Nurhadi: Capres-Cawapres Fiktif Hanya Candaan

Nurhadi: Capres-Cawapres Fiktif Hanya Candaan
Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menanggapi guyonan capres-cawapres fiktif nomor urut 10 Nurhadi-Aldo. ( Foto: BeritaSatu TV )
Oktaviana Maria / ANA Jumat, 11 Januari 2019 | 18:27 WIB

Jakarta - Di tengah suasana politik menjelang Pilpres 2019, warganet dihebohkan dengan hadirnya capres-cawapres fiktif nomor urut 10 Nurhadi-Aldo. Kehadiran Nurhadi-Aldo menjadi viral dan mengundang tawa warganet karena guyonan politik.

Nurhadi, sosok yang viral tersebut mengatakan capres-cawapres fiktif hanya guyonan. Walaupun berupa guyonan, Nurhadi mengajak masyarakat untuk tidak golput di Pilpres mendatang dan harus memilih pemimpin.

"Ini buat candaan saja bukan tandingan. Kita harus terlihat konyol dengan rasa asik" ujar Nurhadi saat dihubungi Jumat (11/01) siang.

Menanggapi guyonan Nurhadi-Aldo, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan hal ini merupakan parodi yang membutuhkan kecerdasan tingkat tinggi.

"Parodi bukan sesuatu yang bukan serius, butuh kecerdasan tingkat tinggi. Parodi adalah produk budaya dari hasil pemikiran yang mendalam" ujar Pramono saat berbicara di acara Lunch Talk BeritaSatu TV.

Pramono menambahkan parodi seperti ini untuk meredam suasana tegang akibat persaingan dua kubu di Pilpres 2019.

"Dalam situasi yang sedang tegang orang mencari jalan keluar dengan candaan seperti ini" lanjut Pramono.

Lihat Video:



Sumber: BeritaSatu TV