Komnas HAM Ingatkan Pemerintah Maksimalkan Sumber Daya Lokal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penanganan Bencana Sulteng

Komnas HAM Ingatkan Pemerintah Maksimalkan Sumber Daya Lokal

Rabu, 20 Februari 2019 | 12:15 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Palu, Beritasatu.com - Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) mengingatkan para pemangku kepentingan terutama instrumen pemerintah pusat dan daerah yang terlibat dalam penanganan korban bencana di Palu, Sigi, Donggala (Pasigala) dan Parigi Moutong, agar serius menuntaskan berbagai permasalahan terkait penanganan korban bencana tersebut.

Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng Dedi Askary menyebutkan, saat ini ada puluhan ribu masyarakat korban bencana gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi yang melanda Pasigala pada 28 September 2018, masih bertahan di tenda-tenda pengungsian di 400 titik di wilayah Pasigala.

“Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah jangan hanya sekadar mencatat semua masalah/kekurangan yang ada, tetapi menuntaskannya secara cepat, kongkret dan terkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan termasuk dengan masyarakat korban bencana, sehingga hasilnya benar-benar sesuai harapan,” kata Dedy Askary, Rabu (20/2/2019) di Palu.

Dedi Askary menegaskan hal itu menanggapi keputusan Gubernur Sulteng Longki Djanggola yang memperpanjang lagi masa transisi darurat penanganan korban bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi selama 60 hari, terhitung mulai 24 Februari sampai 28 April 2019.

Keputusan itu diambil setelah Longki Djanggola mendengarkan tanggapan dan masukan dari semua unsur terkait dalam rapat evaluasi Perpanjangan Tahap I Status Transisi Darurat Bencana Sulawesi Tengah, Selasa (19/2/2019) di Palu.

Komnas HAM Perwakilan Sulteng, kata Dedy Askary, menyambut baik keputusan perpanjangan masa transisi darurat penanganan korban bencana tersebut, namun segala permasalahan yang mengemuka dalam rapat evaluasi, jangan hanya sekedar dijadikan catatan saja.

“Tapi bagaimana segala kekurangan, kendala, dan masalah yang menjadi rekomendasi dalam rapat evaluasi harus dituntaskan seiring dengan kebijakan perpanjangan masa transisi darurat ke pemulihan,” tandas Dedi Askary.

Dalam penanganan korban bencana, kata Dedy, pemerintah maupun pemerindah daerah juga jangan bersikap top down tapi harus buttom up dengan memperhatikan aspirasi masyarakat korban bencana.

“Maksimalkan penggunaan resources (sumber daya) lokal khususnya sumber daya manusia (SDM) lokal yang potensial, kordinasi dengan para pimpinan perguruan tinggi di daerah serta libatkan mahasiswa-mahasiswa di daerah yang memiliki kredibilitas dalam ikut mempercepat penanganan korban bencana,” kata Dedi Askary.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Menit Ke-57, Kante Tambah Keunggulan Chelsea atas Tottenham

Menit Ke-57, Kante Tambah Keunggulan Chelsea atas Tottenham

BOLA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings