Hentikan Dugaan Mahar Politik, Bawaslu Melanggar Kode Etik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hentikan Dugaan Mahar Politik, Bawaslu Melanggar Kode Etik

Minggu, 2 September 2018 | 20:04 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta - Mantan Anggota Bawaslu Wahida Suaib menilai ketua dan anggota Bawaslu RI patut diduga melanggar kode etik penyelenggara pemilu. Hal tersebut terjadi setelah Bawaslu tidak melanjutkan laporan dugaan mahar politik yang dilakukan Sandiaga Uno. Menurut Wahidah, Bawaslu melanggar kode etik karena tidak taat aturan, tidak adil dan tidak profesional dalam menangani laporan dugaan mahar tersebut.

"Saya pikir, kalau ada dugaan kuat ada pelanggaran kode etik (Bawalsu), sah-sah saja untuk dilaporkan, baik pelapor, masyarakat atau pegiat pemilu. Ada indikasi kuat melanggar kode etik," ujar Wahidah saat diskusi bertajuk "Bawaslu, Macam Mandor di Zaman Belanda" di D'Hotel, Setia Budi, Menteng, Jakarta, Minggu (2/8).

Menurut Wahidah, Bawaslu tidak profesional menangani kasus dugaan mahar politik ini. Pasalnya, Bawaslu mengambil kesimpulan tanpa memeriksa semua pihak terkait secara komprehensif.

"Mereka nggak profesional. Profesional itu adalah mengambil kesimpulan setelah mendengarkan keterangan semua pihak. Pihak terlapor (Sandiaga Uno) tidak didengarkan keterangannya," ungkap dia.

Wahida menilai tidak ada alasan bagi Bawaslu untuk tidak memanggil Sandiaga atau pihak terkait seperti pimpinan PAN dan PKS yang disebutkan oleh Andi Arief dalam cuitannya. Sandiaga, kata dia, juga butuh ruang untuk memberikan keterangan dan pembelaan dalam proses penanganan kasus dugaan mahar tersebut.

"Sejatinya tidak ada alasan. Dia (Sandiaga) berhak untuk memberikan pembelaan, memberikan keterangan agar apa yang tertulis di media bisa menjadi terang," tandas dia.

Dalam konteks tersebut, lanjut Wahidah, Bawaslu bisa dinilai tidak adil, tidak transparan dan melanggar aturan ketika tidak memanggil Sandiaga. Tidak masalah, kata dia, jika kemudian Sandiaga tidak hadir atau tidak memenuhi undangan Bawaslu.

"Terlapor (Sandiaga) belum pernah dimintai keterangan, diperiksa, kenapa langsung disimpulkan tidak terdapat bukti. Ini sebenarnya cara-cara yang tidak tuntas dan melanggar aturan. Padahal, namanya kode etik kan, taat aturan, kemudian transparansi, berlaku adil. Dengan proses ini, bisa mereka dinilai tidak berlaku adil," pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, Bawaslu tidak melanjutkan penanganan kasus dugaan mahar politik Sandiaga. Pasalnya, laporan tersebut tidak bisa dibuktikan secara hukum dan bukti-bukti yang disediakan pelapor minim untuk membuktikan terjadinya mahar politik. Apalagi saksi kunci Andi Arief tidak memberikan keterangan atau klarifikasi atas dugaan mahar tersebut.

Dugaan mahar politik ini dilaporkan oleh Wakil Ketua Umum LSM Federasi Indonesia Bersatu, Frits Bramy Daniel pada 14 Agustus 2018. Setelah diperiksa, Bawaslu menyatakan laporan tersebut memenuhi syarat formil dan materiel dan diregister dengan laporan Nomor: 01/LP/PP/RI/00.00/VIII/2018 pada tanggal 16 Agustus 2018.

"Terhadap pokok laporan nomor 01/LP/PP/RI/00.00/VIII/2018 yang menyatakan diduga telah terjadi pemberian imbalan berupa uang oleh Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS pada proses pencalonan presiden dan wakil presiden tidak dapat dibuktikan secara hukum," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam keterangannya, Jumat (31/8).

Bawaslu, kata Abhan, tidak menemukan dugaan pelanggaran yang dilanggar oleh Sandiaga Uno. Dalam proses klarifikasi, pelapor dan para saksi ternyata adalah pihak yang tidak melihat, mendengar, atau mengalami secara langsung peristiwa yang dilaporkan oleh pelapor.

"Pelapor dan saksi hanya mendengar dari keterangan pihak lain atau testimunium de auditusehingga tidak memiliki kekuatan dalam pembuktian," tegasnya.

Pelapor mengaku kecewa dengan keputusan Bawaslu tersebut. Mereka menilai Bawaslu tidak obyektif dan profesional dalam menangani dugaan mahar ini. Pelapor juga berencana melaporkan juga Ketua dan Anggota Bawaslu ke DKPP pada Senin (3/9) besok.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

BOLA | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings