Keluarga Ujang Nuryanto Minta Perlindungan Polisi

Keluarga Ujang Nuryanto Minta Perlindungan Polisi
Polri memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Sungai Buloh, Malaysia adalah warga negara Indonesia.
Adi Marsiela / JAS Jumat, 15 Februari 2019 | 13:18 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Meli Rahmawati, 33 tahun, istri pengusaha garmen Ujang Nuryanto sudah meminta perlindungan kepada pihak kepolisian. Permohonan itu terkait dengan munculnya pihak-pihak yang datang kepada Meli selepas suaminya diketahui meninggal di Malaysia.

Kuasa hukum keluarga Nuryanto, Hermawan mengatakan, permohonan perlindungan itu terkait dengan adanya pihak-pihak yang menagih utang kepada Meli. “Pelapor meminta perlindungan,” ujar Hermawan usai mendampingi Meli ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Daerah Jawa Barat di Bandung, Kamis (14/2).

Permohonan perlindungan itu sudah disampaikan ke polisi lebih awal. Hermawan menyatakan kedatangan untuk kedua kali ke kantor polisi terkait dengan pelaporan tindak pidana pencurian. “Ini tidak ada hubungan dengan kasus Malaysia. Ini sesama pedagang kain. Barang Pak Nuryanto diambil orang tetapi belum dibayar,” ujar Hermawan lagi.

Sebelumnya, Polis Diraja Malaysia (PDRM) menemukan dua jasad yang sudah dimutilasi di dekat Sungai Buloh, Selangor, Malaysia pada 26 Januari 2019. Jasad tanpa kepala dan identitas itu masing-masing berjenis kelamin pria dan perempuan. Kedua jasad itu diduga Ujang Nuryanto dan rekannya Ai Munawaroh.

Meli memaparkan Ujang beberapa kali melakukan perjalanan ke Malaysia untuk bisnis. Dalam kurun waktu delapan bulan terakhir, Nuryanto empat kali melakukan perjalanan ke Malaysia, termasuk yang terakhir kalinya. Selain berbisnis kain, Ujang juga memproduksi baju.

Terakhir, Ujang berangkat pada 17 Januari 2019. Meli sempat berkomunikasi dengan Ujang untuk terakhir kalinya. “Saat dia ulang tahun,” ujar Meli.

Namun selepas itu, Meli tidak bisa menghubungi kembali Ujang. Hingga belakangan ramai ada pemberitaan terkait penemuan jasad dimutilasi.

Hermawan memaparkan, polisi sudah memastikan satu dari dua jasad itu adalah Ujang Nuryanto. “Sudah ada kecocokan sidik jari dari sampel yang ditemukan. Sekarang tinggal menunggu jenazah,” tutur Hermawan yang memperkuat temuan awal pakaian dan telepon seluler korban.

Hingga saat ini, pihak kepolisian di sana sudah meminta keterangan dua saksi yang merupakan rekan bisnis Nuryanto di Malaysia.



Sumber: Suara Pembaruan