Ini Alasan Pemprov NTT Bersikeras Tutup Pulau Komodo
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Alasan Pemprov NTT Bersikeras Tutup Pulau Komodo

Sabtu, 9 Maret 2019 | 21:52 WIB
Oleh : Hotman Siregar / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap pada keyakinannya untuk menutup Pulau Komodo. Hal itu untuk memastikan binatang komodo yang ada di pulau tersebut bisa atraktif.

"Kemarin ada ribut-ribut, kami akan tutup komodo itu melanggar Undang-undang (UU). No, kami tidak melanggar UU karena hukum tertinggi adalah kesejahteraan umum. UU boleh ditempa, sekarang boleh tidak berlaku karena demi apa? Ya demi kesejahteraan umum," tegas Wakil Gubernur Provinsi NTT, Josef Nae Soi, dalam acara Pisah-Sambut Kepala Badan Perhubungam Provinsi NTT dan bincang bersama Diaspora NTT Jabodetabek di Anjungan NTT Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (9/3/2019) malam.

Josef mengaku tidak peduli terhadap pihak-pihak yang memprotes penutupan Pulau Komodo. "Kalau mau lawan dengan saya silahkan saja. Saya penasehat hukum Menkumham juga loh. Kami mau melakukan konservasi di Pulau Komodo," tambah Josef yang disambut tepuk tangan ratusan diaspora NTT Jabodetabek yang hadir dalam acara itu.

Josef menuturkan, kalau berbicara mengenai pariwisata di Pulau Komodo maka harus berbicara atraktif. Ia pun membandingkan melihat komodo yang ada di NTT dengan yang di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.

"Kita mau lihat Komodo yang asli, yang begitu lihat kerbau atau rusa liar langsung diterkam. Komodo seperti itu yang kita inginkan. Bukan Komodo yang nongkrong, diam seperti yang di Ragunan. Makanya kita lepas, harus lepas," tutur Josef.

Josef menginginkan atraksi di Pulau Komodo sama seperti di Sun City, Afrika Selatan (Afsel). Di Sun City, kata Josef, pengunjung dan wisatawan bisa melihat bagaimana binatang buas seperti Harimau mengejar binatang lainnya secara atraktif. Terlebih, komodo merupakan hewan langka yang hanya ada di Indonesia.

"Kita punya komodo di seluruh dunia tidak ada, mengapa kita tidak jual mahal. Atraksi harus dijual. Kita jual ke dunia. Memang harus orang kaya yang datang ke Komodo. Dengan uang itu kita bisa membantu saudara-saudara kita di NTT," jelas Josef.

Josef mengaku tak habis pikir masuk ke Komodo dengan uang sebesar Rp 20.000 hingga Rp 30.000. "No way. Kita mau masuk komodo itu US$ 500 atau US$ 1.000. Oleh karena itu, kami akan melakukan penutupan terhadap komodo. Pemerintah pusat mohon maaf saja kami juga wakil resmi pemerintah yang dilantik oleh presiden," tegas Josef.

Josef menambahkan, tidak masalah bila wisata di Komodo harus dijual sedikit mahal. "Kita harus memberikan sesuatu untuk NTT ini," tandas Josef.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Moratorium Izin Pinjol Dapat Dukungan Netizen

Langkah pemerintah ini mendapatkan dukungan penuh dari netizen atau warganet.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Fatayat NU Kota Tangerang Gelar Santunan dan Khitanan Massal Gratis

Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang, Banten, menggelar santunan dan khitanan massal gratis terkait Hari Santri Nasional 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pengamat: Guru Sekolah Swasta Jadi ASN Timbulkan Masalah Baru

Komnas Pendidikan meenyatakan, jika pemerintah butuh guru di sekolah negeri, sebaiknya melalui seleksi ketat untuk menghasilkan guru yang berkualitas

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Guru Jadi ASN P3K, Komnas Pendidikan: Sekolah Swasta Kelimpungan

Adanya skema seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) guru membuat sekolah swasta kelimpungan kekurangan guru yang andal dan profesional

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Mahfud MD: Kesuksesan PON Bukti Rakyat Papua Dukung NKRI

Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan kesuksesan PON XX Papua 2021 membuktikan rakyat dan pemda Papua mendukung NKRI.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

P2G Soroti Nasib Guru Honorer Lulus Seleksi P3K Tahap I, tetapi Tak Ada Formasi

Para guru honorer yang telah lulus seleksi P3K tahap I, namun tidak ada formasi dan tidak dapat formasi karena tidak berasal dari sekolah induk

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pemerintah Diminta Buat Aturan Khusus Rekrutmen Guru Honorer dari Sekolah Swasta

Pemerintah diminta untuk membuat aturan khusus untuk dalam rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dari sekolah swasta

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Sekolah Negeri Butuh 1,1 Juta Guru Tahun Ini

Berdasarkan data Kemendikbudristek dan Kemenpan RB tahun 2021, kebutuhan guru ASN di sekolah negeri secara nasional sampai 2021 saja berjumlah 1.090.678

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Binus University Gelar PTM Sesuai Arahan Mendikbudristek

Siap memulai pembelajaran tatap muka sesuai arahan Mendikbudristek, Binus University bekerja sama dengan rumah sakit hingga meluncurkan aplikasi mobile khusus.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Anggota Komisi III DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Kinerja Kalapas Cipinang

Anggota Komisi III DPR Supriansa meminta Kemenkumham mengevaluasi kinerja Kalapas Cipinang atas dugaan peredaran narkoba yang tersebar melalui media sosial.

NASIONAL | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
Ace Oldfields Tetapkan Harga IPO Rp 195

Ace Oldfields Tetapkan Harga IPO Rp 195

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings