Pokja Perempuan MRP Papua Barat Temui Komnas Perempuan Bahas Soal Kekerasan

Pokja Perempuan MRP Papua Barat Temui Komnas Perempuan Bahas Soal Kekerasan
Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat melakukan pertemuan dengan Komnas Perempuan di Kantor Komnas Perempuan di Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019. ( Foto: Istimewa )
Robert Isidorus / JEM Jumat, 22 Maret 2019 | 17:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komnas Perempuan melakukan pertemuan dengan Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat, Kantor Komnas Perempuan di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Ketua Pokja Perempuan MRP Papua Barat Christine Ayello mengatakan, pertemuan itu difasilitasi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sofia Maipauw.

“Pertemuan tersebut sangat penting bagi Pokja Perempuan MRP Papua Barat terutama terkait upaya kita secara terus menerus menyuarakan tentang kekerasan terhadap perempuan asli Papua di Papua Barat,” kata Christina kepada Beritasatu.com, Jumat (22/3/2019).

Dikatakan Christina bahwa Pokja Perempuan MRP Papua Barat memiliki tanggung jawab besar melindungi perempuan asli Papua dari segala macam bentuk tindakan kekerasan.

"Ke depannya kita akan gandeng Komnas Perempuan untuk bekerja sama mengangkat, melindungi, dan mengampanyekan tentang stop kekerasan terhadap perempuan di Papua Barat," kata Christina.

Wakil Ketua Komnas Perempuan Yuniati dalam pertemuan itu menyatakan mendapat penghormatan khusus atas kunjungan dari Pokja Perempuan MRP Papua Barat untuk membicarakan kerja sama mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan.

"Melalui dialog Komnas Perempuan dan Pokja Perempuan MRP ini, tentu saja ada kesepakatan dan membahas sejumlah hal penting tentang kerja-kerja strategis ke depannya," kata Yuniati.

Dikatakan Yuniati, ke depannya ketika terjadi persoalan kekerasan terhadap perempuan di Papua Barat, kedua lembaga melalui pokja perempuan akan turun menyelesaikan secara bersama, menyelamatkan perempuan dari tindakan kekerasan.

Komnas Perempuan, kata Yuniati, siap membantu MRP Papua Barat untuk pelayanan dan edukasi terhadap korban kekerasan perempuan. Juga Komnas Perempuan dan MRP Papua Barat akan kerja sama dalam hal komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk kampanye stop kekerasan perempuan asli Papua di Papua Barat.

"Semoga pertemuan awal ini menjadi awal mula kerja sama yang baik antara Pokja Perempuan MRP Papua Barat dan Komnas Perempuan dalam memerangi a kekerasan terhadap perempuan Papua," kata Yuniati.

Sementara Sofia Maipauw mengatakan kunjungan anggota Pokja Perempuan MRP Papua Barat bermaksud mendapatkan masukan dari Komnas Perempuan tentang potret konsentrasi kerja Komnas Perempuan terhadap isu perempuan di Papua Barat. Hal , mana diharapkan ke depan ada kerja sama dan kolaborasi program antarkedua lembaga untuk pemberdayaan perempuan Papua di Provinsi Papua Barat.

Pertemuan semacam itu, kata Sofia Maipauw, juga dilakukan dengan beberapa kementerian yang membahas beberapa program yang nantinya akan dikerjakan Pokja Perempuan MRP Papua Barat.

Pokja Perempuan MRP Papua Barat juga mengunjungi kampus UKI Jakarta untuk advokasi beberapa persoalan yang dialami oleh mahasiswa Papua yang ada di Jakarta.

Sofia Maipauw mengatakan, MRP Papua Barat juga perlu melakukan advokasi terhadap persoalan mahasiswa Papua untuk memastikan penggunaan dana otonomi khusus (otsus) tepat sasaran.



Sumber: Suara Pembaruan