Direktur Krakatau Steel Diduga Terima Suap dari Kontraktor

Direktur Krakatau Steel Diduga Terima Suap dari Kontraktor
Febri Diansyah. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / AO Sabtu, 23 Maret 2019 | 00:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang Direktur PT Krakatau Steel dan tiga orang lainnya dalam operasi tangkap tangan di Jakarta dan kawasan BSD, Tangerang Selatan, Jumat (22/3). Keempat orang itu ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap.

Direktur Krakatau Steel tersebut diduga menerima suap dari pihak kontraktor. Suap ini terkait dengan proyek di Krakatau Steel.

"Kami menduga sudah terjadi transaksi pada salah satu direktur BUMN diduga menerima uang dari pihak swasta dalam hal ini kontraktor yang kami indikasikan sebelumnya pernah punya kerja sama atau pengerjaan proyek dengan BUMN tersebut. Jadi, kaitan kepentingannya sejauh ini yang teridentifikasi dan saya dapatkan informasinya terkait hal itu," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3/2019) malam.

Tak hanya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan dolar AS, direktur Krakatau Steel tersebut diduga menerima suap melalui sarana perbankan. Saat ini, KPK sedang mendalami transaksi suap tersebut "Transaksi yang didalami saat ini krn diduga ada kombinasi antara pemberian secara tunai dan pemggunaan sarana perbankan, keduanya sedang didalmi. Baik transaksi yang gunakam rupiah ataupun dolar," katanya.

Meski demikian, Febri belum membeberkan secara rinci nominal uang suap yang diterima direktur Krakatau Steel tersebut. Febri berjanji akan menyampaikan lebih detil mengenai kasus ini dalam konferensi pers yang rencananya digelar pada Sabtu (23/3/2019).

"Besok, baru kita sampaikan informasinya dalam konferensi pers. Semoga bisa kita sampaikan Sabtu sore besok," katanya.
Saat ini, keempat orang yang ditangkap telah berada di Gedung KPK dan menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka. (F-5)



Sumber: Suara Pembaruan