Jembatan dan Pipa PDAM Rusak Akibat Banjir di Aceh Selatan
Logo BeritaSatu

Jembatan dan Pipa PDAM Rusak Akibat Banjir di Aceh Selatan

Jumat, 30 Maret 2018 | 16:32 WIB
Oleh : JAS

Tapaktuan - Dua jembatan dan jaringan pipa PDAM mengalami rusak parah sebagai dampak musibah banjir yang melanda empat desa di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (29/3) malam.

Husin, salah seorang korban banjir di Kecamatan Trumon Tengah kepada wartawan, Jumat menyatakan, dampak banjir mengakibatkan dua unit jembatan ambruk yakni jembatan menuju Masjid Nurul Huda dan jembatan menuju ke lahan perkebunan masyarakat di Gampong (desa) Krueng Bate.

Selain merendam puluhan rumah warga, banjir juga merendam ratusan hektare lahan perkebunan sawit dan jagung milik warga setempat.

"Terkait kerusakan lahan pertanian warga dampak terjangan banjir, sejauh ini belum terdata. Tapi biasanya dampak banjir akan mengakibat lahan jagung serta tanaman lainnya rusak serta gagal panen," sebutnya.

Persoalan lainnya yang dialami warga dampak banjir, lanjutnya, putusnya pasokan air bersih ke rumah-rumah penduduk akibat hancurnya jaringan pipa PDAM diterjang banjir.

Saat ini, suplai air ke rumah-rumah penduduk putus total, sehingga warga kewalahan memperoleh air bersih untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK).

"Untuk kebutuhan MCK, warga harus menumpang ke rumah-rumah penduduk yang memiliki sumur atau terpaksa harus ke sungai yang ada di sekitar Gampong Krueng Bate," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, faktor utama yang menyebabkan terjadinya banjir yang merendam puluhan rumah penduduk dan fasilitas umum lainnya di gampong tersebut disebabkan karena muara sungai sudah sangat dangkal sehingga debit air yang melimpah pasca diguyur hujan lebat tidak mengalir secara lancar ke laut.

Empat gampong di Kecamatan Trumon Tengah masing-masing Krueng Bate, Gampong Tengoh, Pulo Paya dan Ladang Rimba diterjang banjir bandang pasca wilayah tersebut diguyur hujan lebat sejak Kamis (29/3) sore. Sejauh ini, dampak banjir terparah terpantau di Gampong Krueng Bate.

Terjangan banjir cukup deras yang turut serta menghanyutkan bongkahan kayu bulat ukuran kecil dan sedang meluluhlantakkan dua unit jembatan dan fasilitas jaringan pipa PDAM di Gampong Krueng Bate, akibatnya pasokan air bersih ke puluhan rumah penduduk putus total.

Sedikitnya 40 unit rumah penduduk termasuk Masjid Nurul Huda digampong setempat terendam banjir setinggi 50 - 60 Cm.

Husin melaporkan kejadian banjir akibat meluapnya air sungai dimulai pada Kamis sekitar pukul 20.00 WIB.

Puluhan warga yang rumahnya terendam banjir setinggi 50 - 60 Cm terpaksa harus memindahkan barang-barang ke tempat lebih tinggi.

"Warga tetap bertahan di rumahnya masing-masing, namun barang-barang dalam rumah terpaksa harus dipindahkan ke tempat lebih tinggi," ujarnya.

"Kami mengharapkan kepada Pemkab Aceh Selatan segera menurunkan alat berat beko untuk melakukan normalisasi aliran sungai yang sudah sangat dangkal tersebut. Sebab jika sewaktu-waktu wilayah ini kembali diguyur hujan lebat, air sungai dipastikan akan kembali meluap sehingga kembali menerjang pemukiman warga," pintanya.

Ismail, warga Gampong Ladang Rimba menambahkan, di tempat tinggalnya banjir setinggi 40 Cm selain merendam pemukiman penduduk juga merendam badan jalan negara lintasan nasional Tapaktuan (Aceh Selatan) - Medan (Sumut). Akibatnya, arus transportasi dari ke dua arah pada Kamis malam menjadi terganggu.

"Kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati saat melewati badan jalan Gampong Ladang Rimba karena badan jalan sudah terendam banjir setinggi mencapai 40 cm," ujarnya.

Husin dan Ismail juga melaporkan, saat ini puluhan warga dibantu anggota Polri/TNI dan BPBD Aceh Selatan sedang memfokuskan pembersihan sedimen lumpur yang merendam masjid Nurul Huda Gampong Krueng Bate. Dan sebagian warga lainnya juga membantu pembersihan lumpur di rumah-rumah penduduk.

"Sejak pagi tadi, puluhan warga dibantu petugas terkait sedang memfokuskan pembersihan lumpur di Masjid Nurul Huda karena berhubung hari ini Jumat, diusahakan masyarakat dapat melaksanakan ibadah Shalat Jumat di masjid tersebut," kata Husin.

Kepala BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma mengatakan untuk mempercepat proses pembersihan lumpur di Masjid Nurul Huda dan rumah-rumah penduduk, pihaknya telah mengerahkan petugas dan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi tersebut.

"Untuk hari ini sudah disusun kegiatan pembersihan, kaji cepat dan penanganan segera dengan melibatkan stakeholder terkait. Sampai saat ini, petugas kami bersama TNI/Polri bersama masyarakat sedang melaksanakan pembersihan lumpur di rumah-rumah warga dan masjid," ujarnya.

Sedangkan terkait dengan putusnya pasokan air bersih ke rumah-rumah penduduk akibat jaringan pipa PDAM hancur diterjang banjir, menurut Cut Syazalisma pihaknya telah berkoordinasi dengan PDAM Tirta Naga Tapaktuan supaya dapat melakukan proses penanganan segera di lapangan.

"Persoalan itu sedang diinput data di lapangan sekaligus langsung berkoordinasi dengan pihak PDAM agar dapat segera melakukan penanganan. Karena persoalan air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat yang harus ditangani segera," tegasnya.

Sejauh ini, Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan, Cut Maisarah belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi ke nomor ponselnya tidak diangkat dan pesan singkat dikirim via Whatsapp (WA) juga tidak dibalas.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Cegah Perdagangan Manusia, Imigrasi Blitar Perketat Pemberian Paspor

Kepala Imigrasi Kelas II Blitar Mohamad Arkam telah menindaklanjuti dengan tidak akan memberi kelonggaran sedikitpun dalam pengurusan paspor.

NASIONAL | 30 Maret 2018

25.000 Kendaraan Masuki Bandung Lewat Pasteur

Sejak Kamis pukul 22.00 WIB hingga 06.00 WIB jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung mencapai 5.959 kendaraan.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Mabes AU Tambah Kekuatan Lanud Roesmin Nurjadin

Lanud Roesmin Nurjadin menjadi pangkalan militer terlengkap di Pulau Sumatera.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Arcandra: Izin Tambang Pasti Dicabut Jika Belum CnC

"Yang tidak CnC akan dicabut. Yang CnC yang akan kami beri izin. Tidak ada excuse," kata Arcandra.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Jemaah Umrah Terlantar di Kuala Lumpur, Biro Perjalanan Mohon Maaf

Presiden Direktur PT Bumi Minang Pertiwi menyampaikan permohonan maaf atas penundaan keberangkatan sejumlah jemaah serta terlantarnya peserta di Kuala Lumpur.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Kunjungi PT Inka Madiun, Moeldoko: Kereta LRT Palembang Siap Dikirim

Dua rangkaian kereta dengan 6 gerbong sudah selesai dan saat ini dalam tahap uji coba.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Peletakan Batu Pertama Bandara Buleleng Utara Segera Dilakukan

Bandara Buleleng diharapkan meratakan pembangunan yang selama ini terpusat di Bali Selatan.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka 4 April

Batas aman pendakian di gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut direkomendasikan hanya sampai Kalimati.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Umat Katolik Diajak Lebih Peduli pada Masyarakat

Umat Katolik diajak untuk terus menjaga lisan dan kedamaian hati.

NASIONAL | 30 Maret 2018

Taman Paskah Warnai Peringatan Jumat Agung di Manado

Jumat Agung ditandai dengan pembuatan taman-taman penyaliban dan Paskah.

NASIONAL | 30 Maret 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS