Wagub Maluku: Agama Harus Jadi Kekuatan Integrasi Bangsa
Logo BeritaSatu

Wagub Maluku: Agama Harus Jadi Kekuatan Integrasi Bangsa

Minggu, 28 Oktober 2018 | 15:58 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Ambon - Wakil Gubernur Provinsi Maluku sekaligus Ketua Umum Panitia acara Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Pertama 2018, Zeth Sahuburua menegaskan bahwa agama-agama harus menjadi kekuatan integrasi bangsa. Menurut Zeth, agama harus menjadi kontrol sosial yang efektif dalam kehidupan bermasyatakat.

"Agama harus menjadi sarana kontrol sosial yang efektif dan kekuatan integrasi bangsa," ujar Zeth Sahaburua dalam sambutannya di acara Pembukaan Pesparani Katolik 1 2018 di Lapangan Merdeka Kota Ambon, Maluku, Sabtu (27/8) malam.

Zeth berharap agama tidak menjadi sumber perpecahan dan konflik di tengah masyarakat. Agama harus bisa menciptakan harmonisasi khusus tahun-tahun politik. Agama tidak boleh dimanfaatkan demi kepentingan politik semata.

"Agama harus menjaga harmonisasi dan kekuatan integrasi demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tandas dia.

Dalam konteks itu, Zeth menilai acara Pesparani menjadi penting untuk mewartakan persatuan dan integrasi bangsa Indonesia yang sangat majemuk termasuk agama. Sebagai acara agama Katolik, kata dia, Pesparani harus memberikan kontribusi mewartakan persaudaraan dalam dan persatuan.

"Pesparani ini merupakan salah cara untuk membuktikan kematangan dan kemampuan kita dalam mengelola salah satu aspek kemajemukan, yakni agama-agama. Melalui Pesparani, kita menkreasikan kemajemukan agama dengan kekhasannya nilainya masing-masing," terang dia.

Sebagai Ketua Umum Panitia, Zeth merasakan bagaimana persatuan, kerja sama dan persaudaraan terjadi dalam persiapann dan pelaksanaan acara Pesparani Katolik di Maluku. Masyarakat Maluku lintas agama juga sangat mendukung bahkan sebagian terlibat dalam Panitia Pesparani.

"Pesparani harus dipandang sebagai salah satu wujud partisipasi umat beragama dalam pembangunan nasional khususnya dalam bidang spiritual untuk mencapai masyarakat adil dan makmur, mempererat tali persaudaraan rasa kebersamaan di tengah-tengah kebhinekaan dalam rangka mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa sehingga mampu menciptakan nuansa kehidupan dan kerukunan hidup beragama yang permanen atas dasar pela gandong atau hidup orang basaudara," ungkap dia.

Lebih lanjut, Zeth mengatakan bahwa dalam Pesparani akan digelar 12 mata lomba, yang terdiri dari Paduan Suara, Cerdas Cermat, Baca Mazmur dan Bertutur Kitab Suci. Lomba ini diikuti oleh kontingen dari 34 Provinsi dari Aceh sampai Papua.

"Peserta lomba berjumlah 4.804 orang, undangan yang hadir 200 orang, pendukung acara 989 orang, peserta ibadah, dewan juri, panitia pusat dan daerah, serta para penggembira kurang lebih 4.490 orang. Yang hadir kurang lebih 12.000 orang," kata Zeth.

Sebagaimana diketahui, Pesparani Katolik I diselenggarakan di Kota Ambon, Maluku selama sepekan, dari 27 Oktober 2018 hingga 2 November 2018. Selain perlombaan, acara Pesparani akan diisi dengan seminar nasional, pameran dan pentas seni.

Acara ini diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) dan panitia lokal di Maluku. LP3KN adalah lembaga yang direstui oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan difasilitasi oleh Pemerintah untuk menyelenggarakan Pesparani secara periodik.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Denpasar Raih Anugerah Pandu Negeri

Kota Denpasar menjadi satu-satunya daerah di Bali yang meraih tata kelola pemerintahan terbaik nasional.

NASIONAL | 28 Oktober 2018

Konser Simfoni Kesejukan untuk Pendidikan Papua

Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP) berkolaborasi dengan Yayasan Musik Amadeus Indonesia menggelar konser amal untuk menggalang pendidikan Papua

NASIONAL | 28 Oktober 2018

Menkumham Percepat Upaya Peningkatan IT Layanan Publik

Mendirikan PT sudah cepat.

NASIONAL | 28 Oktober 2018

Peduli Anak, Polisi Sultra Raih Frans Seda Award 2018

Brigadir Saleh mengatakan, sekolah tersebut dibangun karena ia melihat anak-anak kecil di desanya harus berjalan 5-8 km setiap pagi ke sekolah tetangga.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Dirjen Imigrasi Akui Pencekalan Taufik Kurniawan Atas Permintaan KPK

Dirjen Imigrasi Indonesia, Irjen Pol (Purn) Dr Drs Ronny Franky Sompie, mengakui, permintaan pencekalan dari KPK sudah diterima sejak Jumat (26/10) lalu.

NASIONAL | 28 Oktober 2018

Puan Maharani Beberkan Keberhasilan Program Revolusi Mental

Kemko Polhukam berhasil menekan pungutan liar (pungli) dengan adanya Tim Saber Pungli.

NASIONAL | 26 Oktober 2018

Jokowi Diminta Tandatangani Perpres Penguatan Bahasa Indonesia

Penggunaan bahasa asing bukan tidak diperbolehkan, tetapi harus mengutamakan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.

NASIONAL | 25 Oktober 2018

RI Penyumbang Sampah Plastik Kedua Terbesar Dunia

Banyaknya sampah plastik karena kurang kesadaran warga.

NASIONAL | 28 Oktober 2018

Jokowi Sebut Pembangunan SDM Jadi Prioritas

Presiden Jokowi mengatakan, melihat kemajuan saat ini, pemuda Indonesia akan dapat berkompetisi dan memiliki daya saing di tingkat global.

NASIONAL | 28 Oktober 2018

Tempuh 1.050 Km, Komunitas Fortuner Bantu Korban Gempa NTB

Tidak hanya di Desa Sembalun, rombongan juga memberikan bantuan di Desa Sugihan, Lombok Timur.

NASIONAL | 28 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS