Cegah Korupsi Politik, Ini Hal yang Perlu Diperbaiki
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cegah Korupsi Politik, Ini Hal yang Perlu Diperbaiki

Kamis, 21 Maret 2019 | 15:39 WIB
Oleh : Robertus Wardi / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Dosen Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Jakarta Arif Susanto mengemukakan korupsi politik akan terus berulang sejauh tidak terdapat perubahan mendasar dalam infrastruktur politik nasional. Tiga hal mendasar yang perlu dibenahi yaitu pelembagaan politik, budaya patronase dan kontrol atau pengawasan yang ketat terhadap perilaku elite.

"Pelembagaan politik di tubuh Parpol lemah. Salah satu bentuknya adalah buruknya otonomi kelembagaan karena Parpol bergantung pada sentralitas ketokohan elitenya," kata Arif di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Ia menanggapi terus maraknya penangkapan kasus korupsi untuk elit partai. Terakhir adalah operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap Ketua Umum PPP M Romahurmuziy alias Romy dalam kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemnag).
Arif menjelaskan lemahnya pelembagaan politik diperparah dengan kuatnya budaya patronase. Dengan pemusatan kekuasaan dan kuatnya personalitas, elite Parpol leluasa mengembangkan patronase.

"Mereka berdagang pengaruh dalam relasi tidak seimbang antara patron dan klien. Sebagai patron, elite politik menjadi sumber distribusi kuasa. Sedangkan kliennya bersedia memberikan upeti atau bentuk-bentuk lain dukungan yang dibutuhkan untuk mempertahankan kekuasaan," jelas Arif.

Dia melihat‎ pemusatan kekuasaan dan patronase berkaitan dengan faktor ketiga, yaitu lemahnya kontrol dan pengawasan. Setiap kekuasaan membutuhkan kontrol sebagai perimbangan. Tetapi dengan struktur memusat, kekuasaan yang tidak terawasi ketat memunculkan potensi kuat penyalahgunaan.

"Kasus-kasus korupsi politik merupakan manifestasi kombinasi ketiga masalah inheren Parpol," tegas Arif.

Persoalan lain yang menyebabkan korupsi politik, lanjut Arif adalah buruknya komunikasi politik dengan massa. Hubungan Parpol berikut elitenya dengan massa berlangsung temporer. Hubungan hanya menguat menjelang Pemilu dan menguap setelahnya. Lebih daripada itu, relasi ini juga ditandai oleh ketergantungan massa terhadap elite Parpol, yang antara lain dibangun dari politik uang berbiaya tinggi.

"Apakah pendanaan Parpol oleh negara dapat menghapuskan korupsi politik? Sebelum bicara pendanaan, ada baiknya untuk memperbaiki struktur dan kultur dalam internal Parpol. Tanpa perubahan mendasar tersebut, alih-alih membiayai Parpol, pendanaan negara berpotensi disalahgunaan untuk membiayai aktivitas politik elite tanpa pencerdasan politik bagi massa pemilih," tutup Arif yang juga‎ analis politik dari Exposit Strategic.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Banyuwangi Menuju Kota Marathon

Lebih dari seribu pelari akan ambil bagian dalam ajang Mandiri Banyuwangi Half Marathon ini.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Kejar Target 2024, BPPT Harus Cetak 250 Doktor

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan mencetak 200-250 doktor hingga tahun 2024 untuk mengejar kemajuan inovasi.

NASIONAL | 21 Maret 2019

DPR Menolak Pembentukan Badan Riset Nasional

Wakil Ketua panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Sisnas Iptek Andi Yuliani Paris menilai kehadiran Badan Riset Nasional (BRN) tidak diperlukan.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Pengerjaan Fisik Tol Manado-Bitung IIA Sudah 80,21 Persen

Pengerjaan fisik ruas jalan tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) seksi IIA hingga pertengahan Maret 2019 mencapai 80,21 persen.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Dana Desa untuk Kabupaten Lebak 2019 Mencapai Rp 432,9 Miliar

Dana desa yang berasal dari APBN akan dibagikan ke setiap desa masing-masing Rp 700 juta sampai dengan Rp 2,5 miliar.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Masyarakat Kritisi Bantuan Freeport untuk Korban Banjir Sentani

PTFI harusnya melihat kebutuhan pengungsi yang lebih besar seperti tenda-tenda, terpal, dan juga perlu mendatangkan alat berat membantu pemerintah daerah.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Di Depan Tokoh Agama, Ma'ruf Ajak Warga Jaga Keutuhan Bangsa

Jika dia dan Jokowi terpilih lagi, maka pembangunan bangsa tidak dimulai dari nol atau awal.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Penjaga Klenteng Tertua di Semarang Tewas Terbakar

Seorang penjaga klenteng tertua di Semarang, Jawa Tengah, tewas terbakar, diduga sulit menyelamatkan diri karena sedang sakit.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Polri: Penebar Hoax Bisa Dikenakan UU Antiterorisme

Terorisme: adanya unsur ancaman kekerasan atau menimbulkan suasana teror dan rasa takut secara meluas.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Jenazah Bharada Aldy Diterbangkan ke Kalimantan Utara

Jenazah Bharada Aldy diberangkatkan dari Timika dengan pesawat Garuda, diharapkan tiba Kamis sore di Kalimantan Utara.

NASIONAL | 21 Maret 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS