Polisi Akan Panggil 5 Artis yang Terindikasi Kuat Terlibat Prostitusi Online

Polisi Akan Panggil 5 Artis yang Terindikasi Kuat Terlibat Prostitusi Online
Muncikari Vanessa Angel saat ditangkap polisi, Sabtu (5/12) ( Foto: BeritaSatu TV )
Chairul Fikri / FMB Kamis, 10 Januari 2019 | 21:15 WIB

Surabaya - Kasus dugaan prostitusi online yang diungkap oleh Polda Jawa Timur hingga kini terus disidik oleh Penyidik dari Polda Jawa Timur. Polisi akan serius mengungkap sindikat prostitusi online yang melibatkan artis dan juga model setelah memeriksa dua orang muncikari yaitu ES alias Endang dan TN alias Tentri yang hingga kini ditahan di Polda Jawa Timur.

Polisi sempat menyebut ada 45 artis yang terlibat dalam sindikat prostitusi online. Polisi menyatakan akan memanggil lima orang artis yang terindikasi kuat terlibat prostitusi online. Hal itu diungkapkan Kapolda Jatim Irjen Pol, Luki Hermawan dalam keterangan persnya di Mapolda Jawa Timur, Kamis (10/1).

"Saya akan menjelaskan hasil pengembangan dari kasus prostitusi online. Saya sampaikan di sini untuk menguatkan pelaku bisnis online ini dari 45 orang artis ini sementara ada lima yang ada kaitannya didukung dengan bukti, dan saya berencana akan memanggil lima artis itu dalam waktu dekat untuk diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut," ungkap Kapolda Jatim.

Ditambahkan Irjen Pol Luki Hermawan, dari hasil pemeriksaan dua muncikari yang kini ditahan keduanya memang memiliki jaringan tersendiri. Kapolda menyebut ada tiga nama yang akan dipanggil dari mnucikari berinisial TN dan ada dua nama yang akan dipanggil dari mucikari ES.

"Dari muncikari TN, ada tiga artis yang terbukti kuat keterlibatannya, yaitu AC, TP, dan BS. sedangkan dari mucikari ES ada dua nama artis berinisial ML dan RF yang berada dalam jaringannya," lanjutnya.

Terkait dengan kasus dugaan prostitusi online yang menyeret artis VA, Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawandi menyatakan bahwa order yang diterima artis VA dikelola oleh ES. Bahkan menurut pemeriksaan ES dan TN, merekalah yang dimintai tolong oleh VA untuk dicarikan pelanggan.

"Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap ES dan TN, artis VA diketahui sudah lama mengenal dan berkomunikasi dengan kedua tersangka, dan dari hasil penelusuran data transaksi elektroniknya yang kita ambil dari 2017, VA sudah mendapatkan 15 kali transferan gaji dari layanan prostitusi online yang dilakoninya dari mucikari ES. VA juga diketahui sudah mentransfer ke muncikari ES sebanyak delapan kali dan ini yang akan kita dalami peran VA," tuturnya.

Direskrimsus Polda Jatim itu menyatakan bahwa status saksi yang kini melekat pada VA bisa saja berubah status menjadi tersangka.

"Bisa saja VA dan AS yang kini statusnya sebagai saksi berubah menjadi tersangka. Kalau misalnya ada temuan nantinya dari penyidik bahwa VA dan AS itu ternyata mendapatkan penghasilan rutin dari kegiatan ini, namun sejauh ini masih kita terus telusuri data-datanya lebih lanjut," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com