Wakil Ketua MK Puji PSI Saat Buka Bimbingan Teknis Penyelesaian Sengketa Pemilu

Wakil Ketua MK Puji PSI Saat Buka Bimbingan Teknis Penyelesaian Sengketa Pemilu
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat bimbingan teknis penyelesaian sengketa pemilu. Kegiatan pelatihan ini digelar di Gedung Pusdik Pancasila dan Konstitusi, Cisarua, Bogor, Kamis (28/2/2019) ( Foto: istimewa )
Yustinus Paat / WM Kamis, 28 Februari 2019 | 21:41 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menyelenggarakan pelatihan bimbingan teknis hukum acara penyelesaian perkara perselisihan hasil pemilihan umum bagi para pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pada acara pembukaan kegiatan, Kamis (28/2/2019) malam, hadir jajaran pimpinan MK, termasuk Wakil Ketua MK Aswanto, dan pengurus PSI, tingkat pusat dan daerah, yang dipimpin Ketua Umum PSI Grace Natalie.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua MK Aswanto menyampaikan pujian kepada PSI karena telah lolos menjadi peserta pemilu. Ia menyatakan, lolos sebagai peserta pemilu itu tidak mudah. Ada partai yang jauh lebih dulu dibentuk tapi tidak lolos verifikasi.

“Kalau tidak dikelola dengan manajamen yang profesional, saya yakin tidak akan lolos sebagai peserta pemilu. Ini bentuk apresiasi saya untuk PSI,” kata mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ini.

Menurut Aswanto, sesuai dengan isi Marsnya, PSI adalah tunas bangsa yang mewarnai perjalanan bangsa. "Tadi diputar Mars PSI. Ada satu kata kunci di liriknya, yaitu tunas bangsa. PSI adalah tunas bangsa yang akan menghiasi dan mewarnai perjalanan bangsa," ungkap Aswanto.

Pada kesempatan yang sama, Ketum PSI Grace Natalie menyampaikan pengalaman bersentuhan dengan MK untuk mengajukan gugatan materi terhadap sejumlah UU.

“Kami pernah mengajukan judicial review terhadap UU Pemilu terkait verifikasi berkas parpol peserta Pemilu 2019, dan syukur permohonan itu dikabulkan MK,” ucap Grace.

“Lalu kami juga mengajukan judicial review untuk UU MD3 tentang pembatasan kewenangan atau hak imunitas anggota dewan, bahkan kami satu-satunya partai yang mengajukan uji materi itu,” lanjut Grace, yang disambut tepuk tangan dari hadirin.

Selain itu, Grace juga berpesan kepada para peserta bimbingan teknis untuk serius mengikuti rangkaian kegiatan. “Bro dan Sis harap disiplin, datang lebih cepat tepat waktu dan serius selama tiga hari mengikuti bimtek ini. Buktikan meskipun kita muda tapi kita bisa serius mengikuti bimtek,” pesannya.

Kegiatan pelatihan ini digelar di Gedung Pusdik Pancasila dan Konstitusi, Cisarua, Bogor, dan berlangsung hingga 2 Maret mendatang.



Sumber: BeritaSatu.com