Kondisi Air dan Sanitasi Buruk Jadi Penyebab Stunting
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kondisi Air dan Sanitasi Buruk Jadi Penyebab Stunting

Jumat, 25 Mei 2018 | 23:38 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Jakarta - Selain gizi buruk, kondisi air dan sanitasi yang buruk turut menyebabkan tingginya angka stunting terhadap anak di Indonesia. Padahal, air dan sanitasi bersih menjadi tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang harus terpenuhi di tahun 2030.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 mencatat, sebanyak 8,9 juta anak balita mengalami stunting. Stunting adalah kondisi anak memiliki tinggi badan lebih rendah dari standar usianya akibat asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama sebagai dampak dari pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

"Dalam SDGs di tahun 2030 disebutkan, setiap negara harus memastikan ketersediaan sumber daya air dan sanitasi yang bersih bagi warga negaranya," ujar Direktur Eksekutif Asia Pacific Center for Ecohydrology United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (Apce-UNESCO), Ignasius Dwi Atmaja Sutapa, di Jakarta, Jumat (25/5).

Menurut Ignasius, dalam riset Kementerian Kesehatan (Kemkes), stunting bisa disebabkan gizi buruk (40 persen) dan tidak adanya air bersih dan sanitasi buruk (60 persen).

"Jika hanya asupan gizinya saja yang baik, sedangkan air dan sanitasi buruk seperti terbuang begitu saja. Diibaratkan dapat makanan bagus tapi peralatan dan airnya kotor, ya tidak ada penyerapan gizi di pencernaan," tambahnya.

Peneliti Pusat Penelitian Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini menyebutkan, untuk mengatasi krisis air nantinya, konsep ekohidrologi perlu dibuat. "Dalam konsep ini, air dan sanitasi bersih bisa diciptakan," katanya.

Apalagi, lanjut Ignasius, air bersih merupakan salah satu kebutuhan mendasar manusia untuk memenuhi standar kehidupan secara sehat. Masyarakat yang tercukupi kebutuhan air bersih akan terhindar dari penyakit yang menyebar lewat air dan memiliki hidup yang berkualitas.

Menurutnya, ekohidrologi adalah pendekatan pengelolaan sumber daya air terpadu dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan. Ekohidrologi mempertimbangkan aspek hidrologi, ekologi, ekoteknologi dan budaya.

"Dalam model terpadu, masyarakat perlu diedukasi untuk lebih peduli. Tidak lagi membuang sampah domestik dan limbah pabrik ke sungai. Saat ini saluran air masih dianggap tempat sampah," kata Ignasius.

Pilot project ekohidrologi sendiri, sudah diterapkan di Waduk Saguling, Bandung Barat dalam kategori daerah aliran sungai. Sementara itu, untuk di daerah kering seperti Nusa Tenggara Timur, Ignasius mengaku masih melakukan pemetaan lokasi.

"Ekohidrologi nantinya bakal menyediakan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Keberadaan Nakes Gerald Sokoy di Kiwirok Belum Diketahui

Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, hingga kini keberadaan tenaga kesehatan atas nama Gerald Sokoy belum diketahui

NASIONAL | 18 September 2021

3 Strata Penangkal Ancaman Keamanan

Purnomo Yusgiantoro mengatakan, ada tiga strata yang harus diterapkan untuk menangkal berkembangnya ancaman keamanan di Indonesia

NASIONAL | 18 September 2021

Purnomo: Ancaman Keamanan Berdampak pada Tata Kehidupan Bangsa

Purnomo Yusgiantoro mengingatkan seluruh elemen bangsa terkait berkembangnya model konsep dasar ancaman keamanan di berbagai negara di dunia

NASIONAL | 18 September 2021

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Polisi belum menetapkan tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece, tersangka penistaan agama di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 18 September 2021

BPBD Ingatkan Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Pantai Selatan

BPBD Banten sudah menyampaikan peringatan dini kepada pengelola wisata di pesisir selatan Lebak agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk.

NASIONAL | 18 September 2021

Tekan Laju Urbanisasi, Mendagri Dorong Desa Perkuat Ekonomi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan, salah satu persoalan yang dihadapi desa, yakni masih meningkatnya laju urbanisasi.

NASIONAL | 18 September 2021

Menhub: Ganjil Genap Berlaku di Tempat Wisata di Indonesia

Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan aturan ganjil genap di tempat wisata ini belaku untuk seluruh Indonesia .

NASIONAL | 18 September 2021

Bakamla Jelaskan Situasi di Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut menjelaskan situasi di Laut Natuna Utara saat ini. Di Laut Natuna Utara banyak kapal asing karena lalu lintas Selat Sunda dan Selat Malaka.

NASIONAL | 18 September 2021

CIPS: PTM Terbatas Harus Atasi Learning Loss Siswa

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas perlu mengatasi kondisi learning loss yang dialami para siswa

NASIONAL | 18 September 2021

KKB Sudah Deklarasikan Perang

Sekitar tiga tahun silam, KKB sudah melakukan eksekusi massal terhadap warga sipil yang sedang mengerjakan proyek infrastruktur negara.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

DUNIA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings