Presiden Minta Humas Tidak Sebarkan Hoax, Fitnah dan Kebencian
Logo BeritaSatu

Presiden Minta Humas Tidak Sebarkan Hoax, Fitnah dan Kebencian

Senin, 10 Desember 2018 | 11:08 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / YUD

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Konvensi Nasional Humas 4.0 di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12). Konvensi mengusung tema “Humas 4.0 Tantangan Kebangsaan dan Reputasi Indonesia”. Menurut Presiden peran humas sangat penting di tengah perkembangan dunia yang semakin kompetitif.

Presiden mencontohkan, pemerintah ingin mendatangkan wisatawan mancanegara. Promosi dilakukan ke berbagai negara. Apabila pemberitaan kurang tepat, lanjut Presiden, para wisatawan tentu urung untuk berkunjung ke Indonesia.

Demikian pula terkait investasi. Menurut Presiden, pemerintah telah menyederhanakan dan mempercepat perizinan. Namun, hal itu percuma jika citra Indonesia tidak dibangun positif di mata internasional.

“Di sinilah pentingnya peran kehumasan. Pada dasarnya peran humas adalah mensosialisasikan pesan positif dan prestasi-prestasi kepada publik agar terbangun kepercayaan dan reputasi lembaganya,” kata Presiden dalam sambutannya.

Menurut Presiden, humas perusahaan akan membangun kepercayaan, dan reputasi. Tanpa memberitakan keburukan perusahaan yang lain. Apalagi, menebarkan hoax, fitnah maupun ujaran kebencian.

Begitu juga humas pemerintahan. “Berkewajiban membangun reputasi pemerintah, membangun trust masyarakat kepada pemerintah. Tanpa memberitakan keburukan siapapun. Apalagi, sekali lagi, menebarkan hoax, fitnah, ujaran kebencian,” tegas Presiden.

Presiden menuturkan, seluruh pihak prihatin terkati maraknya konten-konten negatif, berita provokatif, adu domba, termasuk kabar
bohong. Sebab, hal tersebut sangat tidak mengindahkan etika dalam menyampaikan informasi

Bahkan, menurut Presiden, dengan kepentingan tertentu memang sengaja disebar untuk membangkitkan rasa takut, dan pesimisme. Selain itu juga menebar ketakutan, kecemasan, kekhawatiran, dan juga perasaan-perasaan terancam.

Menghadapi itu semua, Presiden menyatakan, memang tidak cukup dengan regulasi dan penegakan hukum. Karenanya, diperlukan literasi digital sehingga warga masyarakat mampu memilih dan memilah informasi.

“Kemajuan teknologi informasi digital yang sangat cepat dan seimbang dengan standar moral. Sekali lagi, kemajuan teknologi informasi digital yang sangat cepat harus diimbangi dengan standar moral dan etika yang tinggi dari penggunaannya,” ujar Presiden.

Presiden mendukung gerakan Indonesia bicara baik. Pasalnya, gerakan itu merupakan gerakan sosial untuk hijrah dari pesimis menuju optimisme. Hijrah dari semangat negatif menjadi positif. Kabar hoax ke fakta.

“Dari kemarahan-kemarahan ke kesabaran-kesabaran, dari hal yang buruk-buruk menjadi hal yang baik baik. Hijrah dari ketertinggalan menuju ke kemajuan,” kata Presiden. Menurut Presiden, kritikan tetap dibutuhkan sepanjang berbasis data.

Namun, bukan pembodohan atau kebohongan. “Bukan narasi yang menebar pesimisme, narasi yang menakut-nakuti,” tegas Presiden.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pekan Depan, Adik Zulkifli Hasan Mulai Diadili

Adik Zulkifli Hasan, Zainuddin Hasan akan menjalani sidang perdana pada Senin (17/12) mendatang.

NASIONAL | 10 Desember 2018

Presiden Buka Konvensi Nasional Humas 2018

residen Joko Widodo membuka Konvensi Nasional Humas 2018 di Istana Negara Jakarta, Senin, yang berlangsung 10-11 Desember 2018 di Djakarta Theater XXI.

NASIONAL | 10 Desember 2018

Banyak Kepala Daerah Terlibat Korupsi, Sandiaga Uno: Biaya Politik Mahal

Sandiaga Uno menanggapi biaya politik mahal yang menyebabkan banyaknya kepala daerah yang korupsi

NASIONAL | 10 Desember 2018

Strategi Pilpres, ARJ Targetkan Bangun 1 Juta Posko di Seluruh Indonesia

Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menargetkan bangun 1 juta posko pemenangan Jokowi-Ma'ruf di seluruh Indonesia

NASIONAL | 10 Desember 2018

Menhub Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Natal dan Tahun Baru 2019

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengantisipasi lonjakan penumpang jelang Natal dan Tahun Baru 2019

NASIONAL | 10 Desember 2018

Kemhub Kembangkan Konsep Integrasi Tol Laut

Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengembangkan konsep tol laut yang terintregasi dan terkoneksi end to end yang menghubungkan antarwilayah.

NASIONAL | 10 Desember 2018

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Cek Lintas Rawan Bencana

Divre IV KAI telah menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS).

NASIONAL | 10 Desember 2018

Gunung Anak Krakatau Alami 31 Letusan Kegempaan

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami 31 kali letusan kegempaan, Minggu (9/12) hingga Senin (10/12).

NASIONAL | 10 Desember 2018

Tol Bakauheni-Kotabaru Siap Digunakan

Ruas Tol Bakauheni-Kotabaru akan dibuka secara resmi pada 22 Desember 2018 mendatang.

NASIONAL | 10 Desember 2018

ICW: Pengendalian Gratifikasi Belum Dilakukan Maksimal

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pengendalian gratifikasi saat ini belum dilakukan secara maksimal. Masih ada praktik gratifikasi yang mengkhawatirkan.

NASIONAL | 9 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS