PHRI Terus Dorong Pengembangan Pariwisata Indonesia

PHRI Terus Dorong Pengembangan Pariwisata Indonesia
/ KUN Senin, 11 Februari 2019 | 16:14 WIB

Jakarta - Sektor pariwisata di Indonesia semakin hari semakin tumbuh sebagai sektor unggulan yang mampu berkontribusi positif terutama sebagai penyumbang devisa negara. Pada 2018, diperkirakan terjadi peningkatan 20% di sektor pariwisata atau senilai US$ 20 miliar, dibanding 2017 senilai US$ 16,8 miliar. Tren peningkatan ini akan terus meningkat jika seluruh komponen industri bisa saling berkolaborasi dalam membangun pariwisata Indonesia secara berkelanjutan.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI sebagai komponen penting dalam mata rantai pariwisata Indonesia yang baru saja melangsungkan Rakernas IV tahun 2019 sekaligus memperingati HUT ke-50 Tahun Perhimpunan yang telah didirikan sejak 9 Februari 1969, kembali menegaskan peran pentingnya sebagai komponen pariwisata nasional melalui ‘Dedikasi Membangun Pariwisata Tanpa Henti’.

“Pariwisata selalu menjanjikan, karena memberikan dampak langsung pada devisa dari kunjungan wisman, PDB dari pergerakan wisnus, dan membuka lapangan kerja di sektor-sektor yang terkait dengan pariwisata, maka itu pemerintah akan selalu mendukung serta mendorong asosiasi, ataupun organisasi seperti PHRI untuk terus mendukung pencapaian pemerintah di sektor pariwisata” ungkap Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat membuka Rakernas IV Tahun 2019, di Jakarta, Senin (11/2).

PHRI tentunya akan terus mendukung program pemerintah, apalagi di usia yang matang ini. “Kami dengan segenap jaringan dan pengalaman yang ada akan membuat PHRI sebagai perhimpunan yang berisi pemain-pemain perhotelan yang profesional dapat menciptakan kualitas akomodasi dan restoran Indonesia memiliki kelas di tataran regional,” sambung Hariyadi BS Sukamdani, Ketua Umum PHRI.

Dalam rangkaian HUT ke-50 tahun PHRI, selain Rakernas yang selalu rutin dilakukan, pada 2019 ini terasa lebih spesial dengan dilangsungkannya ‘Anugerah PHRI’ yakni sebuah ajang penghargaan bagi para anggota hotel dan restoran yang mampu memberikan kontribusi langsung pada sektor pariwisata.

 



Sumber: PR