Sebelum Bunuh Diri, Terduga Teroris Terlibat Asmara Yang Rumit
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sebelum Bunuh Diri, Terduga Teroris Terlibat Asmara Yang Rumit

Kamis, 21 Maret 2019 | 16:11 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Terduga teroris berinisial Y atau Khodijah, 39, yang ditangkap Densus 88/Antiteror di Klaten, Jawa Tengah pada 14 Maret dan akhirnya memilih bunuh diri, diduga terjebak dalam urusan asmara yang rumit.

“Dia masih berstatus istri sah, tapi tidak perlu saya sebutkan nama karena suami dan anaknya itu tidak mengikuti apa yang dikehendaki. Dia meninggalkan suaminya mau nikah sama AH. Sudah ada deal mau nikah,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (21/3/2019).

AH alias Abu Hamzah adalah tersangka utama jaringan terorisme yang diringkus di Sibolga, Sumatera Utara, 12 Maret lalu.

Beberapa jam setelah Abu Hamzah ditangkap, istrinya menolak imbauan polisi dan akhirnya juga memilih meledakkan dirinya di dalam rumah.

Dengan demikian, sudah dua wanita yang berhubungan dekat dengannya memilih bunuh diri. Selain dengan Y, polisi mengatakan Abu Hamzah juga akan mempersunting R asal Tanjung Balai.

“Dia (Y) juga sudah menggadaikan rumah dan tanahnya. Sudah dapat DP Rp 5 juta dan ketemu PS di Lampung, Rp 3 juta dikasih ke PS dan dikirim ke sana (Sibolga) untuk beli alat-alat dan bahan peledak. Begitu PS ketangkap, dia kembali ke Klaten,” sambung Dedi.

Dari hasil penjualan rumah dan tanah nantinya, masih kata Dedi, akan dibelikan mobil Kijang. Mobil itu rencananya akan digunakan sebagai bom mobil.

Sementara itu polisi belum memastikan dari mana asal cairan asam klorida atau HCl yang ditemukan di perut Y dan membuat lambungnya jebol. YW diketahui pernah sakit asam lambung.

“Sudah dilakukan olah TKP. Makanya tunggu hasil Labfor. Temuan di dalam perut sudah jelas kandungannya asam klorida. Tinggal dicocokkan dengan beberapa barang di TKP cocok atau identik nggak dengan yang ada di dalam perut itu,” sambungnya.

Seperti diberitakan bahan kimia itu ditemukan di saluran pencernaan. Lambung jenazah robek dan berisi darah berwarna hitam sehingga korban meninggal. Cairan lambung telah diperiksa di Labfor Polri.

Menurut sumber Beritasatu.com di Mabes Polri, Y meminum cairan pembersih lantai yang diambil dari kamar mandi.

Korban sempat dibawa ke IGD RS Polri Kramat Jati pada Senin dini hari dan sudah sempat dikuras lambungnya tapi sudah terlambat karena lambungnya mengalami korosi berat. Akhirnya nyawa korban tak tertolong.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rakorsus Kemenko Polhukam Bahas Hak Sekolah 1.894 Anak Pengungsi Asing di Indonesia

Sampai Desember 2018, pengungsi dari luar negeri dan pencari suaka di Indonesia berjumlah 14.016 orang. Rinciannya, 10.793 pengungsi, dan 3.223 pencari suaka.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Update: Pengungsi Korban Banjir Sentani 11.156 Jiwa

Para korban berasal dari puluhan kampung dan kelurahan di Distrik Sentani, Sentani Barat, Waibu, Ravenirara, dan Depappre.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Gubernur Sumsel Bantah Larang Ronaldinho Main di Palembang

Berdasarkan keterangan Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Alex Noerdin Cup 2019, Eddy Sofyan di beberapa media menyebutkan bahwa Ronaldinho batal ke Palembang.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Cegah Korupsi Politik, Ini Hal yang Perlu Diperbaiki

Tiga hal mendasar yang perlu dibenahi yaitu pelembagaan politik, budaya patronase dan kontrol atau pengawasan yang ketat terhadap perilaku elite parpol.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Banyuwangi Menuju Kota Marathon

Lebih dari seribu pelari akan ambil bagian dalam ajang Mandiri Banyuwangi Half Marathon ini.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Kejar Target 2024, BPPT Harus Cetak 250 Doktor

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan mencetak 200-250 doktor hingga tahun 2024 untuk mengejar kemajuan inovasi.

NASIONAL | 21 Maret 2019

DPR Menolak Pembentukan Badan Riset Nasional

Wakil Ketua panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Sisnas Iptek Andi Yuliani Paris menilai kehadiran Badan Riset Nasional (BRN) tidak diperlukan.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Pengerjaan Fisik Tol Manado-Bitung IIA Sudah 80,21 Persen

Pengerjaan fisik ruas jalan tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) seksi IIA hingga pertengahan Maret 2019 mencapai 80,21 persen.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Dana Desa untuk Kabupaten Lebak 2019 Mencapai Rp 432,9 Miliar

Dana desa yang berasal dari APBN akan dibagikan ke setiap desa masing-masing Rp 700 juta sampai dengan Rp 2,5 miliar.

NASIONAL | 21 Maret 2019

Masyarakat Kritisi Bantuan Freeport untuk Korban Banjir Sentani

PTFI harusnya melihat kebutuhan pengungsi yang lebih besar seperti tenda-tenda, terpal, dan juga perlu mendatangkan alat berat membantu pemerintah daerah.

NASIONAL | 21 Maret 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS