Perobek Baliho SBY Terkait Kelompok Radikal

Perobek Baliho SBY Terkait Kelompok Radikal
SBY saksikan perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau.
Yustinus Paat / WM Minggu, 16 Desember 2018 | 22:34 WIB

 

Jakarta - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menduga, perobek baliho Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pekanbaru terkait kelompok radikal. Namun sayangnya aksi vandalisme ini dipakai sebagai alat untuk menyudutkan Tim Jokowi dan seolah-olah Tim Jokowi yang melakukan aksi tidak elok ini.

"Setelah drama hoax Ratna Sarumpaet, kini ada drama baliho SBY yang dipakai lawan politik untuk menyudutkan Tim Jokowi, kalau kita lihat jejak digital Heryd Swanto yang ditangkap karena diduga sebagai pelaku, sering menyebabkan konten-konten radikalisme, provokasi SARA, dan fitnah untuk menciptakan konflik horizontal" kata Guntur Romli di Jakarta, Minggu (16/12).

Guntur Romli menunjukkan bukti digital Heryd yang dimuat oleh akun Twitter @BonekaAyu, akun Facebook Heryd penuh dengan konten-konten kebencian, fitnah dan SARA bahkan anti Jokowi. https://mobile.twitter.com/SiBonekaAyu/status/1074125943046758400

"Heryd itu anti Jokowi, sementara SBY itu berkoalisi dengan Prabowo, kok, bisa Heryd merobek baliho koalisi lawan Jokowi? Sandiwara apa lagi ini?," Guntur mempertanyakan.

Apalagi, kata Guntur, momen perobekan baliho SBY bertepatan dengan kunjungan kerja Jokowi di Sumatera dan SBY juga berada di Sumatera saat itu. Menurut dia, cara-cara tersebut merupakan rekayasa untuk membenturkan Jokowi dan SBY yang lagi sama-sama di Sumatera.

"Ini rekayasa keji, Pak Jokowi lagi di Sumatera, juga Pak SBY, sedangkan terduga pelakunya kalau melihat jejak digitalnya di media sosial lebih dekat dengan kelompok Prabowo, ini upaya jahat untuk membenturkan Pak Jokowi dengan Pak SBY, waspadalah!" katanya.



Sumber: BeritaSatu.com