1.335 Prajurit Kogasgabpad TNI Ditarik dari Sulteng
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

1.335 Prajurit Kogasgabpad TNI Ditarik dari Sulteng

Minggu, 28 Oktober 2018 | 00:03 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Palu - Setelah bertugas kurang lebih satu bulan, sebanyak 1.335 prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) ditarik dari Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Mereka kembali ke satuan masing-masing untuk siap berlatih dan siaga operasional.

Hal tersebut dikatakan Panglima Kogasgabpad Mayjen Tri Soewandono saat melepas keberangkatan pasukan dari Divisi Infanteri 3/Kostrad menuju Makassar, dengan menggunakan KRI Makassar 590 melalui Pelabuhan Laut Pantoloan, Kota Palu, Sulteng, Sabtu (27/10).

“Sebanyak 1.335 Prajurit TNI tersebut terdiri atas Brigif Para Raider-3/Kostrad, Batalyon Infanteri Para Raider 431/Satria Setia Perkasa (Yonif Para Raider 431/SSP), Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ), Batalyon Artileri Medan 6/Tamarunang (Yon Armed 6/TMR) dan Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang 16/Maleo (Yon Arhanudse 16/Maleo),” kata Mayjen Tri Soewandono.

Tri Soewandono mengucapkan dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada para rajurit TNI dari jajaran Divisi Infanteri 3/Kostrad yang telah menunjukkan kehebatan, semangat, dan tidak ada pelanggaran dalam melaksanakan tugas membantu warga korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulteng. “Kalian adalah pioner. Saat masyarakat sedang tidak berdaya, kalian hadir untuk memberikan pertolongan. Apalah artinya Panglima Kogasgabpad tanpa ada prajurit yang hebat seperti kalian,” ujarnya.

Dikatakan, sejarah mencatat bahwa Sulteng yang dilanda gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi bisa cepat pulih karena adanya campur tangan semua komponen bangsa, termasuk prajurit TNI. Semua saling bahu membahu untuk melaksakan tugas bantuan kemanusiaan. “Terima kasih atas kerja keras kalian. Saya bangga dan hormat kepada kalian. Selamat berjumpa dengan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Polhukam Wiranto saat menggelar konferensi pers di Palu, Jumat (26/10) mengatakan bahwa keputusan Masa Tanggap Darurat Penanganan Bencana Alam di Sulteng tidak diperpanjang dan telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Sulteng No. 466/425/BPBD/2018, tertanggal 25 Oktober 2018.

“Hal ini berarti masa tanggap darurat selesai dan dilanjutkan dengan penetapan status Masa Transisi Darurat Menuju Pemulihan,” kata Wiranto. Dikatakan, kondisi Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala saat ini sudah mulai pulih, sehingga personel TNI secara berangsung-angsur akan ditarik.

Pasukan TNI yang akan ditarik adalah pasukan yang pertama datang, yaitu prajurit Kostrad dari Makassar, karena saat itu sangat dibutuhkan untuk pengamanan dari penjarahan serta untuk penyelamatan dan pencarian korban serta evakuasi. “Pekerjaan-pekerjaan tersebut sudah tidak ada lagi. Selanjutnya, mereka diperbantukan untuk mendirikan tempat-tempat pengungsian dan membantu mengkoordinasr kebutuhan dasar di pengungsian,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jahe untuk Masyarakat Prasejahtera

Jahe memang komoditas yang tidak perlu dikuatirkan dalam pemasaran. Industri terkait jahe juga beragam, tidak hanya jamu dan obat-obatan tradisional.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Politikus PKB Ini Yakin Kasus Bendera Tak Akan Bisa Dipolitisasi

Maman Imanulhaq menyatakan, pihaknya yakin bahwa upaya menyeret kasus pembakaran bendera di Garut ke arah politis, takkan berhasil.

NASIONAL | 26 Oktober 2018

Peringati Sumpah Pemuda, Almisbat Gelar Kompetisi Futsal se-Jabodetabek

Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke 90, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar kompetisi Futsal se-Jabodetabek

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Walau Kasus Ratna Dihentikan Bawaslu, Rakyat Tahu Siapa yang Bohong

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghentikan proses penyelidikan dugaan pelanggaran aturan pemilu terkait kebohongan Ratna Sarumpaet

NASIONAL | 26 Oktober 2018

90 Tahun Sumpah Pemuda, Generasi Milenial Diminta Berdaya Saing dan Berdaya Pikat

Politisi Muda PDI-P Stefanus Asat Gusma menilai, semangat dan nilai-nilai perjuangan Sumpah Pemuda masih sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi Indonesia

NASIONAL | 27 Oktober 2018

KPK Cegah Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ke Luar Negeri

KPK masih irit bicara mengenai pencegahan ke luar negeri terhadap Taufik.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Tangkap Dalang Pemasangan Spanduk Ujaran Kebencian di Tanjung Balai

Polisi harus tangkap dalang ujaran kebencian di Tanjung Balai.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

KPK Tetapkan 3 Petinggi Anak Usaha Sinar Mas Tersangka Suap

3 petinggi anak usaha Sinar Mas tersebut terkait OTT KPK pada Jumat (26/10).

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Gratiskan Tol Suramadu, Presiden: Ini Bukan Politik

Apabila terkait dengan politik, Jokowi menegaskan bahwa dia baru akan menggratiskan Suramadu pada Maret tahun depan.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Pemilihan Rektor Unpad Ditunda

Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran di Bandung menunda pemilihan dan penetapan Rektor Unpad periode 2019-2024.

NASIONAL | 27 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS