Try Sutrisno: Usia NKRI Harus Sampai Kiamat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Try Sutrisno: Usia NKRI Harus Sampai Kiamat

Kamis, 26 Oktober 2017 | 18:25 WIB
Oleh : Erwin C Sihombing / PCN

Jakarta- Wapres RI keenam Try Sutrisno menyerukan seluruh pihak yang mengelola bangsa dan negara untuk menjaga keutuhan NKRI sampai kiamat. Artinya, seluruh upaya-upaya memecah-belah bangsa, merongrong negara harus diatasi. Caranya, masyarakat harus terus dibina dan diingatkan semangat bela negara.

"Umurnya NKRI harus sampai kiamat. Ada caranya, masyarakat itu harus terus dibina," kata Try Sutrisno sewaktu memberi kuliah umum di Kantor Para Syndicate, Jakarta, Kamis (26/10).

Try bersyukur sekarang ini ada program bela negara yang, menurutnya, baik dilakukan untuk pelibatan masyarakat dalam pertahanan. Namun, hal itu tidak cukup, masyarakat harus terus diingatkan tentang pemahaman Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

‎Menurut dia, selama reformasi, Pancasila sebagai simbol negara sudah terabaikan. Setidaknya hal itu terlihat dari empat kali amandemen UUD 1945 yang tidak lagi sesuai dengan semangat awal penyusunannya oleh pendiri bangsa.

Berkaitan dengan itu, Try Sutrisno mendukung upaya pemerintah meredam ormas-ormas yang radikal, hendak mengganti dasar negara dengan bergerilya secara politik melalui ormas.

Menurut Try, langkah pemerintah mengeluarkan Perppu Ormas yang kini telah menjadi UU Ormas merupakan langkah tepat. Walaupun diketahui DPR tidak secara bulat menerima Perppu Ormas.

Kendati tidak secara eksplisit menyebut ormas mana yang, menurutnya, mengancam, Try menilai sudah ada gerakan yang terorganisasi dengan baik untuk mengubah Republik menjadi negara Islam sehingga harus diberangus melalui Perppu Ormas. Bahkan, ada kadernya yang menjadi rektor perguruan tinggi.

"Ada yang menyadari pentingnya lahirnya Perppu ini, karena kalau pakai UU prosesnya lama. Yang kita larang sudah hebat gerakannya sudah ada organisasinya, kampus diserbu, ada yang jadi rektor. Ormas sudah bikin gerilya politik untuk menghancurkan negara ini," katanya.

Try mengakui kebebasan berserikat, menyampaikan pendapat di muka umum, diakomodasi oleh negara, namun pelaksanaannya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila, bahkan hendak meniadakannya. Sepatutnya ormas berdiri untuk menguatkan negara dan Pancasila.

Dikatakan, negara sudah memiliki sistem pertahanan yang baik seperti yang ditunjukkan pada masa gerilya yakni, perang semesta, yang melibatkan masyarakat. Artinya, tradisi keterlibatan masyarakat dalam rangka menjaga pertahanan harus diteruskan.

‎"Kita merdeka karena perang semesta, Pak Dirman (Jenderal Soedirman) bergerilya, tidak punya logistik, paru-parunya cuma satu, yang kasih makan adalah rakyat. Tradisi seperti ini harus kita teruskan," tekan dia.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres Minta Akhiri Polemik Pelarangan Panglima TNI ke AS

Wapres Jusuf Kalla (JK) meminta polemik perihal dilarangnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk wilayah Amerika Serikat (AS), tidak diperpanjang.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

Polisi Duga Penembakan di Tembagapura Bermotif Ekonomi

Penembakan di Tembagapura yang dilakukan kelompok separatis pimpinan Sabinus Waker diduga bermotif ekonomi.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

"FTUI Untuk Negeri" Akan Tampilkan 50 Inovasi Anak Bangsa

FTUI berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya teknologi dan inovasi.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

Ini Kronologi OTT Bupati Nganjuk

Bupati Nganjuk ditangkap sekitar pukul 11.30 WIB.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

Polisi Bakal Jemput Paksa Mantan Presdir Allianz

Penjemputan paksa akan dilakukan apabila mantan Presiden Direktur PT Allianz Life Indonesia Joachim Wessling kembali mangkir.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

RUU Sisnas Iptek Diharapkan Akomodasi Kenaikan Dana Riset

Tiga hal penting akan mewarnai pembahasan RUU Sisnas Iptek.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

Menpupera: Tol Trans Jawa Selesai 2018

Menpupera menyatakan bahwa pembangunan jalan tol Trans Jawa jalur Banten-Surabaya-Probolinggo bakal selesai pada 2018.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

Bupati Nganjuk Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

KPK menetapkan Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perekrutan dan pengelolaan aparatur sipil negara.

NASIONAL | 26 Oktober 2017

Pacu Tata Kelola Pemerintahan Daerah Lebih Baik, IIPG Berikan Anugerah Pandu Negeri

IIPG, organisasi nirlaba yang memiliki perhatian terhadap masalah tata kelola perusahaan mengadakan Anugerah Pandu Negeri untuk pemerintahan daerah

NASIONAL | 26 Oktober 2017

Pemerintah dan Dunia Usaha Didorong Kembangkan Inovasi Lokal

Sayangnya, inovasi masih menghadapi tantangan berat di Indonesia.

NASIONAL | 26 Oktober 2017


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS