Logo BeritaSatu

BKSDA Bengkulu Usir Beruang Madu Kembali ke Hutan

Selasa, 3 April 2018 | 08:36 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu - Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, berhasil mengusir seekor beruang madu (Helarctos malayanus) dari wilayah Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, Bengkulu ke hutan yang menjadi habitatnya.

"Kami bersyukur berhasil mengusir beruang madu yang berkeliaran di Desa Tumbuan kembali ke hutan, sehingga tidak perlu ditangkap menggunakan kerangkeng besi," kata Kepala BKSDA Bengkulu, Abu Bakar, di Bengkulu, Senin (2/4).

Ia mengatakan, sejak sebulan lalu beruang madu sering muncul wilayah Desa Tumbukaan dan sempat menyerang warga desa setempat, ketika tengah menyadap karet di kebunnya.

Akibat serangan beruang madu tersebut, korban menderita luka pada bagian kaki kirinya karena cakaran kuku satwa langka tersebut. Namun, korban tidak sempat dirawat inap di rumah sakit, karena luka yang diderita petani karet tidak bagitu parah.

Abu menjelaskan, munculnya beruang muda di sekitar wilayah Desa Tumbuan belakangan ini, akibat hutan yang menjadi habitat satwa langka tersebut, terus dibuka masyarakat untuk dijadikan kebun kopi dan tanaman keras lainnya.

Akibatnya, ruang gerak dan tempat mencari makan satwa ini terus menyempit. Binatang ini pun terpaksa keluar dari habitatnya dan berkeliaran di sekitar wilayah desa untuk mencari makan.

Ketika melihat manusia, beruang langsung mengejar dan menyerang, seperti yang dialami seorang petani karet warga Desa Tumbuan, belum lama ini.

Untuk mengantasipasi kasus serupa agar tidak kembali terulang di masa mendatang, petugas BKSDA Selama telah berhasil mengusir seekor beruang madu yang berkeliaran di Desa Tumbuan.

"Kita berharap hewan ini tidak kembali muncul di wilayah Desa Tumbuan, sehingga masyarakat tidak terganggu aktivitasnya oleh kehadiran beruang madu tersebut. Warga takut karena satwa ini begitu melihat manusia langsung mengejar dan menyerang," ujarnya.

Abu Bakar mengimbau masyarakat jika melihat beruang madu kembali muncul di wilayah Desa Tumbuan segera melapor ke BKSDA Seluma, sehingga satwa tersebut kembali diusir ke hutan.

Dengan demikian, aktivitas masyarakat tidak tergaggu, terutama petani penyadap karet dan kelapa sawit di daerah tersebut. Sebab, warga sudah trauma seorang petani karet jadi korban serangan beruang madu tersebut.

Hal senada diungkapkan Rustam (37), petani Desa Tumbuan. Ia mengatakan, masyarakat Desa Tumbuan mengucapkan terima kasih kepada BSDKS Seluma, yang berhasil mengusir beruang madu kembali ke hutan.

"Kita berterima kasih kepada petugas BKSDA Seluma, yang berhasil mengusir beruang madu dari desa kami, sehingga masyarakat tidak takut lagi pergi ke kebun untuk menyadap karet dan merawat kebun sawit," ujarnya.

Selama ini, kata Rustam warga takut pergi ke kebun karet dan sawit takut diserang beruang madu tersebut. "Sekarang beruang madu sudah diusir petugas BKSDA Seluma ke dalam hutan, sehingga warga tidak takut lagi pergi ke kebun," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cak Imin Doa Bersama Habaib dan Ribuan Warga Jakarta

Cak Imin doa bersama habaib dan ribuan warga DKI Jakarta untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

NEWS | 8 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Indonesia Tidak Kena Sanksi FIFA

Kabar gembira, Indonesia dipastikan tidak mendapatkan sanksi dari FIFA terkait tragedi Kanjuruhan Malang.

NEWS | 8 Oktober 2022

Relawan Perkuat Poros Kemenangan Ganjar di Jatim, Jateng, dan Jambi

Relawan Sahabat Ganjar memperkuat poros kemenangan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 di sejumlah kota di Jatim, Jatim, dan Jambi.

NEWS | 8 Oktober 2022

BNPT Kukuhkan 50 Anak Muda Papua Jadi Duta Damai Dunia Maya

BNPT mengukuhkan 50 anak muda Papua sebagai Duta Damai Dunia Maya di salah satu hotel di Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 8 Oktober 2022

Wagub Jawa Barat Ingatkan BUMD untuk Penuhi Target

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengingatkan BUMD untuk segera memenuhi target setoran laba sebagai kontribusi terhadap PAD.

NEWS | 8 Oktober 2022

Jumat Malam, Perumahan Dosen IKIP Bekasi Banjir 1,5 Meter

Banjir kembali merendam Perumahan Dosen IKIP, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (7/10/2022) malam.

NEWS | 8 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 7 Oktober 2022

Berikut ini Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 7 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Tips Agar Jejak Digital di Internet Tidak Negatif

Ini Tips Agar Jejak Digital di Internet Tidak Negatif

LIFESTYLE | 38 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings