Pekan Depan, KPK Kembali Periksa Zumi Zola
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pekan Depan, KPK Kembali Periksa Zumi Zola

Senin, 2 April 2018 | 16:17 WIB
Oleh : YUD

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil kembali Gubernur Jambi Zumi Zola untuk diperiksa sebagai tersangka pada pekan depan.

"Tadi, penasihat hukum Zumi Zola telah datang ke KPK dan mengajukan penundaan pemeriksaan. Kami akan panggil kembali sebagai tersangka dalam waktu dekat, kemungkinan minggu depan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (2/4).

Menurut Febri, alasan ketidakhadiran Zumi dikarenakan surat panggilan belum diterima politisi PAN tersebut.

"KPK sudah mengirimkan surat 26 Maret 2018 lalu ke rumah dinas yang bersangkutan dan sudah ada yang menerima di sana," ungkap Febri.

Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Zumi sebagai tersangka pada 15 Februari 2018 lalu. Saat itu, politisi PAN itu memilih irit bicara sesuai diperiksa KPK.

KPK telah menetapkan Zumi Zola bersama Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017 pada 2 Februari 2018.

Namun, sampai saat ini KPK belum melakukan penahanan terhadap politisi PAN tersebut.

Gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Arfan adalah Rp6 miliar.

Tersangka Zumi baik bersama dengan Arfan maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain dalam kurun jabatannya sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 sejumlah sekitar Rp6 miliar.

KPK pun saat ini sedang mendalami dugaan pemberian uang kepada Zumi dan Arfan terkait proyek-proyek di Pemprov Jambi tersebut.

Zumi dan Arfan disangkakan pasal 12 B atau pasal 11 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Pasal 12 B mengatur mengenai Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidabna denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Selain itu, tersangka Arfan selaku Kabid Binamarga Dinas PUPR provinsi Jambi serta sebagai pejabat pembuat Komitmen merangkap Plt Kepala Dinas PUPR provinsi Jambi diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Dinas PUPR provinsi Jambi tahun 2014-2017 dan penerimaan lain.

Kasus ini adalah pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 29 November 2017 lalu terhadap Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan, dan Asisten Daerah Bidang III Provinsi Jambi Saifudin dan anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriono.

KPK menetapkan Supriono sebagai tersangka penerima suap, sedangkan pemberi suap adalah Erwan, Arfan dan Saifuddin. Artinya, Arfan ditetapkan sebagai tersangka untuk dua kasus yang berbeda.

Total uang yang diamankan dalam OTT itu adalah Rp4,7 miliar. Pemberian uang itu adalah agar anggota DPRD Provinsi Jambi bersedia hadir untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 karena para anggota DPRD itu berencana tidak hadir dalam rapat pengesahan RAPBD 2018 karena tidak ada jaminan dari pihak Pemprov.

Untuk memuluskan proses pengesahan tersebut, diduga telah disepakati pencarian uang yang disebut sebagai "uang ketok".

Pencarian uang itu dilakukan pada pihak swasta yang sebelumnya telah menjadi rekanan Pemprov.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2 Korban Kebakaran Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Ditemukan

2 korban kebakaran kapal akibat tumpahan minyak di Teluk Balikpapan ditemukan meninggal dunia

NASIONAL | 2 April 2018

Menkumham: Jumlah Tahanan di Indonesia Terlalu Banyak

Saat ini jumlah tahanan di Indonesia mencapai 230 ribu orang.

NASIONAL | 2 April 2018

Made Oka Kembali Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Made Oka Masagung masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional.

NASIONAL | 2 April 2018

Kemkominfo dan Operator Diminta Lacak Penipuan Missed Call Internasional

Polri juga diminta usut tuntas motif pencurian pulsa.

NASIONAL | 2 April 2018

Jelang Asian Games, Kemkes Siapkan 1.400 Tenaga Kesehatan

Mereka terdiri dari terdiri dari 407 dokter, 813 perawat, dan 180 fisioterapis.

NASIONAL | 2 April 2018

KPI Harus Berani Bersuara untuk Menjaga Keutuhan NKRI

Penyiaran yang sehat hanya bisa diwujudkan jika industrinya sehat. Bisnisnya harus berjalan baik dan berkualitas.

NASIONAL | 2 April 2018

Unggul Satu Suara dari Saldi Isra, Aswanto Jadi Wakil Ketua MK

"Terdapat tujuh hakim menjadi calon wakil ketua. Seharusnya ada delapan calon, tetapi Yang Mulia Hakim Konstitusi Arief Hidayat tidak berkenan menjadi wakil."

NASIONAL | 2 April 2018

Dapat Teror Missed Call dari Luar Negeri? Laporkan ke Polisi

Nomor itu datang dari negara yang berbeda-beda dan umumnya dari negara Afrika.

NASIONAL | 2 April 2018

Indonesia Akan Miliki Pembangkit Listri Arus Laut Terbesar di Dunia

"Ini merupakan pembangkit listrik tenaga arus laut pertama di Indonesia dan terbesar di dunia jika listrik yang dihasilkan mencapai 20 MW saja," kata Jonan.

NASIONAL | 2 April 2018

Anwar Usman Terpilih Jadi Ketua MK

Anwar mendapat 5 suara dan mengungguli Suhartoyo yang mendapat empat suara.

NASIONAL | 2 April 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS