Tanpa Ongen Glenn Fredly Tak Seperti Sekarang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tanpa Ongen Glenn Fredly Tak Seperti Sekarang

Jumat, 4 Mei 2012 | 06:02 WIB
Oleh : WBP

Ongen adalah sosok dibalik kesuksesan Glenn Fredly saat ini. Ia menciptakan beberapa lagu untuk Glenn. Juga mengantar Glenn ikut Lomba Cipta Pesona Bintang di RCTI tahun 1995.

Masih ingat lagu Pantai Cinta yang dipopulerkan Funk Section? Inilah band pertama Glenn Fredly yang melambungkan namanya. Simaklah lirik ini:

Kupeluk dirimu penuh kemesraan
// Kita saling menyayangi
// Bagaikan deru ombak yang menyatu
// Takkan berakhir untuk selamanya// Di pantai cinta

Reffrain lagu ini diciptakan oleh Raymond JJ Latuihamallo atau yang akrab disapa Ongen. "Om Ongen berjasa besar dalam karirku," kata Glenn saat ditemui Beritasatu.com di sela-sela kebaktian untuk penghormatan terakhir Ongen di Rumah Duka RSPAD (03/05).

Ongen pula yang mengantarkan Glenn untuk ikut lomba Lomba Cipta Pesona Bintang tahun 1995 di RCTI. Ajang ini mengantarkan Glenn sebagai pemenang pertama. Papa Glenn adalah kakak tertua di keluarga Latuihamallo.

Kenangan begitu mendalam pada sosok Ongen membuat Glenn begitu terpukul atas kepergian Ongen ke alam baka untuk selama-lamanya. Ongen meninggalkan dua putri yang sudah dewasa Indri (26 tahun) dan Sasa (24 tahun).

Ajal yang menjemput Ongen yang datang tiba-tiba ini membuat seluruh keluarga kaget. Apalagi Glenn sudah berjanji untuk ngobrol minggu depan. Paman dan keponakan ini memang sering terlibat dalam banyak diskusi ringan. Keduanya sering bertukar pikiran untuk soal-soal politik, ekonomi dan hal-hal di luar soal musik. "Saya sudah berjanji untuk bertemu dan diskusi ringan lagi minggu depan," katanya

Ongen di mata Glenn adalah pengagum Munir. Ongen seringkali mengungkapkan rasa kagumnya atas kegigihan Munir dalam memperjuangkan hak azasi manusia. Tak ada yang menyangka justru di kemudian hari Ongen harus masuk kubangan kasus besar yang ia tak tahu ujung pangkalnya.

Petaka itu dimulai saat Ongen yang hendak ke Belanda untuk urusan musik harus terbang menggunakan pesawat Garuda. Ongen yang duduk di kursi 50H itu sempat dimintai keterangan penyidik.

Ongen mengaku sempat melihat Pollycarpus Budihari Priyanto duduk berdua dengan Munir di Coffee Bean bandara Changi. Ongen melihat Polly membawa dua gelas minuman. Keterangan Ongen inilah yang menjadi penguak kasus tewasnya aktivis HAM Munir di atas pesawat Garuda jurusan Jakarta-Amsterdam.

Diduga racun arsenik yang masuk ke tubuh Munir berasal dari minuman yang tenggak di Changi. Tujuh jam kemudian Munir meninggal di pesawat. 07 September 2004 Munir sudah meninggal.

Sejak namanya dimintai keterangan dalam kasus tewasnya Munir, hidup Ongen tak seperti dulu lagi. "Ia berubah hidup sejak kasus itu. Sejak kasus itu Om Ongen makin serius sebagai pendeta. Sebelumnya dia sudah nyanyi di gereja. Dan lebih intens setelah dia terlibat dalam kasus itu," ujar Glenn.

Kasus Munir yang menyeret kesaksian Ongen ini telah membawa dampak tidak sedikit bagi keluarga besar Latuihamallo, istri dan kedua anaknya. "Membuat keluarga tertekan. Bukan hanya syok tapi tekanan pada keluarga cukup besar apalagi anak istrinya. Itu masa yang tidak mudah," kata Glenn.

Belum lagi ancaman teror, intimidasi di alami seluruh anggota keluarga. Tidak heran dalam situasi kekalutan ini, Ongen sempat mencla-mencle memberi keterangan soal kesaksian "jamuan terakhir" Polly pada Munir. Ia sempat mencabut keterangan, meski akhirnya menegaskan kembali kesaksian yang telah diberikan.

