Sejumlah Puskesmas di Rejang Lebong Tidak Miliki Dokter

Sejumlah Puskesmas di Rejang Lebong Tidak Miliki Dokter
Ilustrasi puskesmas. ( Foto: Antara )
Usmin / YUD Kamis, 15 Maret 2018 | 07:33 WIB

Bengkulu - Sejumlah puskesmas di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, saat ini tidak memiliki dokter tetap, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat belum berjalan sesuai harapan.

Selain itu, fasilitas kesehatan di Kabupaten Rejang Lebong juga masih minim belum sesuai harapan masyarakat. Akibatnya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat belum berjalan maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Asli Samin, di Bengkulu, Rabu (14/3) mengatakan, akibat banyak puskesmas di daerah ini, tidak memiliki dokter tetap, maka seorang dokter terpaksa melayani dua sampai puskesmas.

Kondisi seperti ini, katanya terjadi di Puskemas Bangun Jaya, Puskesmas Bermani Ulu Raya (BUR), Puskesmas Kampung Melayu dan Puskesmas Bermani Ulu. "Lima puskesmas ini tidak memiliki dokter umum tetap dan kekurang tenaga perawat, sehingga menyebabkan pelayanan tidak optimal," ujarnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemkab Rejang Lebong, telah mengajukan usulan penerimaan CPNS pada tahun 2018 ke pemerintah pusat, khususnya untuk tenaga medis. Dengan demikian, dokter puskesmas yang kosong selama dapat diisi dalam waktu dekat.

Demikian pula puskesmas yang kekurangan tenaga perawat dapat diatasi segera, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat meningkat dari yang sudah dicapai selama ini, katanya.

Selain itu, Dinkes Rejang Lebong juga akan terus meningkatkan fasilitas kesehatan di sejumlah puskesmas yang ada di Rejang Lebong, khususnya bagi puskesmas yang dipersiapkan menjadi puskesmas rawat inap.

"Ada sejumlah puskesmas di Rejang Lebong, sudah kita programkan untuk ditingkatkan statusnya menjadi puskesmas rawat inap, khususnya bagi puskesmas yang lokasinya jauh dari rumah sakit umum (RSU) setempat," ujarnya.

Dengan demikian, jika ada warga yang menderita sakit agak berat sebelum dirujuk ke RSU Curup, terlebih dahulu dirawat di puskesmas setempat, sehingga dapat menekan biaya yang dikeluarkan masyarakat.

Selain itu, program ini juga dimaksudkan dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong, semakin baik ke depan. "Karena itu, Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi fokus pada pembangunan bidang kesehatan," ujarnya.

Pemkab Rejang Lebong juga menargetkan pada tahun 2020, pelayanan kesehatan gratis di seluruh kecamatan yang ada di daerah ini dapat direalisasikan. Karena itu, mulai sekarang fasilitas di puskesmas terus ditingkatkan, termasuk kekurangan tenaga medis segera diatasi.

Dengan demikian, pelayanan gratis di seluruh puskesmas yang ada di Rejang Lebong, dapat diwujudkan sesuai harapan masyarakat setempat. Di Rejang Lebong, terdapat 15 puskesmas sesuai jumlah kecamatan yang ada di daerah ini, katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE