Perusakan Rumah di Makassar, Rekonstruksi Bersama Akan Digelar
Logo BeritaSatu

Perusakan Rumah di Makassar, Rekonstruksi Bersama Akan Digelar

Selasa, 26 Februari 2019 | 07:53 WIB
Oleh : YUD

Makassar, Beritasatu.com - Polemik penanganan kasus perusakan rumah warga di Jalan Buru, Kecamatan Wajo, Makassar terus bergulir. Seperti diketahui kasus ini telah ditangani Polda Sulsel sejak tahun 2017 dan belum menemui titik terang hingga dinyatakan rampung atau P21.

Berkas perkara kedua tersangka dalam kasus tersebut, masih dalam proses antara jaksa dengan penyidik. Pada 6 Februari 2019 lalu, jaksa mengembalikan berkas perkara kedua tersangka kembali ke penyidik. Menurut jaksa masih ada kekurangan atau syarat kelengkapan berkas belum terpenuhi pada kasus perusakan rumah milik Irawati Law tersebut.

Pelaksana harian asisten Pidana Umum Kejati Sulsel, Marwito tidak mengelak mengenai terjadinya polemik penanganan kasus perusakan rumah itu. Lebih lanjut Marwito menegaskan bahwa kejaksaan akan mengambil langkah-langkah agar penanganan kasus perusakan rumah yang dimaksud segera tuntas. Langkah tersebut antara lain dengan melakukan rekonstruksi bersama di Tempat Kejadian Perkara, Rabu 27 Februari 2019.

"Semua nanti hadir. Wajib ada tim penyidik, jaksa peneliti dan saya sendiri juga hadir. Malah saya bilang sama Pak Dirkrimum Polda Sulsel agar hadirkan juga pihak pelapor dan tersangka serta para buruh," tegas Marwito saat menerima aspirasi dari massa Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam cabang Makassar (LKBHMI Makassar) yang berunjuk rasa terkait penuntasan kasus tersebut di depan Kantor Kejati Sulsel, Senin (25/2/2019).

Rekonstruksi bersama polisi dilakukan guna mencocokkan fakta lapangan dengan hasil penyelidikan yang sebelumnya telah dilakukan penyidik. Apakah unsur normatif dan materi terhadap pasal yang disangkakan sudah terpenuhi atau belum.

"Usai rekonstruksi itu, tim penyidik kemudian memeriksa kembali para saksi dan tersangka untuk keterangan tambahan dan kemudian digelar apakah unsur normatif dan materi terhadap pasal yang disangkakan kepada tersangka sudah terpenuhi," ucap Marwito.

Setelah tim penyidik meyakini adanya pasal yang disangkakan telah terpenuhi, berkas perkara tersangka akan segera dilimpahkan kembali ke jaksa untuk diperiksa ulang.

"Dengan begini semua jelas kan. Yah kita harap kasus ini segera ada kejelasan," tutur Marwito.

Sementara itu kordinator penyidik yang menangani perkara tersebut, Inspektur Satu (Iptu) Amran mengatakan pihaknya bersedia segera melimpahkan kembali berkas perkara kedua tersangka kasus perusakan rumah yang sebelumnya dikembalikan oleh jaksa peneliti pada tanggal 6 Februari 2019 lalu.

Selain itu, ia juga mengaku pihaknya selama ini telah bekerja secara profesional dalam penanganan perkara yang dikabarkan telah terkatung-katung nyaris dua tahun tersebut.

"Tapi masalahnya ada pada jaksa Kejati Sulsel yang ditunjuk menangani perkara ini," ungkap Amran saat menerima aspirasi massa LKBHMI cabang Makassar yang melakukan unjuk rasa di depan Mapolda Sulsel.

Ia berjanji akan bekerja sama dengan LKBHMI cabang Makassar dalam hal pendampingan hukum agar penanganan kasus perusakan rumah yang dilaporkan Irawati Lauw warga Jalan Buru sejak tahun 2017 dapat terselesaikan secepatnya.

"Intinya kami sangat terbuka dan siap bersama LKBHMI cabang Makassar mengawal penanganan kasus perusakan rumah ini hingga segera tuntas," ujar Amran.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Masa Penyidikan Habis, Kasus Ketum PA 212 Dihentikan

Dipastikan kasus ini tidak berlanjut hingga pengadilan dan dihentikan.

NASIONAL | 26 Februari 2019

Rizieq Syihab Sapa Pendukung Prabowo-Sandi di Inggris

Media memegang peranan penting dalam mengawal demokrasi.

NASIONAL | 26 Februari 2019

Dirintangi Patroli Vietnam, TNI AL Berhasil Tangkap 4 Kapal Pencuri Ikan

Kapal-kapal ikan berbendera Vietnam merupakan pelaku pencurian ikan terbanyak di Indonesia.

NASIONAL | 25 Februari 2019

Ma’ruf Amin: Kiai Harus Jaga Umat dan Negara

Kiai harus menyelamatkan umat dari paham-paham radikal dan menyimpang.

NASIONAL | 25 Februari 2019

Jokowi Minta Penerima PKH Punya Rencana Keuangan

PKH merupakan program prioritas pemerintah untuk mengurangi kemiskinan.

NASIONAL | 25 Februari 2019

Moto GP di Mandalika Jadi Daya Tarik Pariwisata

Konsep Sirkuit Mandalika yakni bertipe sirkuit jalanan yang mulai dibangun pada Oktober 2019 dengan target penyelesaian pada 2020.

NASIONAL | 25 Februari 2019

Penyuap Wali Kota Pasuruan Divonis 2 Tahun Penjara

Jaksa KPK Ferdian Adi Nugroho masih menyatakan pikir pikir atas vonis hakim.

NASIONAL | 25 Februari 2019

Seorang Wanita Selundupkan Sabu 392 Gram di Selangkangan

Petugas mengamankan 392 gram sabu-sabu yang disimpan di selangkangan dalam pembalut wanita.

NASIONAL | 25 Februari 2019

Wartawan Tegal Kutuk Kekerasan terhadap Awak Media di Munajat 212

Puluhan wartawan di Kabupaten Tegal berunjuk rasa terkait kasus persekusi yang menimpa sejumlah awak media saat meliput Munajat 212.

NASIONAL | 25 Februari 2019

Gunakan Digital Marketing, PSI Apresiasi Sentra Produksi Tahu Naya Jaya di Tegal

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi sentra produksi tahu yang bernama Nata Jaya di Tegal Jawa Tengah

NASIONAL | 25 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS