Sikap Demokrat Dinilai Tak Lazim dalam Perjuangan Politik
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Sikap Demokrat Dinilai Tak Lazim dalam Perjuangan Politik

Kamis, 15 November 2018 | 15:22 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta - Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai, sikap yang ditunjukkan oleh Partai Demokrat tidak lazim dalam suatu perjuangan politik. Menurut dia, seharusnya keputusan partai harus dijalankan oleh anggota-anggotanya.

"Saya pikir yang dilakukan demokrat tidak lazim dalam suatu perjuangan politik. Karena apa? Demokrat kan suatu organisasi yang tentu anggotanya berkumpul disitu untuk mewujudkan perjuangan bersama," kata Emrus, di Jakarta, Kamis (15/11).

Partai Demokrat, kata dia, sudah menyatakan sikap politiknya di Pilpres 2019 dengan mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. Namun, kata dia, aneh ketika Partai Demokrat kemudian membebaskan kadernya menentukan pilihan capres-cawapres di Pilpres 2019.

"Nah partai telah membuat keputusan mengusung Prabowo-Sandi, idealnya setiap anggota harus in line dengan perjuangan atau keinginan suatu organisasi (Demokrat)," katanya.

Menurut Emrus, jika ada salah satu atau beberapa anggota yang menyimpang atau tidak ikut dalam barisan pendukung tersebut, maka bisa diprediksi organisasi tersebut lagi tidak solid.

"Secara teori organisasi, mereka harus solid dan bersatu untuk mewujudkan suatu tujuan bersama. Dalam konteks Pemilu ini kan mengusung Prabowo, ini mereka (Demokrat) memberi kebebasan seperti itu, berati tidak sama. Pertanyaan hipotesis saya adalah ada apa di internal Demokrat?," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Publik Hanya Tahu Jokowi Terasosiasi PDI-P, Prabowo itu Gerindra

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) lebih diuntungkan dalam Pemilu Legislatif (Pileg)

NASIONAL | 15 November 2018

Kiai Ma'ruf: Bukan Buta Mata tapi Buta Hati

Di acara peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, kembali bicara soal buta dan budek

NASIONAL | 14 November 2018

Perwakilan Guru dan ASN Jabar Kirim Karangan Bunga untuk Satgas Saber Pungli

Satgas Saber Pungli menerima karangan bunga dari Perwakilan Guru-Guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, dan Bandung

NASIONAL | 14 November 2018

Banyak CPNS Tak Lolos, Wakil Ketua Komisi II DPR Usulkan Tes Ulang

Sejumlah kepala daerah berharap standar kelulusan CPNS diturunkan.

NASIONAL | 15 November 2018

Sandiaga: Peluang Industri Halal Global Luar Biasa Besar

Potensi industri halal global dinilai menunjukkan tren yang menggembirakan.

NASIONAL | 15 November 2018

Keluarga Korban Lion Air PK-LQP Gugat Boeing

Keluarga korban Lion Air PK-LQP dari almarhum Dr Pratama telah menggugat The Boeing Company sebagai produsen pesawat Boeing 737 Max 8.

NASIONAL | 15 November 2018

Menpora Minta Pemuda Sebarkan Virus Bineka Tunggal Ika

Acara disuguhkan oleh tari-tarian daerah dan pementasan dari para peserta Kirab Pemuda 2018.

NASIONAL | 15 November 2018

Polda Jateng Siap Tangani Pelimpahan Kasus Bupati Boyolali

Polda Jawa Tengah siap menerima pelimpahan kasus Bupati Boyolali Seno Samodro yang diduga memaki calon presiden nomor urut 02.

NASIONAL | 15 November 2018

Agus Santoso Pensiun sebagai Dirjen Perhubungan Udara Sebelum Tragedi Lion Air

Tidak benar bahwa dirjen perhubungan udara dicopot karena kasus Lion Air.

NASIONAL | 15 November 2018

Polisi Gagalkan Penyelundupan 2.600 Kepiting ke Malaysia

Jika dirupiahkan, 2.609 ekor kepiting bakau selundupan itu senilai Rp 182 juta.

NASIONAL | 15 November 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS