Boyong 16 Kendaraan Mewah Bupati HST, KPK Rogoh Kocek Rp 24 Juta
Logo BeritaSatu

Boyong 16 Kendaraan Mewah Bupati HST, KPK Rogoh Kocek Rp 24 Juta

Senin, 19 Maret 2018 | 21:02 WIB
Oleh : Fana Suparman / FER

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa 16 kendaraan mewah yang disita dari Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) nonaktif, Abdul Latif, ke Jakarta.

Dengan menggunakan sarana transportasi kapal laut, KPK harus merogoh kocek Rp 24 juta sebagai biaya pengiriman atas belasan kendaraan mewah hasil sitaan terkait kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Abdul Latif.

Secara rinci, biaya pengiriman untuk delapan mobil milik Abdul Latif menghabiskan biaya Rp 16 juta. Sementara, untuk delapan motor biaya pengirimannya mencapai Rp 8 juta.

"Biaya kirim menggunakan kapal sebesar Rp 24 juta," jelas juru bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Senin (19/3).

Febri menjelaskan, 16 kendaraan mewah milik Abdul Latif dibawa ke Jakarta dengan pertimbangan dan analisis yang disampaikan tim. Salah satunya untuk mempermudah perawatan dan mencegah penurunan harga belasan kendaraan mewah ini.

"Kami menimbang proses perawatan untuk mencegah penurunan nilai barang, kebutuhan pembuktian dan nanti jika dilakukan eksekusi dapat lebih efisien," kata Febri.

Diketahui, KPK menyita 16 kendaraan mewah milik Abdul Latif. Untuk kendaraan mobil terdapat dua unit Jeep Wrangler Rubicon, dua unit Hummer, satu unit Cadillac Escalade, satu unit Toyota Vellfire, satu unit BMW Sport, dan satu unit Lexus SUV.

Sementara untuk motor, terdapat empat unit Harley-Davidson, satu unit BMW, satu unit Ducati, dan dua unit Trail KTM. Belasan kendaraan ini sudah tiba di Jakarta. "Siang tadi kapal yang membawa mobil dari Hulu Sungai Tengah telah berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Febri.

Menurut Febri, kendaraan mewah milik Abdul Latief akan langsung dibawa ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Barat. "Selanjutnya 8 mobil dan motor langsung dibawa ke Rubasan Jakarta Barat," jelasnya.

Selain 16 kendaraan mewah itu, penyidik KPK turut menyita sejumlah mobil milik Abdul Latif lainnya, seperti Daihatsu Grand Max, Toyota Cayla, dan lainnya. Kendaraan tersebut, kata Febri, dititipkan di Rupbasan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Diketahui, KPK menjerat Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Abdul Latif diduga menerima fee dari sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Hulu Sungai Tengah selama menjabat sebagai Bupati.

Sejauh ini, Abdul Latif diduga telah menerima gratifikasi sebesar Rp 23 miliar. Diduga Abdul Latif membelanjakan gratifikasi yang diterimanya ini dengan membeli puluhan kendaraan mewah.

Sebelumnya, Bupati Abdul Latif telah menyandang status tersangka kasus dugaan suap pengadaan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai, Kalimantan Selatan (Kalsel).



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Peserta Pilkada Jadi Tersangka, JK: Jangan Ada Kriminalisasi

JK meminta jangan ada upaya kriminalisasi dalam penetapan tersangka korupsi terhadap calon kepala daerah.

NASIONAL | 19 Maret 2018

Anggota DPR Usul Buat UU Perlindungan Data Pribadi

Andreas PDIP dan Elnino Gerindra mengusulkan UU perlindungan data pribadi.

NASIONAL | 19 Maret 2018

Kapolda Jamin Bali Aman Jelang Pertemuan IMF dan WB

Peserta IMF-WB yang datang ke Bali mencapai 15.000 peserta VVIP.

NASIONAL | 19 Maret 2018

Gedung DPR RI Terbakar

Sebuah ruangan di Lantai IV Gedung Nusantara III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, terbakar.

NASIONAL | 19 Maret 2018

KPU Telusuri Penolakan Petugas Coklit di Pesantren Al Zaytun

PPDP tidak diizinkan mengakses masyarakat yang berada di kawasan pesantren itu.

NASIONAL | 19 Maret 2018

Grab Tindak Tegas Pelaku Order Fiktif

Grab bertekad menghentikan para peretas dan pengemudi yang mencoba mencurangi sistem.

NASIONAL | 19 Maret 2018

Diduga Sebarkan Hoax Pilgub Jateng, 4 Media Dipolisikan

Sebanyak 4 media online menyebarkan berita diduga hoax terkait Ganjar Pranowo. Judul, tulisan, hingga salah ketik di 4 media tersebut sama persis.

NASIONAL | 19 Maret 2018

SCSC Berbagi Aksi Peduli Penderita Kanker

Lebih dari 300 peserta bersedia memberikan sebagian panjang rambutnya guna dijadikan wig.

NASIONAL | 19 Maret 2018

Polri Selidiki Dugaan Pelanggaran SOP dalam Kecelakaan Proyek

Jika ada pelanggaran SOP, maka hal ini berpotensi tindak pidana.

NASIONAL | 19 Maret 2018

Mantan Pejabat Bakamla Dihukum 4 Tahun Penjara

Nofel menyatakan menerima putusan hakim Tipikor.

NASIONAL | 19 Maret 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS