BKSDA Bengkulu Usir Beruang Madu Kembali ke Hutan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BKSDA Bengkulu Usir Beruang Madu Kembali ke Hutan

Selasa, 3 April 2018 | 08:36 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu - Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, berhasil mengusir seekor beruang madu (Helarctos malayanus) dari wilayah Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, Bengkulu ke hutan yang menjadi habitatnya.

"Kami bersyukur berhasil mengusir beruang madu yang berkeliaran di Desa Tumbuan kembali ke hutan, sehingga tidak perlu ditangkap menggunakan kerangkeng besi," kata Kepala BKSDA Bengkulu, Abu Bakar, di Bengkulu, Senin (2/4).

Ia mengatakan, sejak sebulan lalu beruang madu sering muncul wilayah Desa Tumbukaan dan sempat menyerang warga desa setempat, ketika tengah menyadap karet di kebunnya.

Akibat serangan beruang madu tersebut, korban menderita luka pada bagian kaki kirinya karena cakaran kuku satwa langka tersebut. Namun, korban tidak sempat dirawat inap di rumah sakit, karena luka yang diderita petani karet tidak bagitu parah.

Abu menjelaskan, munculnya beruang muda di sekitar wilayah Desa Tumbuan belakangan ini, akibat hutan yang menjadi habitat satwa langka tersebut, terus dibuka masyarakat untuk dijadikan kebun kopi dan tanaman keras lainnya.

Akibatnya, ruang gerak dan tempat mencari makan satwa ini terus menyempit. Binatang ini pun terpaksa keluar dari habitatnya dan berkeliaran di sekitar wilayah desa untuk mencari makan.

Ketika melihat manusia, beruang langsung mengejar dan menyerang, seperti yang dialami seorang petani karet warga Desa Tumbuan, belum lama ini.

Untuk mengantasipasi kasus serupa agar tidak kembali terulang di masa mendatang, petugas BKSDA Selama telah berhasil mengusir seekor beruang madu yang berkeliaran di Desa Tumbuan.

"Kita berharap hewan ini tidak kembali muncul di wilayah Desa Tumbuan, sehingga masyarakat tidak terganggu aktivitasnya oleh kehadiran beruang madu tersebut. Warga takut karena satwa ini begitu melihat manusia langsung mengejar dan menyerang," ujarnya.

Abu Bakar mengimbau masyarakat jika melihat beruang madu kembali muncul di wilayah Desa Tumbuan segera melapor ke BKSDA Seluma, sehingga satwa tersebut kembali diusir ke hutan.

Dengan demikian, aktivitas masyarakat tidak tergaggu, terutama petani penyadap karet dan kelapa sawit di daerah tersebut. Sebab, warga sudah trauma seorang petani karet jadi korban serangan beruang madu tersebut.

Hal senada diungkapkan Rustam (37), petani Desa Tumbuan. Ia mengatakan, masyarakat Desa Tumbuan mengucapkan terima kasih kepada BSDKS Seluma, yang berhasil mengusir beruang madu kembali ke hutan.

"Kita berterima kasih kepada petugas BKSDA Seluma, yang berhasil mengusir beruang madu dari desa kami, sehingga masyarakat tidak takut lagi pergi ke kebun untuk menyadap karet dan merawat kebun sawit," ujarnya.

Selama ini, kata Rustam warga takut pergi ke kebun karet dan sawit takut diserang beruang madu tersebut. "Sekarang beruang madu sudah diusir petugas BKSDA Seluma ke dalam hutan, sehingga warga tidak takut lagi pergi ke kebun," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

BNN Bengkulu Tangkap Kurir Narkoba Bawa Sabu 500 Gram

"Kami masih mendalami kasus ini dengan memeriksa secara intentif kedua tersangka. Siapapun yang terlibat akan kami kejar dan diproses secara hukum."

NASIONAL | 3 April 2018

Pembukaan Pacific Partnership di Bengkulu Dihadiri Dubes AS

Donovan mengatakan pihaknya berterima kasih atas sambutan pemerintah Indonesia atas kerja sama yang sudah berlangsung enam kali tersebut.

NASIONAL | 3 April 2018

Pemadaman Listrik Ganggu UNBK SMK di Jambi

“UNBK baru bisa dilaksanakan setelah genset dihidupkan. Kendati genset sudah dihidupkan, koneksi internet masih terganggu beberapa lama."

NASIONAL | 3 April 2018

Fosil Binatang Purba Kembali Ditemukan di Ngawi

Tim arkeolog dari BPSMP Sangiran ikut turun tangan dalam meneliti fosil-fosil gajah purba dan banteng purba yang ditemukan di Desa Rejuno, Karangjati, Ngawi.

NASIONAL | 3 April 2018

Gatot Nurmantyo Muncul di Sejumlah Videotron di Malang

Tayangan berupa slide foto sebagian besar di antaranya menampilkan Gatot Nurmantyo berpakaian loreng menggendong prajurit, digendong prajurit dan semacamnya.

NASIONAL | 3 April 2018

Jenazah TNI Korban Penembakan Mimika Diterbangkan ke Sorong

Jenazah Pratu Vicky Rumpaisum diterbangkan ke rumah orang tuanya di Kota Sorong, Papua Barat.

NASIONAL | 3 April 2018

Pemerintah Jamin Tak Kurangi Manfaat Jaminan Kesehatan Anak

Perpres tentang JKN saat ini sudah memasuki tahap harmonisasi.

NASIONAL | 3 April 2018

Bayi Baru Lahir Wajib Daftar JKN dalam 5 Hari

Dari 760.000 persalinan di rumah sakit, sekitar 540.000 dilakukan dengan operasi sesar.

NASIONAL | 2 April 2018

Pelayanan Kesehatan 3,8 Juta Bayi Terancam

Jutaan bayi terancam tidak bisa dilayani melalui program JKN-KIS,

NASIONAL | 2 April 2018

Besok, Sidang Judicial Review UU BUMN Dengarkan Keterangan Presiden-DPR

Ada dua pasal UU BUMN yang diajukan permohonan judicial review yakni pasal 2 ayat 1 (a) dan (b) serta pasal 4 ayat 4.

NASIONAL | 2 April 2018


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS