Jahe untuk Masyarakat Prasejahtera
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jahe untuk Masyarakat Prasejahtera

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 23:49 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Gunungkidul - Lembaga Pendamping Usaha Buruh Tani Nelayan Keuskupan Agung Semarang (LPUBTN KAS) di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, merintis gerakan penanaman jahe untuk mendongkrak pendapatan ekonomi keluarga miskin dan prasejahtera.

Gerakan pengembangan tanaman jenis empon-empon dengan menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Dusun Gading V, Desa Gading, Kecamatan Playen, akan difokuskan untuk memperkuat kantong ketahanan pangan selain usaha tanaman sayuran yang telah berjalan sebelumnya.

Implementator program kemitraan LPUBTN KAS di Gunungkidul, FX Endro Tri Guntoro mengatakan, pengembangan usaha tanaman jahe sebagai semangat yang terus dikembangkan dalam membangun pemahaman dalam pemanfaatan lahan pekarang kosong bagi keluarga petani dengan nilai ekonomi.

"Jahe kami pilih karena termasuk tanaman empon-empon yang cocok dengan kondisi pertanian tadah hujan di Gunungkidul," kata Endro relawan LPUBTN KAS di pelatihan pembuatan pupuk sebagai langkah persiapan awal merintis gerakan jahe, SAbtu (27/10).

Sesuai misi kehadiran LPUBTN KAS di Gunungkidul sebagai lembaga konsen menemani kelompok tani, pelatihan persiapan produksi pupuk kompos digelar untuk memulai tahapan pengembangan bisnis jahe ini. Para peserta memperoleh pelatihan memproduksi pupuk organik dari sampah dedaunan dan kotoran ternak peliharaan, sekam, dan tanah dan pasir sebagai media tanam jahe paling baik.

Selain itu, penanganan khusus tanaman jahe dari mulai tanam bibit rimpang, perawatan, prapanen, sampai panen dan pemasaran. Endro mengatakan, peluang usaha bisnis jahe dipilih bukan tanpa alasan. Pasalnya, saat ini ada beberapa perusahaan produksi obat, perusahaan jamu, serta pasar lokal yang ke depan sudah siap menangkap hasil panen petani jahe.

"Lembaga kami mengawali dari mulai pendampingan penanaman sampai pemasaran dengan menghubungkan langsung kelompok petani jahe dengan pihak-pihak yang membutuhkan untuk ragam kebutuhan produksi. Tentu dengan menjaga dengan baik harga setelah panen nanti," tambahnya.

Kepada peserta latihan, Endro juga meyakinkan, komoditas tanaman jahe yang dikenalkan dalam pelatihan memiliki beragam manfaat baik untuk dikonsumsi masyarakat. Konsumsi jahe dapat membantu menjaga stamina kesehan tubuh masyarakat dan mengatasi berbagai gangguan penyakit, baik dalam kajian keilmuan kesehatan maupun tradisonal kebudayaan masyarakat Indonesia secara turun temurun.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Dusun Gading V, Desa Gading, Kecamatan Playen, dipilih dalam uji coba pengembangan tanaman jahe juga dipandang tepat. Kekompakan wanita tani yang dipimpin Natalia Suminem pernah ditunjukkan dengan menyabet penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tingkat DIY Tahun 2017 serta berlanjut KWT terbaik.

Melalui KWT Mekar ini, LPUTBN KAS juga akan menyiapkan dapur pembibitan jahe untuk dilebarkan lebih luas dengan KWT desa yang lain, taruna tani, maupun organisasi dan kelompok masyarakat yang turut berminat mengembangkan produktivitas jahe.

Natalia Suminem menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan LPUBTN KAS. Setelah pelatihan yang diikuti 50 anggota KWT ini akan segera ditindaklanjuti dengan persiapan pembuatan pupuk organik yang harus siap sebelum datang musim penghujan. Anggota KWT Mekar juga telah sanggup menyiapkan lahan untuk penanaman jahe melalui pot atau polibag di pekarangan masing-masing, termasuk di lahan demplot yang sudah ada.

Istipramono selaku pengurus LPUBTN KAS membenarkan langkah progresif relawannya di Gunungkidul. Lembaga yang dipimpinnya telah berusia puluhan tahun dalam dalam gerakan karya pelayanan kelompok tani buruh dan nelayan untuk perjuangan mewujudkan kesejahteraan umum.

Jahe memang komoditas yang tidak perlu dikuatirkan dalam pemasaran. Terlebih banyak industri yang muncul tidak hanya jamu dan obat-obatan tradisional, melainkan sudah merambah inovasi baru, seperti sirup dan ragam pangan olahan kreatif lainnya.

Menurut Isti, yang tengah dikenalkan relawannya di Gunungkidul oleh KWT sebenarnya cukup positif sebagai gerakan pemberdayaan. Pada saatnya nanti, LPUBTN perlu meningkatkan kerja sama tidak hanya memproduksi jahe dan menjualnya secara mentah, tetapi naik tahap berikutnya, yakni pengolahan pangan kreatif dengan tetap menggunakan bahan dasar jahe yang kini semakin beragam jenisnya.

"Tentu olahan inovasi kreatif berbahan jahe ini juga akan memperkuat Gunungkidul yang kini melejit dengan predikat kota tujuan pariwisata. Peluang ini harus kita ditangkap bersama-sama," kata Isti.

Di beberapa kota dan daerah, LPUBTN KAS merintis berbagai gerakan pemberdayaan masyarakat, mulai pengembangan koperasi credit union (CU), koperasi konsumen untuk kelompok buruh Semarang, pertanian edukatif di Sleman, produk kopi, wirabeasiswa kambing untuk pelejar, dan penguatan usaha kelompok tambak udang pantura.

Selain itu, juga ada industri kecil pembuatan sabun sampo bahan sere, pengembangan sorgum, dan ragam aktivitas lain yang menjadi implementatif ajaran sosial gereja yang harus berani mewujudkan bonnum comune atau kesejahteraan umum yang tidak hanya dirasakan satu kelompok saja, tetapi sudah harus menjangkau semua orang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Politikus PKB Ini Yakin Kasus Bendera Tak Akan Bisa Dipolitisasi

Maman Imanulhaq menyatakan, pihaknya yakin bahwa upaya menyeret kasus pembakaran bendera di Garut ke arah politis, takkan berhasil.

NASIONAL | 26 Oktober 2018

Peringati Sumpah Pemuda, Almisbat Gelar Kompetisi Futsal se-Jabodetabek

Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke 90, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar kompetisi Futsal se-Jabodetabek

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Walau Kasus Ratna Dihentikan Bawaslu, Rakyat Tahu Siapa yang Bohong

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghentikan proses penyelidikan dugaan pelanggaran aturan pemilu terkait kebohongan Ratna Sarumpaet

NASIONAL | 26 Oktober 2018

90 Tahun Sumpah Pemuda, Generasi Milenial Diminta Berdaya Saing dan Berdaya Pikat

Politisi Muda PDI-P Stefanus Asat Gusma menilai, semangat dan nilai-nilai perjuangan Sumpah Pemuda masih sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi Indonesia

NASIONAL | 27 Oktober 2018

KPK Cegah Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ke Luar Negeri

KPK masih irit bicara mengenai pencegahan ke luar negeri terhadap Taufik.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Tangkap Dalang Pemasangan Spanduk Ujaran Kebencian di Tanjung Balai

Polisi harus tangkap dalang ujaran kebencian di Tanjung Balai.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

KPK Tetapkan 3 Petinggi Anak Usaha Sinar Mas Tersangka Suap

3 petinggi anak usaha Sinar Mas tersebut terkait OTT KPK pada Jumat (26/10).

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Gratiskan Tol Suramadu, Presiden: Ini Bukan Politik

Apabila terkait dengan politik, Jokowi menegaskan bahwa dia baru akan menggratiskan Suramadu pada Maret tahun depan.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Pemilihan Rektor Unpad Ditunda

Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran di Bandung menunda pemilihan dan penetapan Rektor Unpad periode 2019-2024.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Dari Yogyakarta Ansor dan Tokoh Dunia Cetuskan Seruan Nusantara

Pengukuhan Seruan Nusantara ini lantaran ada sebagian kecil kelompok yang ingin mengubah konsensus negara Indonsia.

NASIONAL | 27 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS