Angka Penderita GERD di Indonesia Terus Meningkat
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Angka Penderita GERD di Indonesia Terus Meningkat

Jumat, 31 Agustus 2018 | 15:41 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta - Angka penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dinilai terus meningkat. Hasil studi yang tercantum dalam Jurnal Digestive Endoscopy pada 2009 menunjukkan, diare, gastroenteritis, dispepsia dan GERD menempati penyakit terbanyak yang menyebabkan pasien berobat rawat jalan.

Dokter spesialis penyakit dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Fahrial Syam, mengatakan, semakin meningkatnya angka GERD disebabkan semakin merebaknya gaya hidup tidak sehat. Padahal, penyakit tersebut dapat dicegah dengan modifikasi gaya hidup, berupa menghindari fast food yang bisa memicu GERD.

"Fast food sesuai namanya, membuat kita makan terburu-buru. Padahal, tidak mengunyah makanan dengan baik, akan membuat lambung bekerja lebih lama dan terjadinya reflux," ungkap Prof Fahrial Syam di sela peluncuran Yayasan Gastroenterologi Indonesia, di Jakarta, Jumat (31/8).

Prof Fahrial menambahkan, penyakit GERD memang tidak membahayakan jiwa. Namun, penderita penyakit tersebut sebagian besar mengalami kecemasan dan salah satunya ketakutan akan mati.

"Penderita GERD mengalami panas di dada dan kondisi perut yang tidak nyaman. Bahkan, bisa membuat terbangun di malam hari sehingga kualitas hidup menurun," jelasnya.

Namun, lanjut Prof Ari, apabila dibiarkan GERD dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Hal ini terjadi karena asam lambung yang naik dapat menyebabkan luka pada dinding dalam kerongkongan, sehingga yang awalnya hanya berupa perlukaan, lama kelamaan semakin luas dan bisa menyebabkan penyempitan kerongkongan bawah. Bahkan, GERD dapat menyebabkan perubahan struktur dari dinding dalam kerongkongan yang menyebabkan terjadinya penyakit Barrett’s yang merupakan lesi pra kanker.

"Di luar saluran cerna, asam lambung yang tinggi dapat menyebar ke gigi, tenggorokan, pita suara, saluran pernafasan bawah bahkan sampai paru-paru," katanya.

Prof Ari mengatakan, dokter-dokter spesialis konsultan gastroenterohepatologi (KGEH) yang juga merupakan pengurus besar Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) dan Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) akhirnya mendirikan Yayasan Gastroenterologi Indonesia (YGI).

"YGI merupakan yayasan nonprofit yang salah satu tujuannya mensosialisasikan informasi-informasi mutakhir seputar permasalahan kesehatan pencernaan kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas diantaranya melalui situs resmi," tutupnya.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

KPK Telisik Pertemuan Hakim Pengadilan Medan Terkait Suap Pemulusan Perkara

Baru satu Hakim PN Medan yakni, Merry Purba yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

Banyak Kematian Mendadak, Calon Jenderal Polisi Wajib Tes Kesehatan

Tes kesehatan tersebut didasari sejumlah kematian mendadak yang menimpa perwira menengah Polri akhir-akhir ini.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

Menko Polhukam Tegaskan Strategisnya Peran Camat

"Seluruh camat harus jadi garda terdepan. Perannya begitu sangat strategis," ujar Wiranto.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

Revisi Perpres JKN Belum Penuhi Hak Anak

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, mengatakan, secara umum revisi Perpres ini belum memihak pada anak. Sebagai contoh, fasilitas kesehatan yang penting seperti Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) masih sangat kurang, sehingga mencegah pengobatan dan perawatan khusus yang dibutuhkan agar tidak terjadi kegagalan organ vital.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

KPK: Eni Saragih Selalu Lapor ke Idrus Marham soal Uang dari Bos Blackgold

Sebagian uang suap digunakan untuk Munaslub Golkar, di mana pada saat itu IM menjabat sekjen.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

KPU Tetapkan DPT Sulteng 1,9 Juta Orang

Jumlah DPT itu tersebar di 13 kabupaten dan kota di Sulteng.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

679 Mahasiswa Asing Belajar Budaya Indonesia

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali mengundang 679 mahasiswa asing dari 94 negara untuk belajar bahasa, seni, dan budaya di Tanah Air selama tahun akademik 2018/2019.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

Truk Tangki Terbatas, BPBD di Jatim Kesulitan Memasok Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Di Kabupaten Bondowoso, untuk mendapatkan air bersih warga harus berjalan kaki melewati jurang pegunungan yang terjal.

NASIONAL | 31 Agustus 2018

Irwandi Yusuf Kembalikan Uang Rp 39 Juta ke KPK

Gubernur Irwandi melalui Hendri dan Syaiful diduga menerima suap Rp 500 juta

NASIONAL | 31 Agustus 2018

Rancang Peraturan Baru, Pemerintah Pusat Tunda 318 Usulan Pemekaran Daerah

Perhitungan potensi daerah dan beban terhadap negara menurutnya juga dibuat berbeda dari aturan sebelumnya.

NASIONAL | 31 Agustus 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS