Mendikbud Harap KPK Terus Bongkar Korupsi Dana Pendidikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mendikbud Harap KPK Terus Bongkar Korupsi Dana Pendidikan

Selasa, 8 Januari 2019 | 15:25 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil membongkar sejumlah kasus korupsi terkait sektor pendidikan. Muhadjir berharap pada 2019 ini, KPK terus mengungkap kasus korupsi di sektor pendidikan lainnya. Pasalnya, pengusutan kasus korupsi yang dilakukan KPK efektif menimbulkan efek jera.

"Banyak kasus korupsi di bawah sektor pendidikan yang bisa diselesaikan atau bisa ditangani oleh KPK dan ini memiliki daya efek jera yang menurut saya bagus dan kita harapkan akan terus dilakukan pada tahun 2019 nanti," kata Muhadjir usai bertemu dengan Pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (8/1).

Muhadjir dan jajarannya hari ini bertemu dengan pimpinan KPK untuk membahas Tindak Lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Kemdikbud dan KPK. Diketahui, KPK telah mengusut sejumlah kasus korupsi yang terkait dengan sektor pendidikan. Salah satunya kasus dugaan korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur yang menjerat Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar. Selain Irvan, status tersangka juga disematkan KPK terhadap Kepala Dinas Pendidikan Cianjur, Cecep Sobandi; Kabid SMP Disdik Cianjur Rosidin serta Tubagus Chepy Sethiady yang merupakan kakak ipar Irvan.

Terkait kasus DAK pendidikan yang menjerat Irvan Muhadjir menjelaskan, dana pendidikan sebenarnya sudah langsung disalurkan kepada pihak sekolah. Namun Muhadjir mengatakan, koruptor selalu mencari celah dari sistem pencegahan yang sudah dibangun. "Pencairan sebetulnya sudah langsung ya. Tapi yang namanya niat tidak baik itu bisa banyak cara kan. Jadi sebetulnya dana itu sudah diterima oleh sekolah," katanya.

Untuk itu, Muhadjir mengatakan, jajarannya bersama KPK akan terus berupaya membangun sistem pencegahan korupsi. Muhadjir mengakui, pihaknya belum memiliki pengendalian dan pengawasan efektif di tingkat daerah. Padahal, dari 20 persen alokasi anggaran APBN untuk pendidikan, sebesar 62 persen disalurkan ke daerah dan hanya 7 persen yang dikelola oleh Kemdikbud. Tak hanya dana alokasi khusus, Muhadjir berharap pihaknya juga dapat langsung mengawasi penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Jadi karena itu tadi juga sudah disinggung bahwa kita belum memiliki pengendalian dan pengawasan yang juga efektif di tingkat daerah. Karena itulah pimpinan KPK akan memfasilitasi bagaimana supaya Kemdikbud juga memiliki akses yang cukup untuk ikut mengawasi dan mengendalikan penggunaan anggaran pendidikan di daerah. Dan saya janji itu akan segera kita implementasikan," tegasnya.

Selain soal penindakan, dalam pertemuan ini, Muhadjir mengatakan, pihaknya dan KPK juga bersepakat untuk bekerja sama memaksimalkan aplikasi-aplikasi sistem pencegahan korupsi yang dimiliki KPK. Dengan demikian, Muhadjir berharap pencegahan dan penindakan terhadap penyelewengan dana pendidikan dapat lebih optimal. "Tentu aja ini kami berkonsultasi dengan KPK, termasuk sistem apalagi yang kira-kira bisa disempurnakan untuk meminimalisir praktik-praktik yang tidak terpuji di dalam penggunaan anggaran pendidikan," katanya.

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, dana pendidikan yang diselewengkan relatif kecil. Namun, penyelewengan tersebut terjadi dengan skala luas. Dengan demikian, jika diakumulasikan jumlah dana pendidikan yang diselewengkan cukup besar. Untuk itu, KPK dan Kemdikbud bersepakat mengevaluasi seluruh regulasi yang ada. Selain itu, KPK dan Kemdikbud juga bersepakat membentuk tim yang melakukan monitoring secara elektronik pengelolaan dana pendidikan melalui aplikasi Jaga.
"Oleh karena itu kita lagi merancang tadi sepakat pertama regulasi yang sudah ada kita evaluasi. Kemudian kami dengan pak Mendikbud masing-masing membentuk tim untuk kemudian melakukan e-monitoring. itu nanti dimasukkan dalam platform Jaga kita," katanya.

KPK juga akan membantu Kemdikbud untuk turut mengawasi pengelolaan dana pendidikan di daerah. Pengawasan ini dilakukan dengan menggandeng Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) serta pemerintahan daerah. "Harmonisasinya dengan teman-teman Kementerian Dalam Negeri dengan teman-teman Pemkab dan teman-teman provinsi. Jadi kalau kita bertemu bersama mudah-mudahan semua lebih berjalan lebih baik dan harapan kita memang anggaran pendidikan jadi lebih efektif dan efisien," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Jokowi Hadiri Pertemuan MEF 2021 Secara Virtual

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi satu dari 10 kepala negara atau kepala pemerintahan yang mengikuti Major of Economies on Energy and Climate 2021.

NASIONAL | 18 September 2021

Jenazah Nakes Gabriella yang Tewas di Tangan KKB Diterbangkan ke Jayapura

Jenazah nakes Puskesmas Kiwirok, Gabriella Maelani (22) akan diterbangkan ke Jayapura pada Sabtu (18/9/2021) bergantung cuaca dan keamanan.

NASIONAL | 18 September 2021

Di Antara Tembakan KKB, Jenazah Nakes Gabriella Berhasil Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Jenazah nakes Gabriela Meilani (22) berhasil dievakuasi Jumat (17/9/2021) oleh anggota TNI-Polri, di antara tembakan KKB.

NASIONAL | 18 September 2021

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Untuk membendung ideologi transnasional, bangsa Indonesia harus terus memperkuat komitmen beragama dan bernegara dalam satu napas, yaitu NKRI.

NASIONAL | 17 September 2021

Sidang Perdana Perkara Suap 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Tunggu Jadwal Pengadilan

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani menunggu jadwal sidang perdana perkara suap pemeriksaan pajak.

NASIONAL | 17 September 2021

Jawa Barat Ekspor Ubi Jalar ke Pasar Singapura

Ekspor perdana ubi jalar asal Jabar tersebut dilakukan oleh PT Bona Vista Hikmah di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

NASIONAL | 17 September 2021

Pakar: Vonis Gugatan Polusi Udara Jakarta, Bukan Solusi Perbaiki Lingkungan

Vonis lima pejabat negara bersalah atas polusi udara di Ibu Kota Jakarta, bukan suatu solusi untuk memperbaiki lingkungan agar menjadi lebih baik lagi

NASIONAL | 17 September 2021

Keberagaman di Indonesia Anugerah dari Tuhan

Indonesia merupakan negara dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi dan perbedaan ini harus dimaknai sebagai anugerah Tuhan yang patut dijaga

NASIONAL | 17 September 2021

BNN Hadiri Pertemuan Internasional Asod

Delegasi yang mewakili pemerintah Indonesia pada pertemuan tersebut, antara lain dari BNN RI yaitu Deputi idang Hukum dan Kerja Sama beserta Direktur Kerja Sama

NASIONAL | 17 September 2021

Nadiem Ajak BEM Berkolaborasi Sukseskan Merdeka Belajar

Menteri Nadiem mengajak BEM untuk berkolaborasi mensukseskan program Merdeka Belajar.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
JICT Bawa Pulang Dua Penghargaan ISDA 2021

JICT Bawa Pulang Dua Penghargaan ISDA 2021

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings