Teror Pembakaran di Jawa Tengah, Polisi Kerahkan 2/3 Kekuatan

Teror Pembakaran di Jawa Tengah, Polisi Kerahkan 2/3 Kekuatan
Pembakaran mobil marak terjadi dalam beberapa pekan di Jateng.
Farouk Arnaz / YUD Minggu, 10 Februari 2019 | 20:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi belum juga mampu mengungkap teror pembakaran puluhan mobil dan motor di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Meski begitu teror tidak lagi berlanjut.

Menurut Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmojo tim khusus yang beranggotakan Polda Jateng, polres-polres, dan Mabes Polri masih bekerja di lapangan.

"Belum ada yang terungkap. Juga belum ada rencana membuat sketsa pelaku tapi teror tak berlanjut. Situasi kita kendalikan dan kita waspada,” kata Agus saat dihubungi Minggu (10/2).

Polisi memang aktif melakukan patroli dan razia-razia di jalanan. Total sekitar 1.200 personel yang diterjunkan khusus untuk mengungkap kasus ini.

Ini diluar pengerahan 2/3 kekuatan dari Polda Jateng. Mereka bertugas pada malam hari dan berpatroli pukul 24.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Terbuka dan tertutup.

Peristiwa pembakaran terakhir terjadi di Grobogan. Disana ada angkutan kota yang ditemukan hangus terbakar. Ada korek api yang juga ditemukan di lokasi kejadian.

Seperti diberitakan minimal ada 28 tempat kejadian perkara pembakaran di Jawa Tengah. Total ada 30 kendaraan yang dibakar. Rinciannya 20 mobil dan sisanya motor.

Modusnya juga semua sama yakni membakar antara pukul 02.00 hingga 05.00 dini hari. Bahannnya pun sama. Botol berisi bensin, korek kayu, dan kain. Hanya lokasinya yang menyebar.

Awalnya di Kendal pada 23 Januari, lalu Semarang, Ungaran, dan hingga Grobogan.



Sumber: BeritaSatu.com