WNI Diduga Korban Mutilasi di Malaysia, Polri Kirim Sampel DNA

WNI Diduga Korban Mutilasi di Malaysia, Polri Kirim Sampel DNA
Ilustrasi mutilasi. ( Foto: Beritasatu.com )
Farouk Arnaz / HA Selasa, 12 Februari 2019 | 14:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Markas Besar Kepolisian RI bekerjasama dengan kepolisian Malaysia mengusut kasus mutilasi dengan dua korban yang diduga warga negara Indonesia (WNI) di negeri jiran itu. Polisi telah mengirimkan sampel DNA dan sidik jari.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo, pihak Kedutaan Besar RI juga turut berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Malaysia meminta sejumlah bukti untuk proses identifikasi korban atas nama Nuryanto dan Ai Munawaroh.

“Data yang diminta PDRM yang akan dilengkapi KBRI antara lain dari sidik jari. Kebetulan sidik jari yang ditemukan di TKP baru satu tangan. Diidentifikasi tangan tersebut tangan laki-laki. Jadi sangat besar kemungkinan tangan tersebut milik saudara Nuryanto,” kata Dedi di PTIK Selasa (12/2).

Kemudian Polri juga akan memberikan informasi detiail dari hasil percakapan WhatsApp. PDRM sudah amankan dua terduga pelaku warga negara Pakistan yang merupakan teman bisnis korban.

“Kemudian pihak Malaysia juga minta informasi transaksi rekening keuangan rekening BCA atas nama saudara Nuryanto. Itu juga akan kita berikan. Penguatan alat bukti tersebut sangat penting untuk mengungkap kasus ini setuntas-tuntasnya,” lanjutnya.

Salah satu yang dikirim adalah sidik jari korban yang dimiliki Polri. Juga sampel DNA dari pihak keluarga korban juga sudah diberikan kepada PDRM.