Pendidikan Kunci Menuju Kemandirian Bangsa

Pendidikan Kunci Menuju Kemandirian Bangsa
Titiek Soeharto ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Rabu, 20 Maret 2019 | 15:39 WIB

Tasikmalaya, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi mengatakan, pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk mengubah kondisi ekonomi dan strata sosial.

Menurut Titiek Soeharto, panggilannya, setiap agama dan kearifan budaya selalu memberikan penghargaan tinggi kepada pendidikan. Dalam Islam, belajar adalah kewajiban setiap Muslim yang berlangsung sejak buaian, dan hanya berhenti saat datangnya kematian.

“Ini zaman persaingan terbuka. Bahkan kita lihat, kini untuk pekerjaan sederhana pun harus bersaing dengan warga negara asing,” kata Titiek Soeharto, saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan beasiswa Primajasa Foundation di Gedung Mandalawangi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (19/3/2019).

Titik Soeharto menyayangkan kurangnya komitmen penyelenggara negara untuk melindungi tenaga kerja lokal.

Oleh karena itu, menurut Titiek Soeharto, semua warga negara harus terus mendorong generasi penerus untuk mendapatkan kesempatan seluas-luasnya guna menempuh pendidikan. “Kita ingin anak-anak kita dapat pekerjaan baik dan menjadi pengusaha muda yang dapat menciptakan karya-karya baru," kata Titiek Soeharto dalam keterangan tertulisnya.

Kehendak berkarya dan mencipta tersebut juga menjadi semangat yang hidup dalam Partai Berkarya. Pada saat mengunjungi Kampung Bordir siang harinya, ia mengimbau para pengrajin-pengusaha kecil untuk terus berkreasi.

Titik Soeharto meyakinkan para pengusaha kecil tersebut bahwa hanya dengan berkreasi dan berkarya maka masyarakat bisa membangun kemandirian dan mencapai kesejahteraan.

“Teruslah menjaga semangat untuk berkarya dalam setiap kondisi. Insyaallah, semua akan membawa kepada kondisi yang lebih baik. Allah yang Maha Kuasa selalu menghargai jerih payah hamba-Nya,” kata Titiek Soeharto.

Tentang semangat untuk senantiasa berkarya itu, menurut mantan wakil ketua Komisi IV DPR itu, didapatkannya dari sosok ayah, presiden kedua Indonesia, Soeharto. “Beliaulah, yang semasa hidup selalu menanamkan dan menumbuhkan keyakinan untuk terus berkarya dan membawa kebaikan bagi sesama,” ujar Titiek Soeharto.

Selain menghadiri dan menyerahkan beasiswa Primajasa Foundation dan mengunjungi serta bersambung rasa dengan para perajin-pengusaha kecil di Kampung Bordir, Titiek Soeharto juga mengunjungi dan bersilaturahmi dengan warga Pesantren Idrisiyyah, Cisayong.



Sumber: Suara Pembaruan