Sumsel Jadi Pilot Project Program Selamatkan Rawa

Sumsel Jadi Pilot Project Program Selamatkan Rawa
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. ( Foto: antara )
Aichi Halik / AHL Kamis, 6 Desember 2018 | 21:53 WIB

Palembang - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menunjuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi pilot project dalam program selamatkan rawa sejahterakan petani atau Serasi.

Sumsel bersama Provinsi Kalimantan Selatan memiliki lahan rawa terluas di Indonesia sehingga dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurut Amran, Kementerian Pertanian membangunkan lahan tidur kurang lebih 500.000 hektare di Provinsi Sumsel.

Untuk tahap pertama, sebanyak 200.000 hektar, dimana diyakininya, jika program ini berhasil akan berpengaruh pada pendapatan petani di Provinsi Sumsel yang naik hingga mencapai Rp12 Triliun.

“Ini rencana besar kami fokus atas perintah Bapak Presiden. Kami (Kementerian Pertanian) diperintahkan untuk membangun lumbung pangan baru di Sumsel. Ada 500.000 hektar, tahap pertama 200.000 hektar tahun ini,” kata Amran di Palembang, Sumsel, Kamis (6/12).

Menurutnya, yang akan diterapkan adalah pertanian modern dengan mentransformasikan pertanian tradisional menjadi pertanian modern.

“Pendapatan petani bisa naik tiga kali lipat, sudah dua tahun, kita lakukan penelitian varietas baru yang cocok untuk daerah rawa. Produksinya enam ton, dulu petani produksinya 2 ton dengan varietas baru itu, bisa menyelesaikan daerah rawa produksi sebanyak enam ton, namanya Inpari, bisa tiga kali lipat pendapatan petani,” pungkas Amran.

[YOUTUBE]https://www.youtube.com/watch?v=Sihryl52S50' frameborder='0' allowfullscreen>



Sumber: BeritaSatu TV
CLOSE