Siswa: Soal UN Ternyata Tidak Sulit

Siswa: Soal UN Ternyata Tidak Sulit
M Aqsha Afilla, siswa kelas XII SMAN 1 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) usai menjalankan UN Bahasa Indonesia di Gedung SMAN 1 Makassar, Senin(1/4) ( Foto: Suara Pembaruan / Maria Fatima Bona )
Maria Fatima Bona / IDS Selasa, 2 April 2019 | 12:00 WIB

Makassar, Beritasatu.com - Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA dan MA telah berlangsung sejak Senin (1/4) dengan Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran pertama yang diujikan.

M Aqsha Afilla, siswa kelas XII SMAN 1 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuturkan, soal UN Bahasa Indonesia secara keseluruhan tidak sulit sehingga ia yakin bahwa 80% jawaban yang dikerjakannya benar.

“Soal Bahasa Indonesia tadi mudah, semua soal tidak berbeda dari materi-materi yang telah kami pelajari selama ini,”kata siswa jurusan IPS ini kepada Beritasatu usai mengikuti UN hari pertama.

Selain Aqsha, pendapat senada juga disampaikan oleh siswa lainnya, Alvira Eka dan Farhan Abadi. Mereka mengatakan, pelaksanaan UN Bahasa Indonesia tidaklah terlalu sulit.

Khusus untuk Farhan, pertanyaan tentang kesulitan soal UN ini langsung diajukan oleh Mendikbud Muhadjir Effendy saat meninjau UN di kelasnya. Bahkan, mendapat hadiah berupa pijitan dari Mendikbud.

“Dik Farhan pasti capek ya. Sini saya pijat punggungnya supaya rileks. Gimana ujiannya, susah tidak? Setelah lulus SMA nanti mau menjadi apa?” tanya Muhadjir sambil memijit punggung Farhan.

Mendapat sapaan dan pertanyaan dari Mendikbud, Farhan tersipu-sipu. “Ujiannya baik-baik saja, Pak. Setelah lulus nanti saya mau jadi pengusaha,” ucapnya sambil tersenyum.

Aqsha pun berharap soal yang mudah ini juga terjadi pada soal Matematika yang diujikan hari ini, Selasa (2/4). Pasalnya, ia mengaku, matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang paling ia dihindari. Apalagi berkaca dari pengalaman UN tahun lalu, banyak kakak kelasnya yang mengeluhkan sulitnya soal UN, terutama matematika.

Seperti diketahui, Kemdikbud sejak 2018 telah meningkatkan standar soal UN. Soal-soal yang dihadirkan bukan hanya sekadar hafalan, tetapi dengan berbasis pada cara berpikir kreatif atau higher order thinking skills (HOTS).



Sumber: Suara Pembaruan