil Identifikasi Masalah Ibu dan Anak ke Ciamis-Pangandaran

Saya ingin mengetahui langsung bagaimana kehidupan mereka, diantaranya, akses kesehatan, pendidikan, dan akses mereka pada perekonomian yang berbasis keluarga.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

PVMBG: Gunung Agung Alami Gempa 25.000 Kali

PVMBG mencatat total gempa vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, sejak level waspada hingga level IV Awas saat ini sudah mencapai 25 ribu kali.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Dari Turki, JK Bertolak ke Arab Saudi untuk Umrah

Penerbangan dengan pesawat kepresidenan BBJ 2/A-001 dari Istanbul ke Madinah sekitar empat jam.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Dikbud: Ternate Masih Kekurangan Guru

Dikbud Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) mengakui daerah ini masih mengalami kekurangan guru untuk SD dan SMP sederajat.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

RPI: Kesuksesan Besar Jokowi Keluarkan Perppu Ormas

RPI minta Jokowi rombak kabinet.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Operasi Pasar Gas 3 Kg Kota Bengkulu Diserbu Warga

Dalam operasi pasar gas elpiji subsidi 3 kg dijual sesuai HET Rp 15.300 per tabung.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

2 Juta Warga Banten Belum Tersentuh BPJS Kesehatan

Hal tersebut diutarakan Direktur Utama RS Budi Asih Serang, dr Asep Hidayah.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

PVMBG: Status Gunung Agung Masih Awas

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa status Gunung Agung di Karangasem, Bali, masih Awas atau level IV.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

PVMBG: Status Gunung Agung Masih Awas

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa status Gunung Agung di Karangasem, Bali, masih Awas atau level IV.

NASIONAL | 21 Oktober 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS