Bupati Buton Selatan Segera Diadili Atas Kasus Suap

Bupati Buton Selatan Segera Diadili Atas Kasus Suap
Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat mengenakan rompi oranye seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/5). KPK resmi menahan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat dan kontraktor Tony Kongres, sekaligus menyita barang bukti uang sebesar Rp 409 juta terkait proyek pekerjaan pemerintah di Kabupaten Buton Selatan. ( Foto: ANTARA FOTO / Rivan Awal Lingga )
Fana Suparman / WM Rabu, 10 Oktober 2018 | 20:20 WIB

 

Jakarta - Bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat, bakal segera diadili atas kasus dugaan suap terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Buton Selatan. Tim Jaksa KPK telah melimpahkan surat dakwa‎an terhadap Agus ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari. Persidangan perdana Agus dijadwalkan Pengadilan Tipikor Kendari pada Senin (15/10).

"Persidangan dijadwalkan hari Senin depan, 15 Oktober 2018," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/10).

Dikatakan Febri, KPK telah mengantongi keterangan dari 28 saksi untuk merampungkan berkas perkara Agus Feisal Hidayat. Keterangan dari 28 saksi telah dimasukkan ke dalam dakwaan untuk menguatkan tindak pidana korupsi Agus Feisal Hidayat.

"Dalam proses penyidikan telah diperiksa sekitar 28 orang saksi," katanya.

Puluhan saksi tersebut terdiri dari unsur Kadis Pendidikan Kabupaten Buton Selatan, Kapokja 3 ULP TA 2017, pihak swasta,‎ Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Buton Selatan, Kadis Perhubungan Kabupaten Buton Selatan‎, Kadis Pendidikan Kabupaten Buton Selatan. Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, ajudan Bupati dari polri, serta PNS di Pemkot Baubau juga sudah diperiksa KPK.

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek-proyek di lingkungan Buton Selatan. Tak hanya Agus, status tersangka juga disematkan KPK terhadap Tonny Kongres, dan kontraktor dari PT Barokah Batauga Mandiri.

Agus Feisal diduga menerima suap sebesar Rp 409 juta dari Tonny terkait proyek-proyek pengerjaan di lingkungan Pemkab Buton Selatan. Sebagian sumber dana diduga berasal dari sejumlah kontraktor yang menggarap proyek di Buton Selatan. Sementara Tonny Kongres diduga sebagai koordinator dan pengepul dana untuk diberikan kepada Agus Feisal.



Sumber: Suara Pembaruan