Dana Nasabah BRI Bobol, Polri: Ini Kejahatan Terorganisir

Dana Nasabah BRI Bobol, Polri: Ini Kejahatan Terorganisir
Ilustrasi pembobolan ATM. (Foto: istimewa / istimewa)
Farouk Arnaz / WBP Jumat, 16 Maret 2018 | 15:53 WIB

Jakarta - Mabes Polri meyakini adanya kejahatan terorganisir dibalik bobolnya dana milik ratusan nasabah Bank BRI di wilayah Kecamatan Ngadiluwih, Kras, dan Ringinrejo, Kediri, Jawa Timur. Sejauh ini ada 87 nasabah yang mengaku dananya hilang. Perinciannya, 33 orang nasabah Kantor Cabang Unit (KCU) Ngadiluwih dan 54 dari Kantor Cabang Pembantu Purwokerto. Keduanya di Kediri.

“Sekarang masih dalam tahap penyelidikan mendalam dan kita berupaya mendapatkan bukti-bukti, sehingga kita tahu konstruksi hukumnya seperti apa. Akan kita proses,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/3).

Setyo meyakini kejahatan ini dilakukan oleh oknum, bukan institusi. Pelaku mengetahui sistemnya, kemudian dia memainkan sistem tersebut. “Ini sedang didalami. Ini sedang diteliti apakah saat memasukan ATM atau dalam sistemnya ada yang diselewengkan.

Menurut dia, kemungkinan besar pelakunya adalah bagian dari BRI. "Ini kemungkinan ada oknum di bank itu terlibat. Saya masih mengatakan kemungkinan. Ini kejahatan korporasi. Ini sindikat terorganisir,” lanjutnya.



Sumber: BeritaSatu.com