16 Hektare Lahan di Pantai Timur Jambi Terbakar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

16 Hektare Lahan di Pantai Timur Jambi Terbakar

Kamis, 26 Juli 2018 | 07:37 WIB
Oleh : Radesman Saragih / JAS

Jambi - Sedikitnya 16 hektare (ha) lahan di kawasan pantai timur Provinsi Jambi terbakar. Sekitar 10 ha kebakaran lahan tersebut terjadi di Desa Sungaisayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungabung Timur (Tanjabtim) dan enam hektare di Desa Pematangbuluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar).

Kebakaran lahan di Desa Sungaisayang, Sadi, Tanjabtim belum bisa dipadamkan hingga Kamis (26/7). Helikopter pemadam kebakaran hutan dan lahan sangat dibutuhkan untuk memadamkan kebakaran lahan tersebut dari udara. Sedangkan kebakaran lahan di Desa Pematangbuluh, Sadu, Tanjabbar sudah bisa dipadamkan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjabtim, Rahmad Hidayat di Muarasabak, Tanjabtim, Kamis (26/7) menjelaskan, sekitar 10 ha lahan yang terbakar di Desa Sungaisa berada di areal pertanian masyarakat.

“Satuan gabungan BPBD, Polri dan TNI di Tanjabtim sudah berupaya memadamkan kebakaran lahan tersebut, Rabu (25/7). Namun karena lahan yang terbakar cukup luas dan jauh, kebakaran belum bisa dipadamkan. Kami mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi melakukan pemadaman melalui bom air (water bombing) menggunakan helikopter hari ini, Kamis (26/7),”katanya.

Dijelaskan, meluasnya kebakaran lahan di kawasan pertanian Desa Sungaisayang, Sadu, Tanjabtim karena kurang cepat terpantau. Setelah meluas, barulah kebakaran tersebut terpantau dan langsung dilakukan pemadaman.

“Kebakaran lahan di Sadu ini diduga disengaja petani untuk membuka lahan. Pemilik lahan sudah diamankan petugas,” ujarnya.

Sementara itu Camat Betara, Toni Ermawan Putra mengatakan, kebakaran enam hektare lahan di areal perusahaan perkebunan PT AMM di Desa Pematangbuluh, Betara, Tanjabbar sudah berhasil dipadamkan, Rabu (25/7). Pemadaman kebakaran lahan itu dilakukan tim gabungan BPBD Tanjabbar, Manggala Agni, TNI, Polri dan perusahaan hutan tanaman industri, PT WKS. Pemadaman kebakaran lahan tersebut dibantu pengebomam air (water bombing) menggunakan helikopter milik PT WKS.

“Penyebab kebakaran lahan tersebut masih diselidiki. Pihak perusahaan PT AMM sudah dipanggil polisi,”ujarnya.

Secara terpisah Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, Nurangesti Widyastuti di Jambi, mengatakan, karhutla di Jambi masih terus terjadi menyusul musim kemarau berkepanjangan di daerah itu. Jumlah hot spot (titik api) di Jambi pada Rabu (25/7) terpantau di lima lokasi. Dua hot spot tersebut berada di wilayah Kecamatan Teboulu, Kabupaten Tebo. Kemudian di Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Kecamatan Sadu, Tanjabtim dan Betara, Tanjabbar masing-masing terpantau satu hot spot.

Dijelaskan, sejak Januari hingga 25 Juli 2018, jumlah hot spot di Jambi mencapai 110 titik. Sedangkan hot spot paling banyak di daerah itu terjadi Juni - 25 Juli, yakni 53 titik. Luas hutan dan lahan yang terbakar di Jambi sejak Januari – 25 Juli mencapai 130,5 hektare.

Kawasan hutan yang terbakar sekitar 41,5 ha (32 persen) dan kawasan APL (Areal Peruntukan Lain) sekitar 89 ha (68 persen). Kawasan gambut yang terbakar di daerah tersebut sekitar 9,1 ha dan kawasan mineral sekitar 121, 4 ha.

Sementara itu pantauan Suara Pembaruan, asap yang menyelimuti Kota Jambi beberapa hari terakhir mulai menghilang, Kamis (26/7) pagi. Hilangnya asap tersebut disebabkan hujan deras yang mengguyur Kota Jambi, Kabupaten Muarojambi, dan Batanghari, Rabu (25/7) sore.

Hujan deras yang berlangsung hampir tiga jam Rabu sore menyebabkan kebakaran lahan dan semak belukar di wilayah Kabupaten Muarojambi, Batanghari dan Kota Jambi padam.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

LSAF-SAA Teken Kerja Sama Dual City Kampus Jakarta-Singapura

Lembaga pendidikan akuntan, London School of Accountancy and Finance (LSAF) Global, menandatangani esepakatan kerjasama untuk mengembangkan program pendidikan.

NASIONAL | 26 Juli 2018

Kemkes Targetkan 250 Puskesmas Layani Gangguan Jiwa Secara Paripurna

Rumah sakit yang menangani masalah gangguan jiwa masih terbatas.

NASIONAL | 25 Juli 2018

Datangi MK, AAMSI Ajukan Uji Materi UU Nomor 8 Tahun 1981

AAMSI meminta KUHAP Pasal 82 dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945.

NASIONAL | 25 Juli 2018

Kesehatan Jiwa di Indonesia Masih Terabaikan

Persentase depresi di Indonesia mencapai 6 persen atau sekitar 14 juta orang.

NASIONAL | 25 Juli 2018

120 Ponpes Jabar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Ada banyak alasan mengapa Jokowi ini dianggap layak meneruskan kembali pemerintahannya.

NASIONAL | 25 Juli 2018

Proyek NSLIC untuk Memajukan Daerah

Ada enam daerah yang mendapatkan responsive innovation fund (RIF).

NASIONAL | 25 Juli 2018

LDC Indonesia Dorong Peningkatan Kapasitas Guru dan Murid

Program sosial ini diharapkan memberi manfaat kepada lebih dari 500 murid dan 30 guru.

NASIONAL | 25 Juli 2018

KPK Geledah Lapas Sukamiskin

Dalam OTT terhadap Wahid dan Fahmi, tim penyidik sempat menyegel dua sel narapidana.

NASIONAL | 25 Juli 2018

Kempupera Bangun Rusunawa Khusus ASN di Gorontalo Utara

Rusunawa tersebut diperuntukkan untuk menampung 50 kepala keluarga (KK).

NASIONAL | 25 Juli 2018

KLHK Usulkan 3 Cagar Biosfer Baru ke UNESCO

Cagar biosfer yang diusulkan yaitu Berbak Sembilang, Betung Kerihun Danau Sentarum, dan Rinjani.

NASIONAL | 25 Juli 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS