Gerindra: PSI Mendegradasi Pemerintahan Jokowi
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-8.16)   |   COMPOSITE 6413.89 (-119.64)   |   DBX 1221.71 (-12.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.5)   |   IDX30 542.994 (-9.69)   |   IDX80 145.925 (-3.2)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.44)   |   IDXESGL 150.111 (-3.08)   |   IDXG30 148.081 (-3.22)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-8.48)   |   IDXQ30 153.853 (-2.48)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-7.69)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-14.79)   |   IDXV30 149.364 (-4.87)   |   INFOBANK15 1084.54 (-10.34)   |   Investor33 464.502 (-7.45)   |   ISSI 189.074 (-4.42)   |   JII 668.709 (-17.72)   |   JII70 233.837 (-6.5)   |   KOMPAS100 1296.34 (-26.5)   |   LQ45 1011.21 (-20.35)   |   MBX 1772.39 (-35.34)   |   MNC36 342.942 (-5.45)   |   PEFINDO25 336.865 (-10.56)   |   SMInfra18 332.042 (-9.62)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.8)   |  

Gerindra: PSI Mendegradasi Pemerintahan Jokowi

Rabu, 13 Maret 2019 | 21:21 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai, pidato Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie sebenarnya mengonfirmasi dan mendegrasi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang gagal membangun kebersamaan dan kerukunan umat beragama. Menurut Arief, PSI seharusnya sadar diri dengan dukungan mereka terhadap Jokowi.

"Ini PSI sama saja mendegradasi pemerintahan Joko Widodo atau dianggap gagal dalam hal membangun kebersamaan dan kerukunan umat beragama, di era Joko Widodo rumah ibadah agama ditutup karena memang tidak memenuhi Peraturan dan UU yang berlaku," kata Arief di Jakarta, Rabu (13/3).

Apalagi, kata Arief, Grace menyebutkan marak terjadi persekusi selama ini. Menurut Arief, hal ini menunjukkan Jokowi gagal membangun kesadaran hukum bagi warga negara Indonesia.

"Persekusi marak di era Joko Widodo kata Ketum PSI, artinya Joko Widodo gagal dong dalam melakukan penyadaran terhadap warga Negara Indonesia tentang penerapan hukum dan HAM," ungkap dia.

Terkait sindiran Grace terhadap partai yang masih mencalonkan mantan napi kasus korup menjadi caleg termasuk Partai Gerindra, Arief menegaskan bahwa tidak satu ayat dan pasal dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang melarang eks koruptor menjadi caleg.

"Kan dalam UU Pemilu tidak ada satu pasal ataupun ayat-nya yang melarang seorang eks napi koruptor mencalonkan diri sebagai caleg. UU Pemilu ini kan yang buat pemerintahan Joko Widodo dan partai pendukung Joko Widodo ya," kata Arief.

Lebih lanjut, Arief berjanji, jika Prabowo -Sandi menang, maka akan menempatkan pengaturan khusus dalam UU Pemilu soal larangan eks koruptor menjadi caleg. Pihaknya melakukan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Senada dengan itu, Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menilai, Ketum PSI Grace Natalie menyampaikan statement-statement kontroversial untuk mencari panggung, melakukan sensasi karena minim prestasi.

Sebelumnya, Ketua Umum PSI Grace Natalie, menyindir partai-partai lama yang minim semangat antikorupsi dan bungkam terhadap persoalan intoleransi, persekusi dan penutupan sejumlah rumah ibadah. Bahkan, Grace mengaku aneh masih ada partai-partai yang mengusung caleg mantan terpidana kasus korupsi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Relawan Samawi Nilai Prabowo Perlu Belajar Kendalikan Emosi di Ruang Publik

Calon presiden (capres) 02 Prabowo Subianto perlu lebih mengendalikan emosi saat di ruang-ruang publik.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Wiranto: Jangan Diributkan Seakan Ledakan di Sibolga Bagian dari Menganggu Pemilu.

Terorisme bergerak tatkala ada kelengahan dari aparat keamanan.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Timnas Pencegahan Korupsi Sudah Jalankan Perpres 54/2018

Tim Nasional (timnas) pencegahan korupsi bekerja sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) 54/2018.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Wiranto Minta Semua Pihak Doakan Prajurit TNI-Polri yang Bertugas di Papua

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta agar seluruh pihak mendoakan aparat keamanan yang bertugas di Papua.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Jokowi: Kita Sudah Gencar dan Terus Menerus Menekan Perilaku Korupsi

Semangat untuk membuat Indonesia bebas dari korupsi dimiliki setiap institusi pusat hingga daerah

NASIONAL | 13 Maret 2019

Bom di Sibolga, Jokowi: Enggak Ada Kaitannya dengan Pilpres

Ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara, tak berkaitan dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019

NASIONAL | 13 Maret 2019

Lenis Kogoya Usul 600 Pasukan Tambahan TNI Ditarik Kembali

Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya mengusulkan agar 600 pasukan TNI tambahan di Papua untuk ditarik kembali.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Lion Air: Grounded Pesawat Tak Pengaruhi Penerbangan

Lion Air memiliki 10 pesawat Boeing 737 Max 8 yang tengah dilarang terbang (grounded).

NASIONAL | 13 Maret 2019

CEO Abu Tours Didakwa Lakukan Pidana Korporasi

Ceo Abu Tours Hamzah Mamba didakwa telah melakukan pidana korporasi oleh jaksa penuntut umum Kejati Sulsel.

NASIONAL | 13 Maret 2019

Sadis! Orang Utan Diberondong 74 Peluru

Seekor induk orang utan mengalami luka cukup parah. Sebanyak 74 peluru senapan angin bersarang di sekujur tubuh orang utan itu.

NASIONAL | 13 Maret 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS