Timnas Pencegahan Korupsi Sudah Jalankan Perpres 54/2018
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Timnas Pencegahan Korupsi Sudah Jalankan Perpres 54/2018

Rabu, 13 Maret 2019 | 19:14 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Tim Nasional (timnas) pencegahan korupsi bekerja sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) 54/2018. Perpres menetapkan tiga fokus yaitu perizinan dan tata niaga, keuangan negara, serta penegakan hukum.

“Kami sudah jalankan ini. Ada 11 aksi yang nanti ada 24 sub aksi yang akan dilaksanakan. Kalau kita melihat secara detil, dari 11 aksi tadi paling tidak mencakup beberapa kegiatan,” kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.

Hal itu disampaikan Agus dalam acara Penyerahan Dokumen Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2019-2020 dan Laporan Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi 2019, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Agus menyatakan, kemudahan perizinan berada pada sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pihaknya berharap tak hanya pemerintah daerah yang tergabung dalam OSS, melainkan juga kementerian pusat.

Agus mengungkap, masih banyak kegiatan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Kementerian Kesehatan yang harus disinergikan dengan OSS. “Yang tidak kalah pentingnya, transparansi dalam perizinan sumber daya alam. Tumpang tindih perizinan akan dibenahi,” ujar Agus.

Belum Dieksekusi

Menurut Agus, kebijakan pemanfaatan lahan negara yang terlanjur salah tak bisa terus dibiarkan. Sudah ada yang berkekuatan hukum tetap, tapi belum dilakukan eksekusi.

“Misalnya di Padang Lawas Register 40 itu sangat luas. Kalau itu diserahkan kepada rakyat sebagai redistribusi aset, saya pikir akan sangat baik sekali,” imbuh Agus.

Terkait aksi fokus keuangan negara, Agus menjelaskan, utamanya yakni mengintegrasikan antara e-budgeting dan e-planning. Sebab, selama ini sejumlah kementerian mengembangkan sendiri mengenai hal tersebut.

“Kami juga menggaris bawahi sistem e-budgeting, dan e-planning harus terintergarsi dengan e-procurement. Kami berharap e-procurement yang akan datang mestinya ini kesempatan untuk mengembangkan industri kita,” ucap Agus.

Menyangkut penegakan hukum, Agus mengatakan, pihaknya tak ingi mencampuri pengadilan. Namun pihaknya menyarakan supaya tata kelola administrasi pengadilan diperbaiki. “Misal di Mahkamah Konstitusi, hari ini sidang, sore bisa tayang,” kata Agus

“Hari ini masing-masing bagian sudah punya sistem informasi namun tidak saling menyambung berbicara. Lapas punya sistem informasi namun polisi tidak tahu mana narapidana yang overstay. Jadi dengan cara ini memudahkan, sistem ini memperbaiki penegakan hukum kita.”

Agus menuturkan, pihaknya berharap tak ada lagi penambahan organisasi baru di pemerintahan. Di Amerika Serikat, ungkap Agus, ada 911. Kemudian perlu dibentuk homeland security bukan menciptakan organsiasi baru.

Homeland security gabungan imigrasi, custom and border protection dan coast guard jadi homeland security. Kalau mau efektifkan kerja kita jadi satu organisasi yang ada jadi cara yang lebih baik,” pungkas Agus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Gugatan Soal Polusi Udara Jakarta Dikabulkan, Ini 5 Perintah Hakim kepada Gubernur Anies

Hakim perintahkan Anies Baswedan melakukan pengawasan ketaatan setiap orang terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang pengendalian pencemaran udara.

NASIONAL | 16 September 2021

Kementerian Kesehatan Berduka, Nakes Gabriella Tewas di Tangan KKB di Kiwirok, Papua

Nakes Gabriella Meilani ditemukan tewas di jurang bersama seorang rekannya yang masih hidup, Kristina Sampe.

NASIONAL | 16 September 2021

Mahasiswa Indonesia Ikut Program ICT dengan MSU Malaysia

Sebanyak 40 mahasiswa dari empat universitas di Indonesia, termasuk Universitas BSI ikut program ICT dan MSU Malaysia.

NASIONAL | 16 September 2021

Wapres Tinjau Pelaksanaan PTM di SMA Negeri 19 Kabupaten Tangerang

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan tinjauan PTM yang diselenggarakan di SMA Negeri 19 Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/9/2021).

NASIONAL | 16 September 2021

Bantu Peternak, Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto Ciptakan Aplikasi Dokter Ayam

Aplikasi Dokter Ayam dilengkapi dengan berbagai informasi penyakit ayam, cara pencegahan hingga pengobatan yang sudah tervalidasi oleh pakar.

NASIONAL | 16 September 2021


PN Jakpus Nyatakan Jokowi dan Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Terkait Polusi Udara

PN Jakarta nyatakan Jokowi dan Anies Baswedan melakukan perbuatan melawan hukum terkait polusi udara.

NASIONAL | 16 September 2021

Kemkumham Tunggu Hasil Penyidikan Polri Untuk Renovasi Lapas Tangerang

Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM masih menunggu renovasi blok C2 yang berada di Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar Rabu (8/9/2021) lalu.

NASIONAL | 16 September 2021

Sebelum Terbang, Almarhum Kopilot Rimbun Air Sempat Telepon Anaknya

‎Almarhum M Fajar Dwi Saputra (26) yang bekerja sebagai kopilot di maskapai Rimbun Air sempat menelpon anaknya melalui video call.

NASIONAL | 16 September 2021

Politikus PDIP: Perlu Ada Rising Star Calon Panglima TNI Lewati Pemilu 2024

Politikus PDIP Tubagus Hasanuddin menilai perlu ada rising star calon panglima TNI, melewati Pemilu 2024.

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Puluhan Napi Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Jalani Trauma Healing

Puluhan Napi Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Jalani Trauma Healing

MEGAPOLITAN | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings