Besok, Sidang Judicial Review UU BUMN Dengarkan Keterangan Presiden-DPR
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Besok, Sidang Judicial Review UU BUMN Dengarkan Keterangan Presiden-DPR

Senin, 2 April 2018 | 20:46 WIB
Oleh : GOR

Jakarta - Menyusul diterimanya legal standing para pemohon pengujian (judicial review) terhadap UU No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negera (BUMN) ke Mahkamah Konstitusi (MK), sidang pada Selasa (3/4/2018) digelar untuk mendengarkan keterangan Presiden dan DPR. Ada dua pasal UU BUMN yang diajukan permohonan judicial review yakni pasal 2 ayat 1 (a) dan (b) yang berisi tentang maksud dan tujuan pendirian BUMN serta pasal 4 ayat 4 tentang perubahan penyertaan keuangan negara.

Para pemohon adalah AM Putut Prabantoro dan Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri, yang bertindak sebagai warga negara perseorangan, pembayar pajak dan peneliti ekonomi kerakyatan.

Demikian ditegaskan Dr iur Liona N Supriatna SH Mhum, koordinator TAKEN (Tim Advokasi Kedaulatan Ekonomi Indonesia), tim kuasa pemohon judicial review di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Selain Liona N Supriatna, TAKEN terdiri dari, Hermawi Taslim SH, Sandra Nangoy SH Mhum, Daniel T Masiku SH, Benny Sabdo Nugroho SH MHum, G Retas Daeng SH, Alvin Widanto Pratomo SH, dan Bonifasius Falakhi SH.

“Para pemohon beralasan untuk mengajukan pengujian terhadap UU BUMN karena tidak sesuai dengan semangat pembangunan ekonomi nasional sebagaimana yang diamanatkan oleh Pasal 33 UUD NRI 1945. UU BUMN tersebut diterbitkan pada tahun 2003 itu dan merupakan salah satu dari 118 UU yang dianggap tidak pro rakyat, pro asing dan yang menguntungkan segelintir orang. Jelas ini tidak sesuai dengan UUD NRI 1945 karena ,” ujar Liona.

Sementara itu, Sandra Nangoy menegaskan, para pemohon merasa bahwa UU No. 19 Tahun 2003 tersebut tidak sesuai dengan amanat pasal 33 UUD NRI 1945 yang menghendaki ekonomi nasional terwujud melalui usaha bersama yang didasarkan pada asas kekeluargaan, cabang-cabang produksi penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara serta Bumi, air dan kekayaan yang berada di bawahnya dikuasai oleh negara serta dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Sebagai badan usaha milik negara, BUMN harus menjadi kepanjangan tangan negara untuk mewujudkan amanat pasal 33 UUD NRI 1945 itu. Dalam konteks ini, BUMN didirikan tidak cukup hanya untuk mengejar keuntungan semata tetapi harus menjadi alat negara untuk menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak, serta menguasai air, bumi dan kekayaan yang berada di bawahnya. Tugas yang terakhir dari BUMN adalah dengan semua modal yang ada itu, BUMN mejadi alat negara untuk mencapai kemakmuran yang harus sebesar-besarnya dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia dan bukan rakyat negara asing,” tegas Sandra Nangoy.

Kuasa hukum yang lain, Daniel T Masiku menambahkan, dalam memperkuat legal standing, para pemohon mengajukan konsep pemerataan kemakmuran yang harus dicapai melalui pembangunan ekonomi nasional terintegrasi yang disebut dengan istilah Indonesia Raya Incorporated (IRI). Konsep IRI tersebut pada 1 Mare 2017 telah diterima oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan akan dibawa ke Presiden Joko Widodo. Jika UU BUMN tidak diperbaiki, konsep tersebut tidak akan berjalan dan akan menjadi kerugian bagi para pemohon.

“Para pemohon tidak hanya mengajukan permohonan judicial review saja tetapi juga menawarkan jalan keluar bagi pemerintah dalam mewujudkan amanat pasal 33 UUD NRI 1945. Setahun yang lalu, konsep IRI tersebut sudah diterima oleh Wantimpres dan akan diajukan kepada Presiden Joko Widodo,” ungkap Daniel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kabareskrim: Pabrik Obat Ilegal di DIY Beromzet Rp 2 Miliar Per Hari

Komjen Pol Agus Andrianto menyatakan, pabrik obat ilegal di Daerah Istimewa Yogyakarta, diperkirakan mampu mendapatkan omzet sebesar Rp 2 miliar per hari

NASIONAL | 27 September 2021


Cucu Pahlawan Nasional Moh Yamin Masuk Calon Pewaris Takhta Mangkunegaran Solo

KRMH Roy Rahajasa Yamin disebut-sebut menjadi salah satu calon pewaris takhta Mangkunegaran Solo.

NASIONAL | 27 September 2021

BPIP Desak Pemerintah Usut Tuntas Kekerasan terhadap Ulama

BPIP menyayangkan terjadinya aksi kekerasan terhadap ulama, tenaga kesehatan, dan guru di sejumlah daerah di Tanah Air.

NASIONAL | 27 September 2021

Atasi Over Crowded Lapas, Ini Saran Wamenkumham

RUU Pas, RUU KUHP serta RUU Narkotika harus segera disahkan guna mengurangi kelebihan kapasitas di Lapas dan Rutan.

NASIONAL | 27 September 2021

Yusril Ajukan Judicial Review AD/ART Demokrat, SBY: Hukum Bisa Dibeli, tetapi Tidak untuk Keadilan

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono merespons adanya judicial review (hak uji materi) AD/ART Partai Demokrat

NASIONAL | 27 September 2021

Ahmad Sahroni: Banyak Harapan Publik di Punggung KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyebut banyak harapan publik yang ditaruh di punggung KPK.

NASIONAL | 27 September 2021

Panglima TNI Tidak Mau Berpolemik Soal Pernyataan Gatot Nurmantyo

Menurut Panglima TNI dugaan penyusupan pendukung PKI yang dilontarkan Gatot Nurmantyo tidak bisa dibuktikan secara ilmiah.

NASIONAL | 27 September 2021

Pengembang Nekat Serobot Tanah Sitaan, KPK Lapor ke Polda Banten

KPK melaporkan dugaan penyerobotan tanah sitaan terkait perkara Tubagus Chaeri Wardana ke Polda Banten. Hal ini dilakukan lantaran peringatan KPK tak diindahkan

NASIONAL | 27 September 2021

Sebut Warkopi Langgar Hak Cipta, Kemenkumham Siap Mediasi

Kemenkumham menyebut ada pelanggaran hak cipta dalam kasus Warkopi vs Warkop DKI.

NASIONAL | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Kabareskrim: Pabrik Obat Ilegal di DIY Beromzet Rp 2 Miliar Per Hari

Kabareskrim: Pabrik Obat Ilegal di DIY Beromzet Rp 2 Miliar Per Hari

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings