Disperindag Bangka Belitung Bantah Kelangkaan Gas Elpiji Tiga Kilogram

Disperindag Bangka Belitung Bantah Kelangkaan Gas Elpiji Tiga Kilogram
Ilustrasi tabung gas LPG 3 kilogram. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Winda Ayu Larasati / WIN Senin, 25 Februari 2019 | 19:59 WIB

Bangka Belitung, Beritasatu.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung membantah adanya kelangkaan gas Elpiji tiga kilogram.

Kepala Disperindag Bangka Belitung Sunardi mengatakan tidak ada laporan dari masyarakat tentang kelangkaan gas, apalagi pihaknya juga memiliki tim pengawas yang terus menerus melakukan pemantauan terhadap beberapa komoditas strategis kebutuhan masyarakat, termasuk gas Elpiji.

"Tidak ada kendala di lapangan, itu yang sudah kami lakukan oleh teman-teman yang ada di lapangan yang setiap hari melakukan pengawasan dan katanya sudah ada penambahan kurang lebih 30.000 tabung gas Elpiji tiga kilogram," kata Sunardi, Senin (25/2/2019) di Bangka Belitung.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Belitung Yan Megawandi yang mengaku belum mendengar soal kelangkaan gas Elpiji yang terjadi di Bangka Belitung, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung tetap akan menurunkan tim untuk melakukan pemantauan ke lapangan.

"Selain Pertamina, kita punya tim juga dan belum tahu mekanisme seperti apa yang kemarin menyebabkan ada informasi kelangkaan gas Elpiji tiga kilogram tersebut," kata Yan Megawandi.

Diketahui, dalam satu minggu terakhir, Bangka Belitung baru mendapatkan tambahan pasokan sebesar 30.000 tabung gas melon, sedangkan kuota pasokan selama ini sudah sangat mencukupi kebutuhan masyarakat Bangka Belitung.



Sumber: BeritaSatu TV