Penumpang Masih Membayar Mahal Tiket Pesawat

Penumpang Masih Membayar Mahal Tiket Pesawat
Pemerintah pusat mengeluarkan aturan baru mengenai tarif tiket pesawat, tapi harga tiket masih dirasakan mahal.
Ahmad Salman / AIS Rabu, 3 April 2019 | 18:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah pusat mengeluarkan aturan baru mengenai tarif tiket pesawat, yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 20/2019 yang diberlakukan per 1 April 2019.

Aturan baru ini terkait tarif batas bawah rute penerbangan domestik ekonomi menjadi 35 persen dari batas atas, di mana ketetapan sebelumnya adalah 30 persen dari tarif batas atas.

Meski pemerintah mengeluarkan aturan baru ini, tak semua maskapai menurunkan tarif. Joko Winarno, penumpang pesawat mengaku harga tiket masih mahal.

"Biasa saya beli transit dari Solo-Jakarta-Palangkaraya biasanya Rp 1,7 juta. Kemarin saya beli masih Rp 2,3 juta sekian hampir Rp 2,4 juta," kata Joko.

Setali tiga uang dengan yang dialami Mala. Biasa beli tiket ke Kendari di bawah Rp 1,5 juta, kini masih di atas Rp 1,5 juta. "Masih mahal. Belum ada penurunan drastis," ucap Mala.

Masyarakat berharap pihak maskapai bisa lebih menurunkan harga tiket ke kisaran harga yang terjangkau. Mengingat kebutuhan transportasi udara semakin tinggi.

"Semoga cepat turun," tandas Mala.



Sumber: BeritaSatu TV