"Dia maju mundur memberi kesaksian karena dia memikirkan keluarga," kata Glenn. Bayangkan saja sejak terseret dalam pusaran kasus. keluarga besar tak bisa berhubungan dengan keluarga Ongen. Semua anggota keluarga Ongen disterilkan dari interaksi dunia luar. Pasalnya, ada saja telepon berkali-kali namun tanpa suara. "Keluarga tak bisa dihubungi, keluarga dipantau dari jauh, anak sekolah harus pakai pengawalan. Ini gila," ujarnya

Hidup Ongen jadi tak tenang. Sebelum meninggal pada Selasa (2/5), keluarga besar masih merayakan ultah Ongen yang jatuh pada 02 April 2012. Ongen tampak segar bugar dan dengan suaranya yang lembut, Ongen masih bercengkerama hangat dengan keluarga.

Glenn merasa berutang budi pada Ongen. Ia ingin membalas jasa pamannya dengan membantu Sasa merampungkan album lagu. "Sasa punya suara bagus sekali. Dia berbakat jadi penyanyi besar," kata Glenn.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA

Indonesia Dinilai Kekurangan Penulis Best Seller

Pandemi covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun merupakan kondisi mewah yang diidamkan bagi penulis dan penikmat buku.

NASIONAL | 24 September 2021

Komnas HAM: Aduan Terhadap Perwira Polisi Layak Ditindaklanjuti

Komnas HAM menilai laporan terhadap AKBP Gafur Siregar atas dugaan kesewenangan membuka kembali kasus yang telah di-SP3 layak untuk ditindaklanjuti.

NASIONAL | 24 September 2021

Aparat Bekuk Ali Kalora Berdasar Hasil Pendalaman dan Pemetaan

Densus 88 Polri mengungkap kerja Satgas Madago Raya membekuk pentolan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora berdasarkan pendalaman dan pemetaan.

NASIONAL | 24 September 2021

Unwira Segera Buka Prodi Teknologi Pangan dan Pendidikan Komputer

Unwira segera membuka prodi baru yang dibutuhkan masyarakat NTT, antara lain teknologi pangan dan pendidikan komputer.

NASIONAL | 24 September 2021

Dijemput Paksa KPK, Azis Syamsuddin Berharta Rp 100 Miliar Lebih

Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin yang dijemput paksa KPK ternyata memiliki harta Rp 100 miliar lebih. Apa saja harta Azis?

NASIONAL | 24 September 2021

Periksa Azis Syamsuddin, KPK Bakal Kerja Profesional

KPK menegaskan bakal bekerja profesional terkait kegiatan pemeriksaan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

NASIONAL | 24 September 2021

Dijemput Paksa, Azis Syamsuddin Telah Berstatus Tersangka KPK

KPK menjemput paksa menjemput paksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Jumat (24/9/2021). Azis telah berstatus tersangka suap penanganan perkara di Lampung Tengah

NASIONAL | 24 September 2021

Persiapan G20 2022, Sandiaga Uno Pesan 120 Kain Tenun Gringsing

Sandiaga Uno memesan 120 kain tenun Gringsing untuk dihadiahkan kepada para pemimpin dunia yang akan hadir pada perhelatan G20 di Bali tahun depan.

NASIONAL | 24 September 2021

Azis Syamsuddin Dijemput Paksa, Golkar Hargai Proses Hukum di KPK

Golkar menghormati proses hukum yang dilakukan KPK. Hal ini disampaikan Ketua DPP Golkar, Supriansa menanggapi langkah KPK menjemput paksa Azis Syamsuddin.

NASIONAL | 24 September 2021

Firli Bahuri: KPK Junjung Tinggi HAM dalam Penangkapan Azis Syamsuddin

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, tim KPK sejak pukul 16.00 WIB tadi mencari keberadaan Azis Syamsuddin dan menangkap yang bersangkutan pada pukul 19.10 WIB.

NASIONAL | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Jadi Tersangka Suap dan Ditahan KPK, Azis Syamsuddin Pilih Bungkam

Jadi Tersangka Suap dan Ditahan KPK, Azis Syamsuddin Pilih Bungkam

NASIONAL | 25 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings