OTT Romahurmuziy, KPK Turut Amankan Sekjen Kementerian Agama

OTT Romahurmuziy, KPK Turut Amankan Sekjen Kementerian Agama
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantansan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019) pukul 20.15 WIB. ( Foto: Beritasatu TV )
Fana Suparman / CAH Jumat, 15 Maret 2019 | 23:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemag), M. Nur Kholis, Jumat (15/3). Nur Kholis diamankan

terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Satgas KPK terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy dan pejabat Kemag di Jawa Timur pada pagi hari tadi. Diamankannya Nur Kholis dibenarkan oleh salah seorang stafnya yang enggan disebutkan namanya.

Disebutkan, Nur Kholis diamankan di Kantor Kementerian Agama pada sore tadi. "Dijemput di kantor tadi sore jam 5," kata staf tersebut di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/3) malam.

Tim KPK telah menyegel ruang kerja Nur Kholis di Kementerian Agama. Tak hanya ruangan Nur Kholis, KPK juga telah menyegel ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin.

Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK terkait informasi diamankannya Nur Kholis dan penyegelan dua ruang kerja tersebut.
Diketahui, tim Satgas KPK menangkap Romi, sapaan Romahurmuziy di Jawa Timur pada Jumat (15/3/2019) pagi.

Selain Romi, KPK juga menangkap lima orang lainnya yang terdiri dari staf anggota DPR, pejabat Kementerian Agama (Kemag) dan pihak swasta. Keenam orang tersebut ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap terkait dengan pengisian jabatan di lingkungan Kemag.

Dalam OTT ini, KPK juga menyita uang tunai yang diduga barang bukti suap. KPK menduga jual beli jabatan yang melibatkan Romi ini bukan yang pertama, tetapi sudah terjadi berulang kali. KPK berjanji akan segera menyampaikan secara rinci kasus ini dalam konferensi pers



Sumber: Suara Pembaruan