Mikroplastik Dalam Tinja, Bagaimana Konsumen Ikan di Indonesia?
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mikroplastik Dalam Tinja, Bagaimana Konsumen Ikan di Indonesia?

Jumat, 26 Oktober 2018 | 05:56 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Jakarta - Sejumlah ilmuwan menemukan mikroplastik pada tinja sehingga kemungkinan partikel plastik berukuran kecil itu ada dalam lambung manusia karena konsumsi makanan atau minuman.

Penulis penelitian Dr Phillip Schwabl dari University of Vienna mengatakan bahwa setiap orang dari delapan grup memiliki mikroplastik dalam tinja mereka, rata-rata sekitar 20 partikel untuk setiap 3,5 ons (99,2 gram) tinja, demikian laporan CBSNews yang ditulis Antara, Kamis (25/10).

Lebih dari 95 persen partikel berasal dari plastik kemasan makanan dan penyimpanan. Plastik-plastik tersebut meliputi polipropilena (PP) dalam tutup botol, polietilena tereftalat (PET) yang digunakan dalam botol minuman, polistirena dalam peralatan dan cangkir plastik, dan polietilena dalam kantong plastik dan wadah penyimpanan.

Schwabl mengatakan bahwa dirinya menemukan data ajaib. Namun, terlalu dini menyimpulkan apakah partikel-partikel plastik itu dapat membahayakan orang. “Kami melihat semakin banyak bukti bahwa mikroplastik berada dalam tubuh orang. Sekarang, kita perlu memikirkan mengenai bagaimana hal itu berdampak pada kesehatan manusia,” ungkap Kenneth Spaeth, kepala pengobatan okupasi dan lingkungan di Northwell Health di Great Neck, New York.

Baca : Pengelolaan Sampah di Pelabuhan Muara Baru Diperketat

Sebelumnya, penelitian terkini menyusul laporan pekan lalu bahwa mikroplastik ditemukan dalam 90 persen garam meja. Sampel garam dari 21 negara di Eropa, Amerika Utara dan Selatan, Afrika dan Asia dianalisis; dari 39 merek garam diuji, 36 mengandung mikroplastik, berdasarkan laporan National Geographic.

Mikroplastik berakhir pada makanan melalui kemasan plastik atau bisa masuk ke rantai makanan dengan dimakan oleh kehidupan laut, kata Schwabl. "Dalam penelitian kami, sebagian besar peserta minum cairan dari botol plastik, tetapi juga konsumsi ikan dan makanan laut adalah hal yang biasa," ujarnya Schwabl.

Sejauh ini belum ada penelitian pada manusia yang menunjukkan bagaimana mikroplastik dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Tetapi, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa partikel mikroplastik mampu memasuki aliran darah, sistem limfatik dan hati.

Baca : Konsumen Ikan Perlu Mewaspadai Sampah Plastik yang Meningkat

Sementara itu, masyarakat Indonesia yang sering mengonsumsi ikan harus semakin waspada dan hati-hati. Pasalnya, ikan yang terkontaminasi sampah plastik di sejumlah perairan Indonesia diduga semakin meningkat. Apalagi, sampah yang masuk ke laut (marine debris) di Indonesia menempati peringkat kedua di dunia.

Akumulasi dari sampah plastik di perairan pesisir dan laut Indonesia mengalami proses pelapukan dan terurai menjadi mikroplastik. Mikroplastik ini dapat terkonsumsi oleh ikan kecil, ikan sedang dan predator yang selanjutnya masuk ke dalam rantai makanan (food chain).

Kekhawatiran tersebut diperkuat dengan penelitian pada tahun 2015 dari Universitas Hassanudin. Sebanyak 76 ikan yang diteliti dari 11 spesies, terbukti 28% ikan tersebut memakan mikroplastik ukuran 0.1–1.6 mm di Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Poutere, Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca : Pemkot Denpasar Ajak Warga Kurangi Penggunaan Plastik

Kondisi ini menunjukkan agar konsumen ikan di Indonesia juga perlu hati-hati karena ancaman mikroplastik sudah di depan mata.
Mudah-mudahan fakta dan penelitian ini semakin menguatkan berbagai pihak dalam mengurangi sampah, khususnya plastik, yang dibuang atau bermuara ke laut.

Semoga Our Ocean Conference (OOC) 2018 yang digelar di Bali pun bisa menemukan solusi dan aksi nyata untuk mengurangi tingkat pencemaran laut secara global, dan khususnya di Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cegah Omicron, Kapolri Tekankan Disiplin Prokes hingga Vaksinasi Booster

Kapolri mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga prokes dan melakukan vaksinasi ketiga atau booster untuk mencegah varian Omicron.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Usut Dugaan Korupsi Garuda, Kejagung Koordinasi dengan KPK

Kejagung akan berkoordinasi dengan KPK dalam penyidikan dugaan korupsi PT Garuda Indonesia untuk mencegah terjadinya nebis in idem.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Dukung Presidensi G-20, Gernas BBI Kampanyekan Kendaraan Listrik

Gernas BBI menampilkan kendaraaan listrik produksi dalam negeri sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup yang diusung dalam Presidensi G-20.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Masyarakat Pasundan Bersatu Deklarasi Dukung La Nyalla Jadi Presiden 2024

Ribuan masyarakat Pasundan Bersatu mendeklarasikan Dukungan ke Ketua DPD La Nyalla Mattalitti untuk maju sebagai calon Presiden 2024.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Heru Hidayat Divonis Nihil, Ini Tanggapan KY

Komisi Yudisial (KY) bersikap terbuka bila dipandang ada dugaan pelanggaran dari majelis hakim dalam menetapkan vonis tersebut.

NASIONAL | 19 Januari 2022

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 19-20 Januari

Gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 19-20 Januari 2022.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Kemendagri Beberkan Empat Strategi Percepatan Realisasi APBD

Kemendagri memaparkan empat strategi percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Seleksi PTKIN Dibuka, Menag Ingatkan Peningkatan Mutu

Menag mengingatkan agar PTKIN tidak semata fokus pada perluasan akses, tetapi juga harus berorientasi pada peningkatan mutu.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Putusan Heru Hidayat, Jaksa Agung Tegaskan Ajukan Banding

Jaksa Agung menegaskan tidak ada cara lain selain mengajukan banding terhadap putusan vonis nihil itu terhadap Heru Hidayat.

NASIONAL | 19 Januari 2022

Nadiem: Kemendikbudristek selalu Berpihak pada Guru Honorer

Proses rekrutmen guru honorer yang dilakukan Kemendikbudristek selalu berpihak pada guru honorer.

NASIONAL | 19 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
IBL: Pelita Jaya Petik Kemenangan Ketiga Beruntun

IBL: Pelita Jaya Petik Kemenangan Ketiga Beruntun

OLAHRAGA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings