JK Nilai Reformasi Birokrasi di Indonesia Sudah Berhasil

JK Nilai Reformasi Birokrasi di Indonesia Sudah Berhasil
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri PANRB Syafruddin membuka International Reform Symposium and Regional Workshop 2019 di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (14/3/2019). ( Foto: Beritasatu TV )
Zumrotul Muslimin / ZTM Jumat, 15 Maret 2019 | 00:20 WIB

Denpasar, Beritasatu,com - Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin membuka International Reform Symposium and Regional Workshop 2019 di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (14/3/2019).

Simposium Reformasi Birokrasi diikuti 11 negara di kawasan Asia Tenggara. Pertemuan diselenggarakan dengan tujuan untuk memaparkan kemajuan reformasi birokrasi di setiap negara di kawasan Asia Tenggara.

Wapres Jusuf Kalla menilai reformasi birokrasi yang berjalan di Indonesia sudah berhasil karena mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

“Kalau dahulu kementerian dan lembaga mengatur sampai di kabupaten, maka dewasa ini semua memberi arahan dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah setempat," kata JK dalam sambutannya.

Sementara itu Menteri Syafruddin menyatakan hasil reformasi birokrasi adalah pemerintah bisa mengefisiensi anggaran hingga Rp 110 triliuan. Efisiensi dilakukan oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.

"Yang paling penting sekarang yang kita peroleh dalam 2 tahun terakhir adalah efisiensi yang dilakukan pemda, terutama di tingkat satu dan tingkat dua," kata Syafruddin.

Simposium Reformasi Birokrasi akan berlangsung hingga 15 Maret 2019. Acara ini diharapkan dapat memajukan efisiensi birokrasi di negara kawasan Asia Tenggara.

Lihat video:



Sumber: BeritaSatu TV