Perludem: Ada Tambahan 14 Caleg Mantan Koruptor

Perludem: Ada Tambahan 14 Caleg Mantan Koruptor
Ketua KPU Arif Budiman (dua kanan), didampingi Komisioner KPU (kiri ke kanan), Hasyi,m Asy’ari, Pramono Ubaid, dan Ilham Saputra, saat mengumumkan daftar caleg peserta pemilu 2019 dari berbagai partai yang berstatus mantan terpidana korupsi, di media center KPU Pusat, Jakarta, Rabu 30 Januari 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. / SP/Joanito De Saojoao. )
Yustinus Paat / WM Kamis, 7 Februari 2019 | 21:41 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan, pihaknya dan Koalisi Masyarakat Sipil menemukan tambahan caleg mantan terpidana kasus korupsi di Pemilu 2019. Ada tambahan 14 caleg mantan koruptor dari 49 mantan koruptor yang sudah diumumkan KPU.

“Kami dapatkan salinan putusan pengadilan yang inkrah. Jadi semua nama ini kami dapatkan berdasarkan putusan pengadilan yang inkrahnya," ujar Titi Anggraini, saat dijumpai Beritasatu.com, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Kamis (7/2).

Dari hasil penelusuran Perludem dan Koalisi Masyarakat Sipil, ternyata hanya 3 partai yang bebas dari eks koruptor. Pasalnya, ada caleg eks koruptor dari PPP yakni Rommy Khrisna (caleg DPRD Kota Lubuklinggau) dan Emil Silfan (caleg DPRD Kabupayen Musi Banyuasin). Menurut Titi, kedua caleg ini sudah diverifikasi status hukumnya.

"Dari yang semula empat parpol yang tidak ada caleg eks koruptor, yakni PKB, PPP, Nasdem dan PSI, ternyata setelah diteliti (di situ) ada caleg eks koruptor. Caleg eks koruptor itu ditemukan berasal dari PPP," ungkap Titi.

Dengan begitu, saat ini hanya ada tiga parpol saja yang bebas dari caleg eks koruptor. Ketiga parpol itu yakni PKB, Nasdem dan PSI. Ke-14 nama-nama yang baru ini masih terus diverifikasi hingga saat ini.

Adapun 14 nama tambahan caleg eks koruptor dari hasil penelusuran tersebut yakni:

Partai Berkarya

1. Muhlis (DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, nomor urut 8, Dapil Sulawesi Selatan 3)

2. Djekmon Amisi (DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, nomor urut 2, Dapil Kepulauan Talaud 3)

PKS

1. Muhammad Zen (DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, nomor urut 2, Dapil Ogan Komering Ulu Timur 1.)

Partai Perindo

1. Ramadhan Umasangaji (DPRD Kota Parepare, nomor urut2, Dapil Parepare 1)

PPP

1. Rommy Khrisna (DPRD Kota Lubuklinggau, nomor urut 2, Dapil Kota Lubuklinggau 3)

2. Emil Silfan (DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, nomor urut 4, Dapil Musi Banyuasin 4)

PAN

1. Firdaus Orbini (DPRD Kota Pagar Alam, nomor urut 9, Dapil Pagar Alam 2)

Partai Hanura

1. Bonar Zeitsel Ambarita (DPRD Kabupaten Simalungun, nomor urut 9, Dapil Simalungun 4)

2. Andi Wahyudi Etong (DPRD Kabupaten Pinrang, nomor urut 1, Dapil Pinrang 1).

3. H Darjis (DPRD Kabupaten Ogan Ilir, nomor urut 1, Dapil Ogan Ilir 4)

Partai Demokrat

1. Rahmanuddin DH (DPRD Kabupaten Luwu Utara, nomor urut 7, Dapil Luwu Utara 1),

2. Polman (DPRD Kabupaten Simalungun, nomor urut 4, Dapil Simalungun 4),

PKPI

1. Raja Zulhindra (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, nomor urut 10, Dapil Indragiri Hulu 1),

2. Yuridis (DPRD Kabupaten Indragiri Hulu, nomor urut 6, Dapil Indragiri Hulu



Sumber: BeritaSatu.com