Jokowi Kaget dan Prihatin Gaji Guru di Bawah Rata-Rata

Jokowi Kaget dan Prihatin Gaji Guru di Bawah Rata-Rata
Presiden Jokowi mengaku kaget dan prihatin gaji guru masih ada yang rendah dan di bawah rata-rata. ( Foto: Beritasatu TV )
Bonifacius Jaka / BON Jumat, 11 Januari 2019 | 21:18 WIB

Jakarta - Presiden Joko Widodo mengaku kaget dan prihatin mendengar ada gaji guru yang sangat rendah bahkan di bawah rata-rata. Hal itu terjadi dalam pertemuan Presiden Jokowi dengan anggota Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/01).

"Tadi saya dengar dari Pak Ketua ada gaji Rp 300-500 ribu. Dalam hati saya tidak percaya. Tetapi kalau yang ngomong Pak Ketua, ya saya harus percaya bahwa memang masih ada," kata Jokowi.

Selain mengungkapkan keprihatinannya, Presiden Joko Widodo meminta guru menceritakan permasalahan tersebut dan sertifikasi. Jokowi juga menyebut guru berperan sangat penting bagi kemajuan bangsa. Oleh karenanya Jokowi berjanji menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh guru dengan kementerian serta instansi terkait.

"Peranan Bapak/Ibu sentral. Oleh sebab itu, saya mau selesaikan persoalan tadi yang disampaikan, berkaitan dengan inpassing dan sertifikasi. Saya nggak tahu kenapa nggak rampung, problem ada di mana. Mungkin ada yang bisa maju dan cerita, blak-blakan saja," ujar Jokowi.

Lebih jauh, dalam pertemuan ini Presiden ditemani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi dan Ketua Dewan Pembina PGSI Abdul Kadir Karding.



Sumber: BeritaSatu TV
CLOSE