Zulkifli: RI Sudah Merdeka 72 Tahun, Tidak Perlu Pertentangkan SARA
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Zulkifli: RI Sudah Merdeka 72 Tahun, Tidak Perlu Pertentangkan SARA

Minggu, 22 Oktober 2017 | 07:19 WIB
Oleh : Robertus Wardi / WBP

Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengemukakan Indonesia telah merdeka 72 tahun. Para pendiri bangsa sudah sepakat untuk mendirikan bangsa ini, tanpa mempertentangkan suku, agama ras dan antargolongan (SARA). Karena itu, dalam usia yang begitu panjang hingga saat ini, tidak perlu lagi mempertentangkan masalah SARA.

"Kalau kita masih mempertentangkan SARA berarti kita mundur ke belakang. Kita jangan lagi mundur ke belakang, tapi maju ke depan. Bangsa ini sudah harus merebut dan menatap masa depannya dengan lebih baik," kata Zulkifli usai menjadi pembicara dalam acara ‎Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) di Jakarta, Sabtu (21/10) malam.

Ia menjelaskan para pendiri bangsa ini sudah membangun Indonesia dengan sangat indah dan berpikir jauh ke depan.‎ Mereka tahu bangsa ini terdiri atas berbagai SARA. Namun mereka tidak mempertentangkannya, tetapi sepakat untuk bersatu. "Kita sudah punya empat pilar bangsa. Itu sudah dibangun oleh pendiri bangsa ini. Kita kembali ke situ aja," tutur Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Menurutnya, pendiri bangsa sudah menetapkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai empat pilar bangsa. Persoalannya adalah nilai-nilai yang terkandung pada empat pilar tersebut mulai surut pada dewasa ini. Maka yang harus dilakukan sekarang adalah kembali mengingatkan dan menegaskan kembali nilai-nilai yang terkandung pada empat pilar tersebut. Nilai-nilai Pancasila harus dijahit lagi dalam bingkai NKRI.

Meski mengajak tidak mempertentangkan SARA Zulkifli tetap mendukung pidato serah terima jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Baginya pidato Anies yang mempersoalkan SARA lewat kata-kata 'pribumi'‎ tidak ada persoalan. Pidato Anies harus dilihat konteksnya. "Konteksnya kan saat zaman kolonial. Saat itu, pribumi dijajah dan ditindas oleh Belanda. Jadi itu konteks penyebutan pribumi," tutur Zulkifli.

Sebagaimana diketahui, pidato Anies Baswedan menuai kontroversi karena dia menyebut pribumi harus menjadi tuan di rumah sendiri. Penyebutan tersebut menjadi rasis karena pada pilkada DKI Jakarta yang memenangkan Anis juga sarat dengan kampanye SARA dan rasis.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sekjen PDIP Konsolidasi Pemenangan Gus Ipul-Anas

Seluruh kader PDIP di Jawa Timur harus bah membahu untuk kemenangan Gus Ipul-Anas di Pilgub Jatim.

NASIONAL | 22 Oktober 2017

Dua Orang Tewas Terbakar dalam Kecelakaan di Karawang

Kecelakaan itu melibatkan dua sepeda motor yang sama-sama tidak disertai nomor polisi.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Prabowo: Kalau Tidak Ada Uang, Sulit

Prabowo mengatakan, banyak anak muda menghadap dirinya untuk bisa jadi wali kota atau gubernur.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Ganjar Siap Maju Kembali Pimpin Jateng

Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada Partai PDIP terkait koalisi dan calon pendampingnya.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Menkumham Sambut Baik Hibah Tanah untuk Lapas di Jambi

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyambut baik hibah tanah Pemprov Jambi untuk pembangunan lembaga permasyarakatan baru di provinsi itu.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Menhub: Tarif Trem di Surabaya Bisa Disubsidi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan tarif trem yang nanti akan beroperasi di Surabaya bisa mendapatkan subsidi pemerintah.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Japfa Usung Model Kemitraan Berkelanjutan

Model kemitraan ini menjadi salah satu mekanisme yang memungkinkan peternak kecil untuk dapat bertumbuh.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor

Anggota Resmob Polres Hulu Sungai Utara, Kalsel, berhasil menangkap seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang karena mencuri kendaraan bermotor.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Polres Bengkalis Tangkap Bandar Sabu-sabu

Tim opsnal Reskrim Polsek Mandau, Polres Bengkalis, Provinsi Riau berhasil mengamankan bandar narkoba bersama barang bukti sabu sebanyak 11 paket siap edar.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Banjir Dukungan, Khofifah Mantap Maju Pilgub Jatim 2018

Dukungan terhadap Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur semakin meluas, ia pun semakin mantap untuk bersaing.

NASIONAL | 21 Oktober 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS