Kiai Ma'ruf: Hadapi Bencana Perlu Upaya Lahiriah dan Batiniah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Kiai Ma'ruf: Hadapi Bencana Perlu Upaya Lahiriah dan Batiniah

Minggu, 30 Desember 2018 | 08:58 WIB
Oleh : Markus Sihaloho / WBP

Labuhan - Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, menyerukan penguatan doa dan kerja keras dalam menangani masalah bencana di Indonesia, termasuk tsunami Selat Sunda.

Hal itu diungkap Kiai Ma'ruf menjawab pertanyaan wartawan terkait bencana di sela salat gaib dan istigasah untuk korban tsunami Selat Sunda, di Labuhan, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12). Acara dilakukan di Pondok Pesantren Mathlaul Anwar Linahdlatil Ulama (Malnu).

Kiai Ma'ruf diundang untuk berdoa agar masyarakat kuat menghadapi musibah sekaligus meminta Allah SWT agar dijauhkan dari musibah lainnya.

"Selain bantuan terhadap korban bencana, usaha lahiriah, melalui berbagai upaya termasuk peringatan dini tsunami, kita juga melakukan penangkalan melalui pendekatan kepada Allah. Jadi saya sangat mendukung upaya seperti itu, upaya lahiriah dan batiniah," kata Kiai Ma'ruf, dalam rilis Tim Kanpanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, di Labuhan, Sabtu (29/12).

Kiai Ma'ruf menilai penanganan pascabencana tsunami sudah berlangsung baik. "Tentu kita harapkan upaya perbaikan mencukupi kebutuhan makan minum obat, selimut, dan buang air terutama, bisa diatasi," katanya.

Soal kaitan bencana dengan kemaksiatan masyarakatnya, Kiai Ma'ruf menyatakan kondisi geografis Indonesia berada di wilayah rawan bencana. Kondisi Indonesia mirip dengan Jepang yang juga mengalami banyak bencana gempa serta tsunami.

Dengan demikian, bukan berarti daerah yang tak terkena bencana adalah daerah yang tak ada maksiatnya. Ada wilayah yang banyak maksiatnya, namun tak terkena bencana. Ada daerah yang agamanya kuat, seperti Aceh, juga terkena bencana. Menurutnya, tak ada kaitan antara bencana dengan kemaksiatan.

"Jadi memang negara kita ini negara yang berada di daerah-daerah yang banyak (rawan) bencana. Karena strukturnya, ada lempengan-lembangan, yang kemudian (bencana) bisa terjadi," kata Kiai Ma'ruf.

Namun Ma'ruf menyayangkan pencurian alat-alat deteksi dini bencana. "Jadi masyarakat kita tidak menghargai sesuatu yang sebenarnya sangat diperlukan oleh masyarakat untuk bisa memberikan peringatan dini," kata KH Ma'ruf Amin.

Untungnya kata dia, Presiden Jokowi sudah memerintahkan agar alat-alat deteksi dini bencana segera dibeli, sehingga masyarakat bisa lebih tenang.

Ke depan, Ma'ruf menilai anggaran penanggulangan bencana perlu diperbesar mengingat Indonesia rawan bencana. "Kemudian agar ada edukasi terhadap masyarakat mengenai penanggulangan bencana," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Pertimbangkan Tuntut Hukuman Mati

Penyediaan air minum, terutama untuk korban bencana merupakan salah satu proyek strategis nasional dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Hadiri Natal Nasional, Jokowi: Aset Terbesar Bangsa Adalah Persatuan

Presiden Joko Widodo menghadiri acara natal nasional di Gedung Serbaguna Jalan Williem Iskandar Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/12).

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 8 Tersangka Suap Pembangunan SPAM di Kementerian PUPR

KPK menetapkan delapan orang tersangka kasus pembangunan sistem penyediaan air minum di daerah bencana.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Pengungsi Tsunami di Pegunungan Butuh Alat Penerangan

Lebih tepatnya senter, karena senter bisa dibawa-bawa oleh warga.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Natal Nasional, Jokowi Minta Masyarakat Damai dalam Keberagaman

Indonesia memiliki banyak keragaman.

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 4 Pejabat Kempupera Tersangka Suap

Mereka diduga menerima suap dari dua perusahaan dengan pemilik yang sama.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Tujuh Nelayan Korban Tsunami di Lampung Belum Ditemukan

Ketika terjadi tsunami tujuh nelayan itu sedang memancing di Pulau Rakata Kecil, dan hingga kini belum ditemukan.

NASIONAL | 29 Desember 2018

Polrestabes Surabaya Sita 1.500 Botol Miras Ilegal

Ribuan botol miras tersebut diperjualbelikan tanpa dilengkapi izin edar.

NASIONAL | 29 Desember 2018

Hadiri Perayaan Natal Nasional, Presiden Sampaikan Pesan Perdamaian

"Dalam perayaan Natal kita juga perlu bersukacita atas anugrah yang diberikan Tuhan kepada kita."

NASIONAL | 29 Desember 2018

Pertamina Siagakan 425 Pangkalan Elpiji 3 Kg di Pandeglang

Pertamina juga menyediakan dua SPPBE di Kabupaten Pandeglang yang beroperasi secara penuh guna melayani kebutuhan elpiji masyarakat.

NASIONAL | 29 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS